Karachi, Gontornews–Tak hanya ulama Indonesia, Pakistan pun mengecam saran Iran untuk internasionalisasi kepengurusan ibadah haji. Ketua Dewan Pakar Pakistan, Sheikh Tahir al-Ashrafi mengatakan pernyataan terbaru Iran untuk menginternasionalisasi ziarah haji adalah hal yang menyebalkan.
Tindakan tersebut dinilai tidak pantas ditujukan pada Arab Saudi. Dia menambahkan bahwa Iran tidak akan bisa melakukan seperti yang dilakukan Arab Saudi.
“Di bawah kepemimpinan Raja Salman bin Abdulaziz, Saudi bekerja tanpa kenal lelah untuk tempat suci mereka,” katanya dilansir Al Arabiya. Al-Ashrafi menyinggung perkembangan dan konstruksi baru yang kini sedang diurus Saudi.
“Ini bertujuan untuk memfasilitasi ziarah bagi jutaan pengunjung tahunan agar lebih baik,” katanya. Raja Salman telah meluncurkan fase ketiga ekspansi di Mekkah agar dapat menampung lebih dari 1,6 juta jamaah.
Menurut Saudi Press Agency, ekspansi ini mencakup 1,47 juta meter persegi dan mencakup 78 gerbang baru di sekitar bangunan yang diperluas.
Pakistan merupakan salah satu sekutu dan berada di pihak Saudi. Tahun ini, Kerajaan Saudi menambah kuota haji sebesar 5.000 jamaah. [Fathurroji]





















