Ankara, Gontornews — Wakil Presiden Turki Fuat Oktay mengumumkan pada 20 Maret bahwa Turki akan mengevakuasi siswanya di negara-negara di mana lalu lintas udara telah ditangguhkan.
Oktay mengatakan di Twitter bahwa para mahasiswa yang ada di UK, Irlandia, Swiss, Polandia, Italia, Mesir, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab, yang ingin kembali ke Turki, dapat mendaftar ke misi diplomatik negara itu pada 21 Maret.
Perintah itu datang dari Presiden Recep Tayyip Erdoğan, Oktay menambahkan.
“Warga kita akan dievakuasi dengan Turkish Airlines dalam koordinasi dengan kementerian urusan luar negeri, kesehatan dan transportasi dan infrastruktur,” katanya dikutip hurriyetdailynews.com.
Oktay juga menggarisbawahi bahwa para siswa akan ditahan di bawah karantina sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh Dewan Sains. []























