Tidak semua masalah bisa diselesaikan dengan kata-kata, namun cukup dengan sentuhan atau pelukan kasih sayang. Pelukan hangat adalah bukti cinta dan sayang. Selain bisa menambah kemesraan, pelukan juga terbukti dapat menyehatkan tubuh.
Kehadiran sebuah pelukan yang tulus memang diamini dapat meredam kemarahan dan rasa cemburu. Pelukan hangat bahkan bisa berbicara lebih dalam dibanding dengan bahasa verbal manusia. Inilah sebabnya mengapa sebuah pelukan sangat berarti nilainya dalam sebuah ikatan cinta.
Berpelukan terbukti dapat memberikan perasaan hangat dan menenangkan perasaan yang kacau. Karenanya, berpelukan dengan pasangan sama artinya mengutarakan betapa pentingnya kehadiran pasangan dalam hidup, juga membantu memperbaiki hubungan anda secara fisik.
Dalam dunia kedokteran disebutkan bahwa pelukan adalah sebuah terapi yang ampuh untuk menyembuhkan aneka penyakit. Para ahli jiwa merekomendasikan, setidaknya ada delapan pelukan setiap hari. Tujuannya agar hidup lebih bahagia dan bisa menikmati hubungan yang lebih baik.
Banyak penelitian yang menyatakan bahwa memeluk dapat meningkatkan jumlah hormon oksitosin dalam tubuh. Manfaatnya tekanan darah bisa menurun, kekebalan tubuh meningkat, terhindar dari stress, dan ampuh melawan infeksi. Sedangkan bagi anak, pelukan orangtua sangat bermanfaat untuk menstimulus kecerdasan otaknya.
Uniknya, saat seseorang saling berpelukan, maka manfaatnya akan dirasakan oleh orang yang memeluk dan orang yang dipeluk. Sehingga energi positif dan kebahagiaan lahir dan batin dapat dirasakan bersama.
Virginia Satir, seorang terapis, juga menambahkan, “Manusia membutuhkan empat pelukan untuk bertahan hidup, delapan pelukan untuk kesehatan, dan dua belas pelukan untuk pertumbuhan.” <Edithya Miranti/>
























