pesanan-baju-kaos
30 °c
Pecenongan
Thu
Fri
Wednesday, 7 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Pendidikan Risalah

Metode Pendidikan Islam dalam Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba

Dr Syarifah Gustiawati Mukri SHI MEI

Edithya Miranti by Edithya Miranti
18 June 2019
in Risalah
0
Metode Pendidikan Islam dalam Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba

Bogor, Gontornews — Narkoba secara terminologi menurut Islam yaitu semua jenis materi/zat dan  obat-obatan yang terkomposisi dari bahan-bahan kimia. Bahan tersebut apabila dipergunakan secara perlahan akan merusak jasmani, mempengaruhi akal, serta memberikan efek terhadap fungsi tubuh.

”Narkoba, terkadang bisa membuat orang gila atau mabuk, serta menyebabkan ketergantungan. Bahkan dampaknya jauh lebih berbahaya dibandingkan khamr,” terang Dr Syarifah dalam disertasinya yang dipromotori oleh Prof Dr H Didin Saefuddin, MA di Universitas Ibn Khaldun Bogor.

Sedangkan Narkoba, berdasarkan Kepres No.17 tahun 2002 sejak terbentuknya Badan Narkotika Nasional (BNN), Narkoba (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya) merupakan zat/obat-obatan yang digolongkan sebagai narkotika, psikotropika yang bersifat adiktif, dan berpengaruh terutama pada susunan syaraf besar (otak).

Narkoba merupakan masalah endemik dalam masyarakat modern yang kronik. Masalah ini pun harus ditanggulangi secara universal dan memuaskan. Baik dari aspek spiritual, jasmani, dan sosial. Penyelesaian permasalahan tersebut seharusnya dilakukan secara integratif.

BACA JUGA

Pendidikan Inklusif Membentuk Sikap Toleransi (Kajian Etnografi di Pondok Modern Darussalam Gontor)

Bahtsul Masail dalam Perspektif Pembelajaran Berbasis Masalah

Implementasi Birokrasi terhadap Peningkatan Budaya Mutu Guru Madrasah Ibtidaiyyah Kabupaten Bogor

Pembaharuan Pemikiran Keagamaan Menurut al-Qaradawi dan Relevansinya bagi Rekonstruksi Peradaban Islam (Kajian Filsafat)

Menjadi Dayak dan Muslim: Perjalanan Identitas Oloh Salam

Mengatasi dinamika penyalahgunaan narkoba, tidak selalu dipandang sebagai kasus kriminal, akan tetapi secara edukatif perlu ada tindakan preventif dan kuratif melalui internalisasi nilai pendidikan Islam.

Karena tujuan utama pendidikan adalah membina  manusia secara seimbang, antara jasmani, akal dan kalbunya. Sehingga terpenuhi unsur spiritual, psikologi, jasmani, serta sosial. Yusuf al-Qardawi menjelaskan tentang hakikat pendidikan Islam yaitu pendidikan manusia seutuhnya, akal dan hatinya, rohani dan jasmaninya, akhlak dan ketrampilannya.

Pendidikan Islam merespon dampak negatif pengaruh narkoba terhadap remaja dengan melindungi dan membentengi mereka dari segala bentuk penyimpangan dan arus atas peradaban manusia selama ini.

Hal ini dapat diwujudkan melalui kegiatan penanaman dan pengamalan nilai pendidikan Islam. Selain itu juga dengan upaya mencegah dan memulihkan mental pecandu narkoba dari hal-hal yang menjerumuskan dan menghambat pertumbuhan secara wajar.

”Metode pendidikan Islam dalam penanggulangan penyalahgunaan narkoba harus dilakukan secara integratif,” tegas alumnus Pondok Modern Darussalam Gontor Putri tahun 2000 itu kepada Gontornews.com.

Artinya, lanjut Syarifah, penanganannya harus dengan pendekatan spiritual, medis, sosial, psikologis, komunitas, dan vokasional. Dengan begitu mereka bisa sembuh secara mental. ”Bukan sekedar addic ke non addic saja,” tambahnya.

Berdasarkan fenomena di atas, Syarifah pun tertarik untuk mencari solusi alternatif penyelesaian masalah yang sifatnya integratif, dan upaya mengungkapkan metode pencegahan dan pemulihan mental pecandu narkoba secara efektif.

Dalam disertasi berjudul, ”Metode Pendidikan Islam dalam Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba bagi Remaja di Pondok Remaja Inabah Suryalaya Tasikmalaya,” Syarifah menemukan jawaban konkrit atas penelitiannya. Jawaban itu yakni sebagaimana yang telah diupayakan oleh Pondok Pesantren Suryalaya di rumah Inabah, yang berbasis spiritual.

Pondok Pesantren Suryalaya di rumah Inabah merupakan pondok khusus yang dijadikan sebagai tempat rehabilitasi anak nakal dan pecandu narkoba. Gagasan ini dipelopori oleh seorang kiyai yang penuh karismatik yaitu KH Shohibul Wafa Tajul Arifin.

Semasa hidupnya, sang kyai telah memberikan sumbangsih kepada negara dan pemerintah untuk membantu menanggulangi penyalahgunaan narkoba di Indonesia. Pusat rehabilitasi mental tersebut pun diberi nama Pondok Inabah. Sedangkan metode yang digunakan disebut metode Inabah yaitu mandi, shalat, dan dzikir.

Metode Inabah dikembangkan oleh Abah Anom, begitu sapaan akrabnya. ”Metode ini berfungsi sebagai konsep perawatan korban penyalahgunaan narkoba dan perawatan remaja yang nakal dalam berbagai bentuk penyakit kerohanian,” jelas wanita kelahiran Bogor, 11 Agustus 1983.

Metode Inabah pun diakui efektif dan sesuai dengan nilai pendidikan Islam, dan telah membantu para pecandu narkoba dalam memulihkan mekanisme pertahanan mentalnya. Sehingga mereka menyadari  untuk meninggalkan selamanya.

Bimbingan tersebut, diwujudkan melalui mandi taubat, shalat, dzikir, dan doa. Sehingga, ketagihan narkoba diubah menjadi perilaku taat kepada Allah SWT melalui serangkaian proses riyadhah yang konsisten.

Untuk menjelaskan teori Inabah yang fenomenal ini, wanita asal Bogor ini, menganalisis dari hasil penelitian psikolog Muslim kontemporer, Usman Najati dalam kajian psikologinya. Usman menyatakan bahwa manusia diciptakan dari jasad dan ruh yang masing-masing harus dijaga, dikembangkan, dan diwujudkan keharmonisan antara keduanya.

Terwujudnya keseimbangan antara fisik dan ruh pada manusia merupakan syarat penting untuk mencapai kepribadian harmonis yang menikmati kesehatan jiwa. Maksudnya adalah jiwa yang oleh al-Qur’an dinamakan sebagai jiwa yang tenang (al-nafs al-Mutmainnah).

Pemilik jiwa yang tenang memperhatikan kesehatan fisik, memenuhi kebutuhan-kebutuhan fisiologis dengan jalan yang halal. Ia pun akan memenuhi kebutuhan-kebutuhan ruhaniyahnya dengan berpegang teguh pada tauhid, mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan melaksanakan amal shaleh, serta menjauhi perbuatan dosa.

Kesadaran spiritual memberikan dampak signifikan terhadap individu. ”Pandangan  ini terlihat sesuai dengan penelitian, sehingga dapat menjelaskan proses pengalihan individu terhadap narkoba menurut psikologi Islami,” lanjut pemenang Penelitian dan Pengabdian Kementerian Agama Republik Indonesia, Tahun 2019.

Metode yang dipraktekkan dalam proses penyembuhan pecandu narkoba di Inabah secara teoritis sesuai dengan tujuan pendidikan Islam. Sebagaimana pendidikan Islam bertujuan membina anak melalui internalisasi sikap dan perilaku Islami.

Manusia yang sehat secara mental berarti mampu memperhatikan keseimbangan fisik dan rohaninya. Sehingga kehidupannya akan bahagia di dunia dan di akhirat. Hal ini, sesuai dengan hasil penelitian para psikolog Muslim yang memperhatikan aspek spiritual selain dimensi ragawi, sebagai alternatif rekonsiliasi pecandu narkoba.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan, bahwa pemulihan pecandu narkoba tidak bisa sebatas rehabilitasi dari aspek medis dan sosial saja. Akan tetapi mereka harus disentuh dengan pendekatan psikologi dan agama, serta diperbaiki jasmani dan rohaninya.

Fungsinya agar mereka sadar secara mental dan dapat memulihkan seluruh pribadinya (persiapan menghadapi tantangan hidup) dengan berhenti menggunakan narkoba. Selanjutnya mereka akan mudah mengubah gaya hidup dengan gaya hidup yang lebih sehat.

Tentunya dibarengi dengan asas motivasi diri berupa kemauan untuk sembuh, mengakui dan menerima ketidakberdayaannya, membangun jaringan sosial, dan memulihkan hubungan dengan sesamanya terutama keluarga.

”Dan yang tak kalah penting yakni mengubah perilaku adiktif dengan menyadari dan mengakui kesalahannya. Sehingga mereka kembali sehat secara mental,” pungkasnya. <Edithya Miranti>

 

Biodata Penulis

Nama                           : Dr Syarifah Gustiawati Mukri, SHI, MEI

Tempat Tanggal Lahir : Bogor, 11 Agustus 1983

Alumni                         : Gontor Putri tahun 2000

Bidang Keahlian          : Pemikiran Pendidikan Islam dan Pendidikan Ekonomi Syariah

Pendidikan                  :

  1. S I Fakultas Syariah, ISID (Institut Studi Islam Darussalam) Gontor Ponorogo
  2. S 2 Magister Ekonomi Islam, UIKA (Universitas Ibn Khaldun) Bogor
  3. S 3 Pendidikan Islam, UIKA (Universitas Ibn Khaldun) Bogor

Pengalaman Organisasi          :

  1. Dewan Pengawas Syariah BPRS Insan CIta Artha Jaya Bogor
  2. Dewan Pendidikan Kabupaten Bogor
  3. Pengurus MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kabupaten Bogor

Prestasi Ilmiah                                    :

  1. Pemenang Penelitian & Pengabdian Kemenag RI Tahun 2015
  2. Pemenang Artikel Ilmiah pada ajang AICIS Kemenag 2018
  3. Pemenang Penelitian & Pengabdian Kemenag RI Tahun 2019
  4. Peserta Terbaik I Pendidikan Kader Ulama (PKU) Kabupaten Bogor
Tags: alumnus gontor putri tahun 2000Dr Syarifah Gustiawati Mukri SHI MEIMetode Pendidikan Islam dalam Penanggulangan Penyalahgunaan NarkobaUniversitas Ibn Khaldun Bogor
Share63Tweet39Send
Previous Post

4.160 Santri Akan Ikut Tes Seleksi PBSB

Next Post

KPU Minta MK Tolak Perbaikan Gugatan Pemohon

Edithya Miranti

Edithya Miranti

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ciptakan Rumah Tangga Sakinah, Berikut Lima Tipsnya!

Ciptakan Rumah Tangga Sakinah, Berikut Lima Tipsnya!

6 October 2026
Berbudi Tinggi dan Berjiwa Besar: Fondasi dan Mahkota Kepribadian Santri

Berbudi Tinggi dan Berjiwa Besar: Fondasi dan Mahkota Kepribadian Santri

25 September 2026
Catatan Penting dari Pengukuhan Prof Akhmad Affandi Mahfudz sebagai Guru Besar UNIDA Gontor

Catatan Penting dari Pengukuhan Prof Akhmad Affandi Mahfudz sebagai Guru Besar UNIDA Gontor

1 October 2026
Menyoal Branding Pesantren: Saat Pesantren Harus ‘Tebar Jala’ Informasi

Menyoal Branding Pesantren: Saat Pesantren Harus ‘Tebar Jala’ Informasi

5 October 2026

Komjen (Purn) Dr Nurfaizi Suwandi: Mutiara Indonesia di Negeri Piramida

13 February 2018
Prodi IQT UNIDA Gontor Dalami Jurnalistik Media Islam di Majalah Gontor

Prodi IQT UNIDA Gontor Dalami Jurnalistik Media Islam di Majalah Gontor

0
Ciptakan Rumah Tangga Sakinah, Berikut Lima Tipsnya!

Ciptakan Rumah Tangga Sakinah, Berikut Lima Tipsnya!

0
Pesta Literasi Alumni di Satu Abad Gontor

Tangis Haru di Puncak Peringatan 100 Tahun Gontor

0
Arsitektur Peradaban Gontor: Sintesis Tasawuf, Sunnatullah, dan Hakikat Pendidikan

Arsitektur Peradaban Gontor: Sintesis Tasawuf, Sunnatullah, dan Hakikat Pendidikan

0
Menyoal Branding Pesantren: Saat Pesantren Harus ‘Tebar Jala’ Informasi

Menyoal Branding Pesantren: Saat Pesantren Harus ‘Tebar Jala’ Informasi

0
Arsitektur Peradaban Gontor: Sintesis Tasawuf, Sunnatullah, dan Hakikat Pendidikan

Arsitektur Peradaban Gontor: Sintesis Tasawuf, Sunnatullah, dan Hakikat Pendidikan

6 October 2026
Prodi IQT UNIDA Gontor Dalami Jurnalistik Media Islam di Majalah Gontor

Prodi IQT UNIDA Gontor Dalami Jurnalistik Media Islam di Majalah Gontor

6 October 2026
Ciptakan Rumah Tangga Sakinah, Berikut Lima Tipsnya!

Ciptakan Rumah Tangga Sakinah, Berikut Lima Tipsnya!

6 October 2026
Menyoal Branding Pesantren: Saat Pesantren Harus ‘Tebar Jala’ Informasi

Menyoal Branding Pesantren: Saat Pesantren Harus ‘Tebar Jala’ Informasi

5 October 2026
Pesta Literasi Alumni di Satu Abad Gontor

Tangis Haru di Puncak Peringatan 100 Tahun Gontor

5 October 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result