15
Tonton Selengkapnya
34 °c
Pecenongan
Sat
Sun
Friday, 5 June, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Laput

Mengapa Palestina Belum Merdeka?

Oleh Muhammad Khaerul Muttaqien

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
29 July 2021
in Laput
0
Foto: Kumparan.com

Tak kunjung merdeka. Hingga hari ini kemerdekaan seakan masih menjadi barang mewah yang belum terbeli oleh bangsa Palestina. Jika dihitung sejak negara Israel berdiri pada 1948, berarti penjajahan Israel terhadap bangsa Palestina telah berlangsung selama lebih dari tujuh dasawarsa. Entah sampai kapan aksi tidak manusiawi Israel terhadap Palestina akan berakhir.

Menyikapi kondisi terkini yang terjadi antara Palestina dan Israel, khususnya Al-Quds Al-Shareef atau Yerusalem dan Jalur Gaza, Retno Marsudi, Menteri Luar Negeri Republik Indonesia mengecam keras segala tindakan Israel terhadap Palestina, karena satu-satunya negara yang masih diduduki oleh kekuatan kolonial di dunia ini adalah Palestina.

“Kita semua tidak boleh lupa bahwa Palestina adalah satu-satunya negara yang masih diduduki oleh kekuatan kolonial di dunia ini. Yang lebih melukai lagi, tindakan tersebut dilakukan di bulan suci Ramadhan dan di hari Raya Idul Fitri,” ungkap Retno saat memberikan keterangan pers (16/5/2021).

Menurutnya, Israel kerapkali mengganggu Palestina dalam berbagai hal termasuk gangguan dalam pelaksanaan ibadah di Masjid Al-Aqsha, illegal settlement yang semakin merajalela, pembatasan pergerakan orang-orang Palestina di tanah mereka sendiri dan hak-hak Palestina dihilangkan. “Semua penderitaan yang dialami Palestina disebabkan oleh Israel sebagai occupying power,” jelasnya.

BACA JUGA

Guru Berperan Menanamkan Adab

Menjaga Fitrah dan Istiqamah Pasca-Ramadhan

Perintah Menjaga Lingkungan Hidup

Pendekatan Astronomis Penentuan Awal Ramadhan

Nyalakan Cahaya Literasi di Pesantren dengan Gerakan Menulis

Mengapa Palestina belum merdeka? Kepada Majalah Gontor, Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah Islamiah, Dr KH Cholil Nafis mengungkapkan beberapa alasan mengapa kemerdekaan masih menjadi barang mewah yang belum terbeli oleh bangsa Palestina. Pertama, tanah sengketa menjadi salah satu pemicu mengapa Palestina sulit merdeka. “Palestina dari dulu tanah sengketa sejak pasca-Nabi Sulaiman,” ungkapnya.

Kedua, deklarasi Balfour dan dukungan pemerintahan Inggris untuk pendirian tanah air orang-orang Yahudi di Palestina, wilayah yang saat itu masuk dalam kekuasaan Kesultanan Usmaniyah Turki. “Deklarasi Balfour, Inggris mengizinkan Zionis Yahudi untuk datang ke Palestina. Juga keyakinan Zionis, Palestina adalah tanah suci mereka,” imbuhnya.

Ketiga, Israel memiliki kekuatan yang bisa mendalangi kekuatan negara super power atau Amerika. Yahudi menguasai Amerika dan Israel didukung Yahudi di seluruh Eropa dan Amerika. “Palestina belum merdeka, karena Israel tidak pernah menaati resolusi PBB. Palestina tidak merdeka itu karena Israel menjajah,” ungkapnya.

Keempat, belum adanya kesatuan dari kelompok Hamas dan Fattah juga menjadi masalah internal Palestina. Padahal Hamas dan Fattah ini dua organisasi terbesar di Palestina yang ingin Palestina merdeka, namun keduanya jarang akur. “Bagaimana kelompok besar di Palestina (Hamas dan Fattah) bersatu. Kalau tidak bersatu akan sulit merdeka,” tegasnya.

Tentang sejarah Yerusalem serta keterkaitannya dengan konflik Palestina -Israel, seperti yang dikutip banyak media, Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha ketika membahas Kitab Hayatus Shahabah menjelaskan, Palestina dalam sejarah Islam adalah milik Nabi Ibrahim melalui anaknya bernama Nabi Ishaq, lalu melahirkan Nabi Ya’qub, lalu melahirkan Yahuda Cs.

Menurutnya, selain menjadi masalah politik zaman perpecahan pada tahun 1964-1966, sampai sekarang konflik Israel – Palestina juga menjadi masalah agama.

Orang Yahudi mengklaim Palestina dan Yerusalem sebagai bumi Yahudi. “Sebetulnya sejak dulu sudah masalah agama. Keyakinan orang Yahudi, Palestina itu bumi yang dijanjikan Allah milik mereka,” jelasnya.

Atas nama kitab suci, imbuh Gus Baha, mereka mati-matian mempertahankan Israel yang sekarang ini. Karena Palestina secara sejarah itu lebih dengan kelompok Kan’an. Masalahnya, apakah bangsa Kan’an sudah ada sebelum bangsa Yahudi, atau bangsa Yahudi datang terlebih dahulu sebelum kelompok Kan’an? “Makanya, sampai kiamat PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) tidak bisa mendamaikan yang di Palestina dan Israel, karena itu sudah sama-sama keyakinan kitab suci,” katanya.

Gus Baha menyimpulkan, walaupun tidak pernah damai, keyakinan agamalah yang membuat orang-orang kaya dari Yahudi yang hidup di Irlandia, Inggris dan Amerika lebih senang hidup di bumi suci. Makanya, PBB menawarkan supaya Yerusalem menjadi kota bersama, kota Internasional. Tapi mereka (Yahudi) ngotot harus menjadi ibu kota mereka. Begitupun orang Islam (di Palestina) mempunyai keyakinan Baiqul Maqdis di Yerusalem. Sehingga yang terjadi bagi mereka apalah artinya merdeka tanpa Yerusalem.

Lebih lanjut Gus Baha menyimpulkan, titik persoalan konflik Israel-Palestina adalah Yerusalem. Logikanya kalau ingin mencaplok wilayah seharusnya selain Yerusalem, misalnya tidak apa-apa jalur Gaza yang dicaplok. “Tapi yang jadi masalah kan Yerusalem. Keyakinan orang Islam, Nabi Muhammad pernah shalat sebelum Mi’raj di Yerusalem. Keyakinan orang Yahudi, Yerusalem itu punya kakek-kakek mereka. Paham nggih?” bebernya.

Menyikapi kondisi terkini Palestina dan Israel, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir, menilai Israel yang beberapa waktu lalu menyerang perbatasan Palestina hingga menelan puluhan korban jiwa merupakan tindakan kelewat batas dan berpeluang menambah bara konflik Israel dan Palestina berkepanjangan.

Menurut Haedar, pendudukan dan berdirinya Israel pada 1948 di kawasan Yerusalem sebagai wilayah Palestina memang tidak pernah sepi dari prahara perang dan konflik. Dalam hal ini ambisi politik ekspansionis Israel yang terus ingin memperluas kawasan kekuasaannya, yang menjadi sumber berbagai masalah di wilayah dan negara Palestina. “Inilah sumber utama kekacauan politik dan perang di wilayah ini yang meluas ke jazirah Timur Tengah,” kata Haedar dalam keterangan tertulis (15/5/2021). []

 

 

 

 

Tags: PalestinaYahudiYerusalem
Share799Tweet499Send
Previous Post

Anggota DPR Ingatkan Menag agar Tak Buat Kontroversial Soal Baha’i

Next Post

PBNU Minta Pemerintah Perhatikan Pesantren dalam Program Vaksinasi

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

30 May 2026
Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

4 June 2026
Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

31 May 2026
Siswa SMPIT Insantama Leuwiliang Presentasikan Hasil Scientific Journey ke SEAMEO BIOTROP

Siswa SMPIT Insantama Leuwiliang Presentasikan Hasil Scientific Journey ke SEAMEO BIOTROP

29 May 2026
Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

30 August 2021
Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

0
Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

0
Universitas Islam Bogor Jalin Kerjasama dengan UNIDA Gontor

Universitas Islam Bogor Jalin Kerjasama dengan UNIDA Gontor

0
BAZNAS Evakuasi dan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kemayoran

BAZNAS Evakuasi dan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kemayoran

0
BSI Kembali Tegaskan Posisi sebagai Pembayar Zakat Terbesar di Indonesia

BSI Kembali Tegaskan Posisi sebagai Pembayar Zakat Terbesar di Indonesia

0
Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

4 June 2026
BAZNAS Evakuasi dan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kemayoran

BAZNAS Evakuasi dan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kemayoran

4 June 2026
BSI Kembali Tegaskan Posisi sebagai Pembayar Zakat Terbesar di Indonesia

BSI Kembali Tegaskan Posisi sebagai Pembayar Zakat Terbesar di Indonesia

4 June 2026
Universitas Islam Bogor Jalin Kerjasama dengan UNIDA Gontor

Universitas Islam Bogor Jalin Kerjasama dengan UNIDA Gontor

4 June 2026
Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

4 June 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan
  • Membaca Al-Qur
  • Kebebasan dalam Islam bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan
  • Nasehat dalam memimpin suatu lembaga:
(Yang sulit dan menjadi tantangan dalam memimpin lembaga itu adalah:)
1. Noto Atine Dewe
2. Noto Atine Wong Liyo
3. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo
4. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo Sing Tukaran.KH Hasan Abdullah Sahal#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
  • Beriman itu tandanya jujur. Beriman itu tandanya bersaudara. Iman seseorang bisa diukur dari perilakunyaProf. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
  • KAJIAN PARENTING EKSKLUSIF & VIRTUAL TOUR ARABIC GLOBAL SCHOOL JAKARTA.Menyiapkan Generasi Cerdas: Menyeimbangkan Adab Islami & Kompetensi Global di Era DigitalBersama Narasumber dari Arabic Global School (AGS):
1.​Dedek Febrian (Pembimbing Akademik AGS)
2.​Ramdhanil (Kepala Sekolah Kindergarten AGS)
3.​Adi Suroto (Kepala Sekolah Primary AGS)Moderator :
Devi Lusianawati
Reporter Majalah Gontor dan Gontornews.com🗓 Rabu, 22 April 2026
⏰ 13.00 – 15.30 WIB​👇 KLIK LINK DI BAWAH INI UNTUK MENDAFTAR:
👉 https://bit.ly/pendaftaran-kajian-online#bedahbuku #parentingislami #muslimmilenial #gontornews #majalahgontor #gontor #kajianonline #kajianislam #psikologianak #polaasuh #bukuislami #livezoom #webinarislami #pendidikananak #belajarparenting #polaasuhanak #generasimilenial #islammodern #kajianjakarta
  • Mestinya orang Islam itu hanya dengan menjalankan shalat, jiwanya itu bersih. Shalat itu harus ada hubungannya dengan perilaku.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result