Seoul, Gontornews — Kepolisian Korea Selatan menggunakan cara unik untuk menghadang demonstran di masa pandemi. Demi mencegah penularan Covid-19 melalui upaya demonstrasi, Polisi Korea Selatan mengerahkan ratusan bus untuk menghadang demonstran di sepanjang jalan utama dan alun-alun kota Seoul.
Dunia mengapresiasi kinerja pemerintah Korea Selatan dalam menangani Covid-19. Namun, baru-baru ini, Korea Selatan melaporkan peningkatan 1.800 kasus Covid-19 dari klaster gereja serta demonstrasi besar anti-Pemerintah pada Agustus lalu.
Untuk menghadapi klaster demonstran, Korea Selatan memberlakukan pembatasan jumlah demonstran maksimal 100 orang saja. Jika melanggar, polisi akan memberlakukan tindakan tegas kepada para demonstran.
Tidak sampai situ, Kepolisian Korea Selatan bahkan memarkir bus di sepanjang jalan utama dan di sekitar alun-alun Seoul. Mereka juga mendirikan sekitar 90 pos pemeriksaan untuk mencegah kendaraan pengunjuk rasa masuk ke pusat kota Seoul. Sementara otoritas transportasi kereta bawah tanah memutuskan untuk tidak berhenti di beberapa stasiun tempat lokasi demonstrasi.
Sejumlah pihak meragukan kebijakan ini. Kelompok oposisi menilai pemasangan bus sebagai penghalang demonstrasi merupakan upaya pemerintah untuk membungkam suara demonstran.
Tetapi, polisi tidak bergeming. Mereka berdalih penerapan kebijakan ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mencegah dan mengendalikan penyebaran Covid-19.
Badan pengendalian dan pencegahan penyakti Korea melaporkan 75 kasus tambahan pada Jumat (2/10). Secara nasional, Korea Selatan mengonfirmasi 24.027 kasus positif Covid-19 dengan 420 kasus terkonfirmasi meninggal dunia.
Pemerintah juga telah melonggarkan beberapa aturan jarak sosial menyusul penurunan kasus baru Covid-19 secara signifikan. Tetapi, pemerintah memberlakukan tindakan khusus bagi Korean Harvest Festival “Chuseok” pada Rabu (7/10) mendatang.
Dalam acara tersebut, Pemerintah melarang masyarakat untuk makan di tempat peristirahatan sepanjang jalan raya. Sementara kunjungan kepada para manula, pemerintah mewajibkan pengecekan suhu. [Mohamad Deny Irawan]























