pesanan-baju-kaos
34 °c
Pecenongan
Sun
Mon
Saturday, 7 November, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Inpirasi Mujahid

Berdakwah Supaya Allah Dikenal

M Khaerul Muttaqien by M Khaerul Muttaqien
5 years ago
in Mujahid
0
Berdakwah Supaya Allah Dikenal

Jakarta, Gontornews — Model dakwah saat ini sangat beragam dan menarik. Satu di antaranya adalah model dakwah yang dilakukan oleh KH Bahauddin Nursalim atau yang akrab disapa Gus Baha. Siapa yang tak kenal dengan kiai muda yang suka memakai baju putih dan kopiah hitam itu. Di samping penampilannya yang sederhana penguasaan terhadap ilmu tafsir dan hadis membuat dakwahnya diminati masyarakat.

Meski pola dakwah ala pesantren tradisional dan bahasa Jawa digunakan dalam berbagai ceramahnya, Gus Baha mampu menyaingi popularitas dai lainnya yang lebih dulu eksis. Berdasarkan hasil survei Alvara Research Center (2020) menempatkan Gus Baha sebagai ustadz paling populer (15,7%) setelah Ustadz Abdul Somad (18,6%). Sedangkan peringkat ketiganya adalah KH. Mustofa Bisri (8,3%) keempat, Abdullah Gymnastiar (5,3%), kelima Prof Quraish Shihab dan keenam Ustadz Adi Hidayat (4,9%).

Adalah pendakwah, setiap dakwahnya memiliki gaya penyampaiannya masing-masing. Ada yang ‘berat’ ada juga yang santai dan menyenangkan. Gaya yang terakhir inilah yang digunakan oleh Gus Baha sebagai caranya dalam berdakwah. Kiai kelahiran Rembang, Jawa Tengah, 29 September 1970 ini bahkan mengaku obsesi terbesarnya adalah mengajak jamaahnya menjadi bahagia. “Cita-cita terbesar saya memang, setiap ngaji saya ingin orang mukmin semuanya bahagia,” tuturnya, dalam sebuah tayangan video.





Menurutnya, dengan menjadi bahagia, orang tidak akan mencari kebahagiaan melalui kemaksiatan. Bahkan dalam konstitusi ulama yang ditulis dalam kitab- kitab Ushul Fiqh para ulama membuat pembelaan pada sesuatu yang dihukumi mubah.“Karena melihat mubah itu, misalnya tidur. Tidur itu mubah, bermain catur itu mubah. Rileks dengan teman, jagongan dengan teman, rektor, dosen atau yayasan itu melihatnya bukan mubah, tapi tarkul ma’shiyah (meninggalkan maksiat),” jelasnya.

BACA JUGA

Nyai Hj Fatmah Noor Salim: Setia di Jalan Pengabdian, Menjaga Api Perjuangan

KH Salman Al-Farisi: Cahaya dari Cilengsi Nyalakan Lentera Qur’aniy

Yayasan Raudhah Al-Gontory Siap Muliakan Seratus Ribu Yatim Dhuafa

Srikandi Gontor Putri Dirikan Pondok di Pelosok Negeri

Drs KH Yadi Suryadi: Jejak Dakwah dari Belukar ke Menara Ilmu

Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidul Quran LP3IA Rembang itu juga tidak pernah terpikir kalau ternyata dakwahnya jadi viral atau terkenal. “Komitmen saya hanya ingin mengenalkan bahwa ajaran Allah itu indah. Ajaran Allah ini solusi. Saya ndak pernah kepikiran kalau itu jadi viral,” bebernya.

Ketika mendengar, dakwahnya jadi terkenal, Gus Baha teringat kisah Nabiyullah Ibrahim ‘alaihissalam ketika diperintahkan Allah untuk menyampaikan kewajiban haji. “Beliau mengatakan, ‘Saya bisa apa? Suara saya terbatas ya Allah’. Kemudian Allah jawab,‘Sampaikan saja. Nanti saya yang menyampaikan sehingga orang di seluruh dunia bisa mendengar, yang ditakdirkan bisa berangkat haji’,” ungkap Gus Baha.



Dari kisah ini, Gus Baha memahami bahwa kenabian harus dimaklumatkan. Apalagi dalam sebuah Hadits Qudsi ditegaskan, Allah menciptakan makhluk agar Allah dikenal. “Allah yang menyampaikan, sehingga tidak jadi beban untuk saya harus perlente, harus gaya. Saya tetap biasa seperti ini. Karena ini pakaian yang saya kenal, saya merasa nyaman. Syukur-syukur ini mewakili ‘bilisani qaumi’ karena saya orang Indonesia, ndeso lagi,”imbuhnya.

Menanggapi cara dakwah yang digunakan oleh Gus Baha itu, Prof Quraish Shihab mengatakan, dakwah itu harus bisa menjadikan orang simpatik, hormat, dengan menggambarkan sifat-sifat Allah sebagai Al-Kamal dan Al-Jamaal, menyampaikan sifat keindahan-Nya dan sifat kebaikan-Nya. “Ini yang dipraktikkan Gus Baha. Tidak khawatir dicela orang, tidak peduli dipuji orang. Kalau dipuji alhamdulillah, kalau dicela alhamdulillah. Itulah risiko dai (mubaligh),” tandasnya.

Tags: Dakwahgus bahaViral
Share16Tweet10Send
Previous Post

Lebanon Umumkan Hari Berkabung, Presiden Aoun: Pelaku Kekerasan Akan Dimintai Pertanggungjawaban

Next Post

Raja Salman Tunjuk Menteri Kesehatan Sebagai Menteri Haji dan Umrah

M Khaerul Muttaqien

M Khaerul Muttaqien

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

29 October 2026
KH Izzat Fahd Ajak Santri Baitul Arqom Jember Selalu Menjaga dan Memperjuangkan Pondok

KH Izzat Fahd Ajak Santri Baitul Arqom Jember Selalu Menjaga dan Memperjuangkan Pondok

2 November 2026
Perkuat Branding & Promosi Kampus, UNIDA Gontor Gandeng Primago Consulting Depok

Perkuat Branding & Promosi Kampus, UNIDA Gontor Gandeng Primago Consulting Depok

30 October 2026
IAEI Turkiye Sukses Gelar Forum Ekonomi Islam Dunia 2026

IAEI Turkiye Sukses Gelar Forum Ekonomi Islam Dunia 2026

1 November 2026
Ketika Nasihat Tak Lagi Menyentuh Hati

Ketika Nasihat Tak Lagi Menyentuh Hati

30 October 2026
Universitas Pancasila Jakarta Kukuhkan Dua Guru Besar

Universitas Pancasila Jakarta Kukuhkan Dua Guru Besar

0
Marching Band Gontor Ikut Kompetisi Piala Raja Hamengkubuwo X

Marching Band Gontor Ikut Kompetisi Piala Raja Hamengkubuwo X

0
masjid asmaul husna

Masjid 99 Kubah, Keindahan Arsitektur dengan Filosofi Asmaul Husna

0
roni punk

Roni Bodax: Anak Jalanan yang Menemukan Jalan Hijrah

0
Menko PM Muhaimin Iskandar Apresiasi Pesantren Al Hikmah 2 Bumiayu

Menko PM Muhaimin Iskandar Apresiasi Pesantren Al Hikmah 2 Bumiayu

0
Universitas Pancasila Jakarta Kukuhkan Dua Guru Besar

Universitas Pancasila Jakarta Kukuhkan Dua Guru Besar

6 November 2026
Menko PM Muhaimin Iskandar Apresiasi Pesantren Al Hikmah 2 Bumiayu

Menko PM Muhaimin Iskandar Apresiasi Pesantren Al Hikmah 2 Bumiayu

5 November 2026
Kemenag Lantik 15 Anggota Majelis Masyayikh 2026-2031

Kemenag Lantik 15 Anggota Majelis Masyayikh 2026-2031

5 November 2026
roni punk

Roni Bodax: Anak Jalanan yang Menemukan Jalan Hijrah

5 November 2026
masjid asmaul husna

Masjid 99 Kubah, Keindahan Arsitektur dengan Filosofi Asmaul Husna

5 November 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alhamdulillah, Pre-Order dibuka lagi, kini tersedia Crewneck Sweatshirt. Tersedia saat ini Warna :

1. Black
2. Navy
3. Maroon
4. Army
5. Light Pink

Silahkan di pesan melalui link :
https://tinyurl.com/pesan-baju/

atau bisa lihat link di profile

#majalahgontor
#gontornews
  • Bazar Buku. Silahkan japri untuk pemesanan via instagram hari ini.
  • Buku ini ditulis untuk kamu yang sedang atau pernah menjalani kehidupan di pesantren. Pesan sekarang atau kunjungi stan Majalah Gontor di ESPECTO BAZAR.
  • ESPECTOR BAZAR AL HASSAN BEKASI 24 - 25 OKTOBER 2026.  DAPATAKAN DISKON 15% BAGI PEMESAN BUKU INI VIA INSTAGRAM. 
BELUM TERMASUK ONGKIR. 
UNTUK PEMESANAN BISA JAPRI ADMIN.
  • Assalamu
  • Pre Order dibuka kembali hingga 25 Oktober 2026

Link pembelian bisa dilihat di bagian akhir gambar atau di profile.
atau bisa langsung ke link dibawah ini :
https://tinyurl.com/pesan-baju

#majalahgontor 
#gontornews
  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133

untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah

#majalahgontor 
#gontornews 
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.

#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025

Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan: 
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-

Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802

Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews 

#majalahgontor 
#majalahgontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result