pesanan-majalah-edisi-khusus
33 °c
Pecenongan
Wed
Thu
Tuesday, 25 August, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Laput

Ketika Pesantren Jadi Pilihan Utama

Oleh Muhammad Khaerul Muttaqien dan Edithya Miranti

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
20 January 2018
in Laput
0

Zaman memang berubah. Tapi tidak dengan pesantren. Hingga saat ini, pesantren tetap eksis sebagai salah satu model pendidikan di Indonesia. Zaman dan teknologi memang berkembang sedemikian rupa, namun pesantren bertahan dengan sistem dan nilai-nilainya yang luhur. Uniknya, pesantren diakui dapat membendung dampak buruk kemajuan teknologi yang mampu menghambat mental generasi muda saat ini. 

“Mana ada anak sekarang bisa meninggalkan HP dan TV di rumah, kecuali di pesantren. Niatnya bagus, supaya dia bisa berproses. Banyak anak tidak mau proses. Inginnya serba instan. Ini bisa berdampak pada kurangnya jiwa fight dalam dirinya. Nilai juangnya kurang,” tutur Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta, KH Sofwan Manaf, kepada Majalah Gontor.

Menurutnya, salah satu lembaga pendidikan yang bisa membentuk karakter generasi muda bangsa menjadi lebih baik yaitu pesantren. Sekolah pada umumnya juga demikian, hanya saja pada lembaga pendidikan umum, minim dalam hal uswah hasanah. “Sebetulnya di sekolah umum konsepnya bagus, tapi apa yang didengar dan apa yang dilihat di sekolah berlainan dengan di masyarakat. Jadi, uswah hasanah yang kurang di masyarakat,”ujarnya.

Kiai Sofwan berpendapat, nilai-nilai yang mampu membuat anak atau generasi muda bangsa mempunyai nilai juang tinggi adalah uswah hasanah. Sebab, apa yang didengar, apa yang dilihat dan apa yang dirasakan akan membuat miliu. “Dan miliu ini ditanamkan di pesantren,” imbuhnya. Secara garis besar ada dua corak pesantren yang diterima oleh masyarakat Indonesia.

BACA JUGA

Jejak Pengusaha Alumni Gontor: Dari Dunia Usaha ke Pendidikan

Menghidupkan Kembali Budaya Baca

Guru Berperan Menanamkan Adab

Menjaga Fitrah dan Istiqamah Pasca-Ramadhan

Perintah Menjaga Lingkungan Hidup

Karena itulah tak berlebihan jika masyarakat saat ini banyak meminati pesantren. Jika dulu masyarakat ‘menomorduakan’ pesantren alias menjadikannya sebagai pilihan terakhir untuk tempat pendidikan anak-anak, kini mulai berubah. Mereka menjadikan pondok pesantren sebagai pilihan utama pendidikan bagi anak-anaknya.

“Hal itu terjadi karena sekolah-sekolah yang ada sekarang, baik negeri maupun swasta, dirasa belum mampu menjamin pendidikan agama yang baik,” kata Prof Dr H Achmad Satori Ismail, ketua umum Ikatan Dai Indonesia (Ikadi), kepada Majalah Gontor.

Menurut Satori, pendidikan agama dapat menyelamatkan agama dan moral generasi bangsa. Karena itulah para orangtua mencari alternatif sekolah yang konsen dan konsisten mengajarkan dan menerapkan nilai-nilai agama yang shalih/benar sebagaimana diterapkan di pesantren. “Apalagi kualitas pendidikan pesantren kini juga sudah baik,” papar Direktur Pondok Pesantren Terpadu Al-Hassan, Pondok Gede, Bekasi, itu.

Pesantren sekarang tidak melulu memberikan ajaran agama, namun juga memperhatikan pengembangan ilmu-ilmu umum lainnya. Karena itulah lulusan pesantren siap bersaing dengan lulusan sekolah-sekolah unggulan atau sekolah umum. Buktinya, para alumni pesantren banyak yang berhasil mengikuti jenjang pendidikan unggulan, baik di kelas nasional maupun internasional. Di antara mereka banyak yang melanjutkan sekolah ke jurusan umum, di luar jurusan agama, seperti kedokteran, arsitek, ilmu politik, dan lainnya. Prestasi tersebut tentu semakin membuka ‘mata’ sebagian orangtua yang sebelumnya memandang remeh pendidikan pesantren.

Di zaman yang penuh dengan godaan dan kemaksiatan seperti sekarang, orangtua makin merasa khawatir akan pergaulan anak-anaknya. Lingkungan yang buruk dan pengaruh dari teman-teman sekitar, belum tentu bisa dihadapi dengan baik oleh setiap anak.

Oleh karena itu, agar anak terbebas dari ancaman kerusakan moral, salah satu solusi terbaik adalah dengan memondokkannya. “Tentu, pondok pesantren yang dipilih adalah pondok yang dapat mengawasi santrinya selama 24 jam penuh,” tegas Satori, pembina Pesantren Husnul Khatimah, Kuningan, Jawa Barat.

Kriteria pondok yang dicari pun, sambungnya, juga harus yang menjunjung nilai kedisiplinan yang tinggi. Jika pesantren-pesantren yang berkualitas, terawasi, dan berdisiplin tinggi sudah dipilih, maka orangtua dapat tenang melepaskan putra-putrinya. Tanpa khawatir dengan gangguan kerusakan akhlak.

Namun, sejak dini orangtua harus mulai mengenalkan dasar pendidikan agama di dalam keluarga. Agar setelah anaknya diserahkan pada lembaga pendidikan selanjutnya, hasilnya dapat lebih maksimal. Anak pun dapat sukses menghadapi segala tantangan zaman dengan tetap memegang teguh syariat Islam sesuai al-Qur’an dan as-Sunnah.

Pesantren modern

Secara garis besar di Indonesia ada dua corak pesantren:  pesantren tradisional (salaf) dan pesantren modern. Tapi, “Sekarang ini yang banyak diterima masyarakat itu alumni pesantren yang tidak fanatik, tidak memusuhi alumni lain, tidak memusuhi kelompok lain. Dan pesantren modern termasuk yang banyak diminati masyarakat saat ini,” terang Sofwan.

Ia menyebutkan, pondok pesantren yang masyhur dengan sistem dan kurikulumnya yang modern, salah satunya adalah Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo, Jawa Timur. “Gontor ini role model. Model pola pendidikan, model sistem dan kurikulum yang membentuk karakter. Kalau model asrama yang bagus saya rasa banyaklah,” ungkapnya.

Pondok Modern Darussalam Gontor merupakan lembaga pendidikan yang memadukan  sistem pendidikan madrasah dengan sitem pendidikan pesantren yang merupakan desain mendidik yang  berbeda dengan lembaga pendidikan umumnya yang mengedepankan pengajaran daripada pendidikan. Dengan perpaduan dua sistem pendidikan itu menjadikan Gontor tak ubahnya rahim seorang ibu yang melahirkan kader-kader pemimpin umat.

Pondok Modern Gontor memiliki alumni yang telah menjadi tokoh, baik nasional maupun internasional. Sejumlah tokoh teladan umat seperti dua mantan Ketua Umum PBNU almarhum KH Idham Khalid dan KH Hasyim Muzadi, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Din Syamsuddin, mantan Ketua MPR RI Dr Hidayat Nurwahid, cendekiawan Dr Hamid Fahmy Zarkasyi, budayawan Emha Ainun Najib, penulis novel Ahmad Fuadi, Ketua GNPF Ulama Ustadz Bachtiar Nasir, dan sejumlah nama lain.

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nurwahid pun mengakui kebesaran Pondok Modern Gontor Darussalam. Menurutnya, kebesaran Pondok Modern Gontor Darussalam adalah karena Gontor tetap mempertahankan ajaran dan nilai-nilainya. “Ini karena keunggulan, kemuliaan dan keberkahan yang Allah berikan kepada Gontor melalui pendirinya,” paparnya dalam reuni akbar Peringatan 90 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Sabtu (3/9/2016).

Bak jamur di musim hujan, jumlah santri Gontor selalu meningkat dari tahun ke tahun. Dalam kurun lima tahun terakhir jumlah santri Gontor, baik putra maupun putri tahun 2017 berjumlah 20.878 orang, tahun 2016 berjumlah 20.849, tahun 2015 berjumlah 20.711, tahun 2014 berjumlah 18.656 dan tahun 2013 berjumlah 18.604 orang. “Itu jumlah seluruh Gontor, termasuk UNIDA. Tapi itu tidak termasuk jumlah guru,”ungkap Ustadz Azhar Taufiqurrahman, salah satu staf KMI Gontor, kepada Majalah Gontor.

Adapun total seluruh pesantren alumni Gontor menurut Wakil Ketua Forum Pesantren Alumni (FPA) Gontor KH Sofwan Manaf berjumlah 384 pesantren. “Ini belum anak cucunya. Kalau Darunnajah saja mempunyai cabang 17. Darul Qalam dan Al Amin Prenduan Madura juga mempunyai cabang. Pernah dihitung secara kasar pesantren alumni Gontor dengan anak dan turunannya hampir seribu. Jadi, cita-cita seribu Gontor menurut saya in syaa Allah telah terwujud dan ini menjadi amal jariyah para pendiri Gontor,” ungkapnya.[]

Tags: Pilihan utamaPondok Pesantren
Share60Tweet38Send
Previous Post

Gelar Milad ke-50, Daar El Qolam Kedatangan Banyak Tokoh Nasional

Next Post

Kunjungi KBRI Brunei, Mahasiswi UNIDA Jajaki Peluang Buka Usaha

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Santri Gontor Kampus 2 Terpapar Covid-19 Pulih dengan Cepat. Apa Faktornya?

Qismul Amn dan Pembicaraan yang Tiada Henti

24 August 2026
100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

20 August 2026
Alumni Gontor Raih ‘Doktor Mumtaz’ di IIU Islamabad

Alumni Gontor Raih ‘Doktor Mumtaz’ di IIU Islamabad

20 August 2026
Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

22 August 2026
Al Mujtama Al Islami 4 Cianjur Laksanakan Apel Tahunan Khutbatul Arsy

Al Mujtama Al Islami 4 Cianjur Laksanakan Apel Tahunan Khutbatul Arsy

23 August 2026
Ketika Guru Turun Arena, HKS SDIT Insantama Leuwiliang Jadi Luar Biasa!

Ketika Guru Turun Arena, HKS SDIT Insantama Leuwiliang Jadi Luar Biasa!

0
Teruskan Khidmah, IKPM Gontor Majalengka Gelar Pelantikan Pengurus Baru 2026-2031

Teruskan Khidmah, IKPM Gontor Majalengka Gelar Pelantikan Pengurus Baru 2026-2031

0
Estafet Khidmah Alumni pada Kepengurusan Baru IKPM Gontor Indramayu

Estafet Khidmah Alumni pada Kepengurusan Baru IKPM Gontor Indramayu

0
IKPM Gontor Banten Sambut Kepulangan Santri Putra dan Putri

IKPM Gontor Banten Sambut Kepulangan Santri Putra dan Putri

0
Mendikasmen Apresiasi Pendidikan Holistik Pesantren

Mendikasmen Apresiasi Pendidikan Holistik Pesantren

0
Ketika Guru Turun Arena, HKS SDIT Insantama Leuwiliang Jadi Luar Biasa!

Ketika Guru Turun Arena, HKS SDIT Insantama Leuwiliang Jadi Luar Biasa!

24 August 2026
Estafet Khidmah Alumni pada Kepengurusan Baru IKPM Gontor Indramayu

Estafet Khidmah Alumni pada Kepengurusan Baru IKPM Gontor Indramayu

24 August 2026
Teruskan Khidmah, IKPM Gontor Majalengka Gelar Pelantikan Pengurus Baru 2026-2031

Teruskan Khidmah, IKPM Gontor Majalengka Gelar Pelantikan Pengurus Baru 2026-2031

24 August 2026
IKPM Gontor Banten Sambut Kepulangan Santri Putra dan Putri

IKPM Gontor Banten Sambut Kepulangan Santri Putra dan Putri

24 August 2026
Santri Gontor Kampus 2 Terpapar Covid-19 Pulih dengan Cepat. Apa Faktornya?

Qismul Amn dan Pembicaraan yang Tiada Henti

24 August 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor
  • Global Islamic Holistic Education Summit.
Lokasi : Hotel Borobudur Jakarta, Indonesia
Tanggal : 5 - 6 September 2026Akhir Pendaftaran : 27 Agustus 2026Dalam rangka Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, kami mengundang Bapak/Ibu untuk berpartisipasi dalam Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026.GIHES 2026 merupakan forum Internasional yang mempertemukan pimpinan pesantren, lembaga pendidikan Islam, akademisi, pembuat kebijakan, dan tokoh pendidikan untuk berbagi perspektif, membahas tantangan strategis, serta membangun sinergi dan kolaborasi bagi kemajuan pendidikan dan generasi mendatang.#gontornews #majalahgontor #gihes
  • Dari Los Angeles, California, Amerika Serikat, tepatnya di Hollywood Sign dengan jarak kurang lebih 14.000 kilometer dari pondok Modern Darussalam Gontor. Doa-doa kebaikan disampaikan kepada Pondok Modern Darussalam Gontor dan Keluarga Besar Gontor.#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontorponorogo
  • Yang di Wakafkan Pondok Ini Bukan Harta Bendanya Saja, Bukan Gedungnya Saja, Bukan Tanahnya Saja, Tetapi Nilai-Nilai Yang Ada di Pondok Ini, Ide Yang Ada di Pondok Ini, Sistem Yang Ada di Pondok Ini Adalah Wakaf Bagi Kita Semua.KH Hasan Abdullah Sahal Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor.#gontornews #majalahgontor #gontor #pondokmoderngontor #gontorponorogo
  • Repost from @hilabiyus Keluarga Besar Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Arab Saudi, mengucapkan:Selamat dan Sukses atas Peringatan Satu Abad (100 Tahun) Pondok Modern Darussalam Gontor (1926–2026).Apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kontribusi tanpa henti Gontor dalam mencetak generasi emas Islam yang berakhlak mulia, berwawasan global, dan bergerak sebagai perekat umat. Semoga momentum satu abad ini semakin mengokohkan peran Gontor dalam syiar pendidikan Islam yang moderat, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di kancah internasional, termasuk melahirkan alumni-alumni unggul yang berkiprah di wilayah Arab Saudi dan Timur Tengah."Gontor Membawa Nilai Islam, Menginspirasi Dunia."#gontor #gontor.putra #majalahgontor #gontornews
  • Lebih baik kamu menangis karena berpisah sementara dengan anakmu, karena menuntut ilmu agama dari pada kamu nanti "yen wes tuwo nangis karena anak-anak mu lalai urusan akhirat.. kakean mikir ndunyo, rebutan bondo, pamer rupo..lali surgo."Kiai Hasan Abdullah Sahal
Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor
  • Edisi September yang akan datang.
Liputan Khusus :
1. Peta sebaran Pondok Alumni Gontor di Indonesia
2. Prospek dan Tantangan Pondok Alumni-Muadalah
3. KH Hasan Abdullah Sahal: Gontor Sebagai Inspirator Pondok Modern Yang Bersatu
4. Kipran Pondok Pesantren Alumni Gontor di Mancanegarapesan sekarang!
  • KOLEKSI EDISI KHUSUS 100 TAHUN GONTORTiga edisi istimewa telah hadir!
📖 Juli 2026 – Seabad Mendidik Bangsa
📖 Agustus 2026 – UNIDA Gontor Mendunia
📖 September 2026 – Satu Abad, Seribu GontorJadikan ketiganya sebagai koleksi sejarah 100 Tahun Gontor di perpustakaan Anda🛒 Segera pesan sebelum kehabisan!
🔗 https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #100tahungontor #gontor100tahun #gontornews

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result