Depok, Gontornews — Ketumbar merupakan salah satu bumbu dapur yang kaya akan manfaat. Selain bermanfaat sebagai penyedap rasa, ketumbar juga bisa membantu berbagai masalah tubuh terkait dengan kesehatan dan kecantikan.
Meski begitu, Anda harus berhati-hati dalam menggunakan obat herbal satu ini. Tidak semua orang dapat mengonsumsi ketumbar sebagai obat herbal, termasuk ibu hamil dan menyusui. Demikian juga orang yang memiliki alergi ketumbar, penderita tekanan darah rendah, dan diabetes, perlu berhati-hati dalam mengonsumsi ketumbar.
Sebagaimana dikutip alodokter.com, bahwa ketumbar memiliki beberapa efek samping ketika mengonsumsinya. Mulai dari reaksi alergi, dehidrasi, penurunan kadar gula darah secara drastis, hingga mengalami peningkatan sensitivitas kulit terhadap cahaya.
Karenanya, meski sudah diolah menjadi produk herbal, Anda harus tetap hati-hati dalam menggunakan ketumbar. Pastikan Anda membaca takaran penggunaan ketumbar yang tertera di label kemasan, dan konsultasikan dulu ke dokter sebelum Anda menggunakan ketumbar sebagai obat herbal.
Disadur doktersehat.com, ketumbar memiliki beragam khasiat, contohnya mengatasi gangguan pencernaan, menjaga kesehatan gigi dan mulut, mengatasi infeksi jamur dan bakteri, dan mengatasi wasir.
Selain itu, ketumbar juga baik untuk menurunkan kolesterol jahat dalam darah. Hal inilah yang membuat munculnya pernyataan tentang manfaat rebusan ketumbar untuk jantung. Kolesterol jahat dalam dalam darah dapat membentuk plak yang nantinya akan menghambat peredaran darah dan mengganggu fungsi jantung.
Ketumbar juga bisa membantu mengobati batuk dan pilek. Manfaat ketumbar yang satu ini didapatkan dari kandungan vitamin C di dalamnya.
Vitamin C merupakan antioksidan alami yang sangat baik untuk meningkatkan imunitas tubuh. Hal inilah yang membuat ketumbar dipercaya dapat mempercepat penyembuhan batuk dan pilek. [Edithya Miranti]

























