Jakarta, Gontornews — Ketika orangtua telah tiada, tentu akan tersisa sejuta kisah kehangatan yang pernah diberikannya. Karena itu, agar bisa membalas semua budi baik dan pengorbanan mereka, seorang anak tetap harus berbakti lewat cara-cara yang telah Islam berikan.
Dalam keseharian, ada banyak cara untuk berbakti kepada orangtua termasuk saat raga mereka sudah tiada. Ibnu Majah dalam haditsnya menyebutkan bahwa Rasulullah SAW ditanya tentang peranan kedua orangtua. Beliau lalu menjawab, “Mereka adalah (yang menyebabkan) surgamu atau nerakamu.”
Islam sebagai agama rahmatan lil’alamintelah mengatur segala hal termasuk soal bakti seorang anak kepada orangtua meski saat mereka tiada. Pertama, mensholati jenazah orangtua dan memohonkan ampunan kepada Allah SWT. Kedua, melaksanakan janji-janji mereka.
Ketiga, memuliakan teman-teman orangtua. Keempat, menyambung tali silaturahim yang sudah dibina orangtua sebelumnya. Disebutkan dalam sebuah hadits “Sesungguhnya suatu hal paling berbakti ialah silaturahim seorang anak pada kerabat yang mencintai ayahnya.” HR Muslim.
Kelima, melunasi hutangnya. Keenam, menuntaskan nadzar, kafarat, dan wasiat orangtua. Ketujuh, bersedekah untuknya. Sesungguhnya ibu dari Saad bin Ubadah ra meninggal dunia, sedangkan Saad ketika itu tidak berada di sampingnya.
Kemudian Saad mengatakan, “Wahai Rasulullah SAW sesungguhnya ibuku telah meninggal dunia sedangkan aku saat itu tidak berada di sampingnya, apakah bermanfaat jika aku menyedekahkan sesuatu untuknya.” Nabi SAW menjawab, “Iya bermanfaat.” [Edithya Miranti]






















