Tangerang Selatan, Gontornews — Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengembangkan produk pangan asal rumput laut guna mencegah stunting dan obesitas. Rumput laut dipercaya dapat meningkatkan sistem imun tubuh sekaligus memberikan asupan vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh.
“Pangan tersebut beragam dan mengandung berbagai vitamin dan mineral. Potensi pangan di Indonesia sangat kaya dan melimpah. Bisa berasal dari pertanian, perkebunan, peternakan dan kelautan,” ungkap Pelaksana Tugas Kepala Pusat Penelitian Kimia LIPI, Raden Arthur Ario Lelono sebagaimana dilansir lipi.go.id.
Salah satu pangan yang berfungsi sebagai senyawa alami peningkat kekebalan tubuh adalah rumput laut hijau atau Caulerpa lentillifera. Rumput laut hijau ini banyak dibudidayakan oleh masyarakat Takalar, Sulawesi Selatan.
“Kami mengembangkan rumput laut ini menjadi produk biskuit yang berfungsi sebagai penguat sistem imun bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Farmasi dan Kementerian Kelautan dan Perikanan,” jelas Arthur.
“LIPI melakukan formulasi dan identifikasi asam flat dari campuran nikstamal jagung, bayam dan brokoli terferementasi, tempe kedelai dan kacang hijau,” tambah Arthur.
Formulasi ini dikembangkan agar dapat menjadi asupan yang tepat bagi bayi. Tidak hanya biskuit, varian olahan rumput laut hijau juga disajikan dalam bentuk bubur dan sup bayi agar menjadi makanan pendamping ASI.
Selain mengembangkan rumput laut hijau, LIPI juga mengembangkan teh seri Gambung untuk mencegah obesitas. Teh jenis ini ditengarai memiliki kandungan polifenol tinggi yang berfungsi sebagai penurun risiko obesitas.
“Teh sangat baik untuk diet. Selain itu berfungsi sebagai antioksidan, penurun kolesterol, peningkat metabolisme tubuh, penjaga kesehatan tulang dan pencegah diabetes.”
“Teh (seri Gambung) ini berpolifenol tinggi cocok digunakan sebagai bahan baku minuman fungsional untuk menurunkan risiko oebsitas,” jelas Arthur.
Agar proses fortifikasi lebih baik, maka konsumsi Teh seri Gambung juga bisa ditambahkan dengan dun salam sebagai pengawet alami serta kayu manis untuk meningkatkan keterterimaanrasa dari konsumen.
Selain mengonsumsi Teh seri Gambung, LIPI juga mengembangkan minuman formulasi sayuran dan buah pisang yang difermentasi sebagai penurun kolesterol dan penunjang kesehatan dalam bentuk kombucha.
“Produk minuman ini sangat potensial dikembangkan di Indonesia karena bahan bakunya mudah didapat yaitu katuk dan aneka jenis pisang.”
“Target kami, produk-produk pangan fungsional ini bisa masuk ke sekala industri,” pungkas Arthur. [Mohamad Deny Irawan]
“






















