15
Tonton Selengkapnya
32 °c
Pecenongan
Thu
Fri
Wednesday, 3 June, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Pendidikan Risalah

Tafsir At-Tanwir Muhammadiyah

Oleh: Dr M Nurdin Zuhdi SThI MSI

Edithya Miranti by Edithya Miranti
19 September 2022
in Risalah
0
Tafsir At-Tanwir Muhammadiyah

Yogyakarta, Gontornews — Lahirnya Tafsir At-Tanwir penting serta menarik untuk dikaji, mengingat bahwa Tafsir At-Tanwir adalah tafsir yang lahir dari salah satu organisasi masyarakat Islam terbesar dan tertua di Indonesia (1912).

Sejak diluncurkan untuk pertama kalinya pada Selasa 13 Desember 2016, Tafsir At-Tanwir karya Tim Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah telah banyak menerima permintaan untuk dicetak ulang. Permintaan dari berbagai kalangan atas tafsir ini menandakan bahwa Tafsir At-Tanwir banyak dibutuhkan masyarakat luas, khususnya umat Islam.

Tafsir At-Tanwir ini patut diparesiasi karena disinyalir telah menawarkan metode dan pendekatan baru dalam menafsirkan ayat-ayat al-Qur’an. Sehingga produk tafsir ini lebih hidup dan mampu dalam menjawab tantangan zaman.

Perkembangan zaman sekaligus dibarengi dengan berbagai persoalan-persoalan kekinian yang muncul menjadi dorongan tersendiri bagi umat Islam, khususnya ulama-ulama ahli tafsir dalam menyuguhkan karya tafsir yang mampu memecahkan problem-problem kontemporer. Hal inilah yang melatar belakangi Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah dalam menyusun Tafsir At-Tanwir.

BACA JUGA

Pendidikan Inklusif Membentuk Sikap Toleransi (Kajian Etnografi di Pondok Modern Darussalam Gontor)

Bahtsul Masail dalam Perspektif Pembelajaran Berbasis Masalah

Implementasi Birokrasi terhadap Peningkatan Budaya Mutu Guru Madrasah Ibtidaiyyah Kabupaten Bogor

Pembaharuan Pemikiran Keagamaan Menurut al-Qaradawi dan Relevansinya bagi Rekonstruksi Peradaban Islam (Kajian Filsafat)

Menjadi Dayak dan Muslim: Perjalanan Identitas Oloh Salam

Tafsir At-Tanwir adalah tafsir yang lahir dari salah satu Ormas Islam terbesar dan tertua di Indonesia (1912). Kontribusi Muhammadiyah dalam pemikiran dan pengembangan Islam di Indonesia tidak dapat dipungkiri telah menampilkan diri sebagai sebuah fenomena unik dalam kehidupan keagamaan di Indonesia.

Dalam sudut pandang Islam, melalui tafsir al-Qur’an, Muhammadiyah mencoba memberikan jawaban atas kebutuhan umat Islam terhadap situasi sosial kontemporer dalam sudut pandang al-Quran. Tafsir At-Tanwir yang direncanakan terbit dalam bentuk utuh 30 juz dan diproyeksikan dapat diselesaikan kurang lebih 50 tahun.

Menurut Yunahar Ilyas, melalui tafsir ini, PP Muhammadiyah mengenalkan karya tafsir al-Quran yang memilki corak khusus yang berbeda atau distingtif dibandingkan dengan tafsir yang sudah ada. Namun setelah mendapat banyak masukan proyek tersebut diminta lebih dipercepat menjadi hanya 15 tahun.

Secara substantif, tafsir ini diharapkan dapat membangun etos ilmu, etos ekonomi, etos beribadah, etos beraqidah, dan etos bermuamalah. “Selain itu diharapkan juga dapat menyeimbangkan tuntutan duniawiyah dan ukhrawiyah,” terang Dr Nurdin dalam penelitiannya berjudul, Tafsir At-Tanwir Muhammadiyah; Teks, Konteks, dan Integrasi Ilmu Pengetahuan.

Penggunaan nama At-Tanwir sendiri merupakan cerminan dari filosofi Muhammadiyah, yaitu sebagai At-Tanwir atau pencerahan. Maka menjadi tepat ketika Tafsir At-Tanwir ini disebut sebagi tafsir al-Qur’an berkemajuan. Tafsir yang diharapkan dapat memberikan jawaban atas berbagai persoalan sosial kontemporer yang dihadapi umat Islam dewasa ini.

Dr Nurdin juga menambahkan bahwa selain hal di atas, yang menjadi menarik adalah bahwa tafsir ini tidak sekedar mengulang kembali secara mentah hasil-hasil tafsir terdahulu, tetapi juga memberi beberapa kontribusi baru dalam menyahuti berbagai problem umat masa kini yang ditandai dengan responsivitasnya terhadap situasi konkret. Sehingga tafsir ini tidak hanya sekedar kumpulan kutipan dari tafsir-tafsir yang sudah ada.

Dari segi metodologi, tafsir At-Tanwir ini bersifat responsif atas situasi-situasi yang aktual dan membangun teologi afirmatif. Sehingga pesan al-Qur’an tetap selalu relevan dengan zaman yang terus berubah.

Dari uraian dan analisis yang telah dilakukan terhadap Tafsir At-Tanwir dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: Pertama, ada tiga alasan atau tujuan yang melatarbelakangi lahirnya Tafsir At-Tanwir, yaitu: Satu, Tafsir At-Tanwir ini ditulis dengan tujuan untuk menyediakan satu bacaan tafsir al-Qur’an dalam kerangka misi dan tugas Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah Islam amar makruf nahi mungkar dan tajdid.

Dua, Tafsir At-Tanwir ini ditulis untuk memenuhi aspirasi warga Muhammadiyah yang menginginkan adanya bacaan yang disusun secara kolektif oleh ulama, cendekiawan, dan tokoh Muhammadiyah.

Tiga, Tafsir At-Tanwir ini ditulis dengan tujuan untuk memanfaatkan modal simbolis umat yang dapat digali dari tuntunan kitab suci al-Qur’an dalam rangka membangkitkan etos umat dan membangun peradaban Indonesia yang berkemajuan.

“Selain tiga tujuan tersebut, lahirnya Tafsir At-Tanwir merupakan bentuk komitmen Muhammadiyah yang sejak awal berdiri menggelorakan al-ruju’ ila al-Qur’an wa al-Sunnah, yaitu kembali pada ajaran al-Qur’an dan as-Sunnah,” tekan dosen yang juga aktif menulis di beberapa media masa dan media online itu.

Kedua, metode penafsiran yang digunakan Tafsir At-Tanwir adalah metode tahlili cum tematik. Inilah yang menarik dan unik dari Tafsir At-Tanwir. Metode tahlili cum tematik adalah gabungan antara tahlili dan tematik. Disisi lain Tafsir At-Tanwir menafsirkan sesuai dengan urutan ayat dalam mushhaf, namun sekaligus memberikan tema-temanya pada ayat-ayat yang ditafsirkan.

Metode tahlili cum tematik ini dapat memudahkan para pembaca untuk membaca dan memilih tema yang sesuai dengan kebutuhan. Inilah yang membedakan Tafsir At-Tanwir dengan tafsir model tahlili pada umumnya.

Tahlili pada umumnya hanya monoton tanpa ada tema-tema yang diberikan dari setiap ayat yang ditafsirkan. “Sedangkan pendekatan yang digunakan dalam Tafsir At-Tanwir adalah gabungan tiga pendekatan Bayani, Burhani, dan Irfani,” imbuh penulis buku, Pasaraya Tafsir Indonesia: dari Kontestasi Metodologi hingga Kontekstualisasi tersebut.

Ketiga, dari tiga pendekatan yang digunakan dalam Tafsir At-Tanwir yaitu Bayani, Burhani, dan Irfani, telah melahirkan karakteristik penafsiran dalam Tafsir At-Tanwir yakni satu, Tafsir Responsivitas.

Adapun yang dimaksud dengan responsivitas adalah tafsir yang merespons dan menyesuaikan dengan berbagai problem-problem aktual kekinian. Sehingga dalam menafsirkannya, Tafsir At-Tanwir banyak menyinggung dan mengintegrasikan dengan problem-problem aktual kekinian, khususnya keindonesiaan, baik masalah sosial, ekonomi, tradisi hingga politik.

Dua, Tafsir yang Membangkitkan Dinamika. Adapun yang dimaksud dengan membangkitkan dinamika adalah bahwa Tafsir At-Tanwir diharapkan uraiannya (tafsirnya) tidak hanya sekedar menyajikan petunjuk-petunjuk kehidupan secara normatif, tetapi juga berisi gagasan-gagasan dan pikiran yang dapat menjadi inspirasi bertindak kepada pembacanya dan sumber motivasi berbuat dalam membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik.

Tiga, Tafsir yang Membangkitkan Etos. Dalam Tafsir At-Tanwir ada empat etos yang dibangun, yaitu etos ibadah, etos ekonomi dan etos kerja, etos sosial, serta etos keilmuan.

Dr Nurdin pun menyatakan bahwa penelitian ini baru penelitian rintisan atau permulaan. “Besar harapan bahwa penelitian ini masih bisa dilanjutkan dan dikembangkan kembali terutama yang berkaitan dengan tema-tema atau kasus tertentu dalam Tafsir At-Tanwir,” pungkas peneliti yang masih aktif terlibat dalam riset bersama dosen di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta maupun di UIN Alauddin Makassar itu.[]

Tags: Dr M Nurdin Zuhdi SThI MSITafsir At-Tanwir Muhammadiyah
Share106Tweet66Send
Previous Post

Ayah Bunda, Benarkah Allah Pencipta Alam Ini?

Next Post

Analisis Linguistik Korpus

Edithya Miranti

Edithya Miranti

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Edukasi Kurban SIT Insantama Leuwiliang: Guru Jelaskan Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban yang Sah Menurut Syariat

Edukasi Kurban SIT Insantama Leuwiliang: Guru Jelaskan Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban yang Sah Menurut Syariat

29 May 2026
Mendidik Manusia, Bukan Mesin

Mendidik Manusia, Bukan Mesin

28 May 2026
Siswa SMPIT Insantama Leuwiliang Presentasikan Hasil Scientific Journey ke SEAMEO BIOTROP

Siswa SMPIT Insantama Leuwiliang Presentasikan Hasil Scientific Journey ke SEAMEO BIOTROP

29 May 2026
Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

30 May 2026
Siswa SDIT Insantama Leuwiliang Belajar Makna Pengurbanan Sambil Mengenal Organ Hewan Kurban

Siswa SDIT Insantama Leuwiliang Belajar Makna Pengurbanan Sambil Mengenal Organ Hewan Kurban

29 May 2026
Struktur dan Kultur

Struktur dan Kultur

0
Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

0
Mengenal Gareth Morgan di Balik Metafora Organisme Pesantren

Mengenal Gareth Morgan di Balik Metafora Organisme Pesantren

0
Sakinah Finance, AirNav Indonesia, dan BPJPH Berdayakan 100 Penyandang Disabilitas melalui Literasi Keuangan Syariah, Pelatihan Bisnis, dan Qurban Inklusif

Sakinah Finance, AirNav Indonesia, dan BPJPH Berdayakan 100 Penyandang Disabilitas melalui Literasi Keuangan Syariah, Pelatihan Bisnis, dan Qurban Inklusif

0
BAZNAS Salurkan 1.240 Kambing Dam Jemaah Haji 2026 untuk Mustahik di Berbagai Provinsi

BAZNAS Salurkan 1.240 Kambing Dam Jemaah Haji 2026 untuk Mustahik di Berbagai Provinsi

0
Dari Sedekah Konsumen Alfamart, BAZNAS RI Distribusikan Paket Daging Kurban Hingga ke Desa Terpencil

Dari Sedekah Konsumen Alfamart, BAZNAS RI Distribusikan Paket Daging Kurban Hingga ke Desa Terpencil

1 June 2026
Struktur dan Kultur

Struktur dan Kultur

1 June 2026
BAZNAS Salurkan 1.240 Kambing Dam Jemaah Haji 2026 untuk Mustahik di Berbagai Provinsi

BAZNAS Salurkan 1.240 Kambing Dam Jemaah Haji 2026 untuk Mustahik di Berbagai Provinsi

1 June 2026
Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

31 May 2026
BAZNAS RI Salurkan Daging Kurban bagi Masyarakat Prasejahtera di Kampung Pemulung Jurangmangu

BAZNAS RI Salurkan Daging Kurban bagi Masyarakat Prasejahtera di Kampung Pemulung Jurangmangu

31 May 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan
  • Membaca Al-Qur
  • Kebebasan dalam Islam bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan
  • Nasehat dalam memimpin suatu lembaga:
(Yang sulit dan menjadi tantangan dalam memimpin lembaga itu adalah:)
1. Noto Atine Dewe
2. Noto Atine Wong Liyo
3. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo
4. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo Sing Tukaran.KH Hasan Abdullah Sahal#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
  • Beriman itu tandanya jujur. Beriman itu tandanya bersaudara. Iman seseorang bisa diukur dari perilakunyaProf. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
  • KAJIAN PARENTING EKSKLUSIF & VIRTUAL TOUR ARABIC GLOBAL SCHOOL JAKARTA.Menyiapkan Generasi Cerdas: Menyeimbangkan Adab Islami & Kompetensi Global di Era DigitalBersama Narasumber dari Arabic Global School (AGS):
1.​Dedek Febrian (Pembimbing Akademik AGS)
2.​Ramdhanil (Kepala Sekolah Kindergarten AGS)
3.​Adi Suroto (Kepala Sekolah Primary AGS)Moderator :
Devi Lusianawati
Reporter Majalah Gontor dan Gontornews.com🗓 Rabu, 22 April 2026
⏰ 13.00 – 15.30 WIB​👇 KLIK LINK DI BAWAH INI UNTUK MENDAFTAR:
👉 https://bit.ly/pendaftaran-kajian-online#bedahbuku #parentingislami #muslimmilenial #gontornews #majalahgontor #gontor #kajianonline #kajianislam #psikologianak #polaasuh #bukuislami #livezoom #webinarislami #pendidikananak #belajarparenting #polaasuhanak #generasimilenial #islammodern #kajianjakarta
  • Mestinya orang Islam itu hanya dengan menjalankan shalat, jiwanya itu bersih. Shalat itu harus ada hubungannya dengan perilaku.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result