pesanan-majalah-edisi-khusus
29 °c
Pecenongan
Sun
Mon
Saturday, 15 August, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Laput

Nasib Pendidikan Saat Pandemi COVID-19

Oleh Fathurroji

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
5 December 2021
in Laput
0
Foto: antaranews.com

Bermula dari sebuah kota bernama Wuhan di Cina. Saat itu, dunia dikejutkan dengan mewabahnya virus bernama corona atau dikenal dengan istilah COVID-19 (Corona Virus Diseases-19) pada 31 Desember 2019. Dalam waktu cepat, virus menyebar hampir ke seluruh penjuru dunia, sehingga WHO menetapkan wabah ini sebagai pandemi global pada 11 Maret 2020.

Penularan yang sangat cepat dan sulitnya mendeteksi orang yang terpapar karena masa inkubasi COVID-19 kurang lebih dua minggu menjadi penyebab banyaknya korban berjatuhan. Dunia pun berduka, jutaan nyawa melayang akibat pandemi COVID-19.

Ada budaya baru sejak pandemi ini menyebar, para pemimpin dunia menerapkan kebijakan social distancing menjadi pilihan berat bagi setiap negara dalam menerapkan kebijakan untuk pencegahan penyebaran COVID-19. Akibatnya, pembatasan interaksi sosial masyarakat menghambat laju pertumbuhan di berbagai bidang kehidupan, salah satunya pendidikan.

Untuk menekan jumlah pasien yang terpapar COVID-19 dan menekan laju penyebaran yang terjadi di Indonesia, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim menerbitkan Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 pada Satuan Pendidikan dan Nomor 36962/MPK.A/HK/2020 tentang Pelaksanaan Pendidikan dalam Masa Darurat Coronavirus Disease (COVID-19) yang memberikan arahan bahwa kegiatan pembelajaran dilakukan secara daring (online).

BACA JUGA

Jejak Pengusaha Alumni Gontor: Dari Dunia Usaha ke Pendidikan

Menghidupkan Kembali Budaya Baca

Guru Berperan Menanamkan Adab

Menjaga Fitrah dan Istiqamah Pasca-Ramadhan

Perintah Menjaga Lingkungan Hidup

Bahkan pemerintah mengeluarkan aturan baru yang membuat Ujian Nasional (UN) di tahun 2020 resmi ditiadakan. Mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) telah dibebaskan dari ujian tersebut.

Kebijakan tersebut memberikan dampak yang sangat besar pada sektor pendidikan di Indonesia. Nadiem Makarim mengakui aktivitas pembelajaran yang dilakukan di kondisi darurat saat ini belum optimal. Beberapa program dan kegiatan Kemendikbud sudah dipastikan tertunda sampai krisis berakhir.

Nadiem mengakui proses adaptasi penggunaan teknologi dalam masa pembelajaran jarak jauh tidak mudah, khususnya bagi sebagian besar pendidik. β€œKita harus jujur proses adaptasi ke online learning sangat sulit. Tapi paling tidak masih ada pembelajaran daripada sama sekali tidak ada pembelajaran,” ujarnya.

COVID-19 telah memaksa insan pendidikan keluar dari zona nyaman untuk kemudian beradaptasi dan berinovasi menciptakan cara kerja baru. “Cara pandang manusia terhadap teknologi dan kesehatan demi kelangsungan hidup pada masa mendatang juga akan berubah. Kita akan lebih menghargai lingkungan dan pentingnya menjaga kebersihan,” paparnya.

Wakil Ketua DPR Bidang Korkesra Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) mengatakan saat ini tantangan di bidang pendidikan makin sulit. ”Tantangan pendidikan makin sulit. Model pendidikan virtual atau daring belum efektif. Tidak ada jalan lain, apa pun model pendidikannya, yang di Maluku, Sulawesi, Sumatera, Kalimantan, apapun modelnya, mau daring, mau tatap muka yang penting semangat mencari ilmu tidak boleh berhenti,” katanya dalam acara ”Refleksi Muharram 1443 H bersama Wakil Ketua DPR Abdul Muhaimin Iskandar dan Anak-anak Yatim” yang disiarkan secara virtual, Jumat (20/8/2021).

Krisis Pembelajaran

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama, M Ishom Yusqi mengatakan, pandemi COVID-19 membawa dampak serius dalam berbagai sektor, termasuk sektor pendidikan. β€œSebagaimana kita tahu, sejak Maret 2020, satuan pendidikan ditutup. Lebih dari 10 juta siswa binaan Kementerian Agama terpaksa harus melaksanakan Belajar Dari Rumah (BDR) dengan segala keterbatasan yang ada. Mereka terdampak pandemi COVID-19, sebagaimana siswa pada umumnya,” ujarnya.

Meskipun pemerintah telah melakukan berbagai langkah dan upaya untuk mengatasi hambatan dan kendala pembelajaran di masa Pandemi ini, seperti pemberian paket data kepada siswa dan guru, tetapi banyak studi dari berbagai lembaga Internasional mengkhawatirkan terjadinya Krisis Pembelajaran (Learning Loss) akibat pelaksanaan BDR yang masih banyak kendala dan hambatan ini.

β€œKita harus akui ternyata untuk saat ini opsi Pembelajaran Tatap Muka di kelas masih menjadi pilihan yang paling efektif. Hal ini dikarenakan masih terjadi ketimpangan dalam hal kesiapan infrastruktur dan jaringan IT, kesiapan silabus dan kurikulum darurat, dan juga kesiapan dan budaya serta literasi digital guru dalam menjalankan Pembelajaran Jarak Jauh di masa pandemi ini,” ujarnya.

Pemerhati pendidikan Muhammad Nur Rizal mengatakan, proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang telah dilakukan selama pandemi telah menimbulkan problem yang tidak sedikit. Salah satunya terjadinya jurang kesenjangan yang sangat tinggi antara anak-anak di kota dan desa. “Kesenjangan ini mengakibatkan learning poverty yang lebih riskan dialami oleh masyarakat miskin maupun yang tinggal di pulau terluar,” katanya saat menjadi narasumber dalam talkshow ‘Sekolah Daring Bikin Garing’ di TVRI Yogyakarta, Selasa (9/3).

Selain itu, problem lainnya di antaranya adalah proses pembelajaran tanpa interaksi yang mengakibatkan anak stres dan lelah, serta kemungkinan meningkatnya angka putus sekolah. Permasalahan-permasalahan tersebut jika tidak ditangani dengan baik akan berakibat pada kemungkinan terjadinya hilangnya generasi (lost generation).

“Kami menyarankan kepada kementerian untuk mengubah paradigma pendidikan dari penyeragaman dan kepatuhan kepada konten akademik ke pendidikan yang lebih mengembangkan penalaran kritis dan empati sosial yang tinggi agar anak menjadi lebih bahagia sekaligus kompetitif di masa depan,” kata Rizal yang juga pendiri Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) itu.

Rizal mengingatkan proyeksi World Economic Forum (WEF) yang menyatakan bahwa kompetensi yang diperlukan di masa depan sudah jauh berubah dari kompetensi yang dibutuhkan di masa lalu. Beberapa kompetensi tersebut yaitu kemampuan memecahkan persoalan kompleks (complex problem solving), kemampuan berpikir kritis (critical thinking), dan kemampuan berkoordinasi dengan orang lain.

“Penguasaan akademik sendiri hanya 10 persen, sehingga porsinya sudah seharusnya dikurangi dalam kurikulum pendidikan kita,” papar dosen Universitas Gadjah Mada itu.

Prof Dr H Biyanto MAg, Guru Besar UIN Sunan Ampel, menambahkan, pembelajaran secara daring juga menjadi masalah bagi peserta didik yang tinggal di daerah yang belum terjangkau internet. Karena itulah kebijakan Kemendikbud Ristek untuk menyelenggarakan pembelajaran tatap muka (PTM) perlu didukung semua pihak.

Pemerintah daerah penting mendukung seraya memastikan penyelenggaraan PTM tetap menggunakan protokol kesehatan yang ketat. Hal itu karena kebijakan PTM dimaksudkan untuk mencegah terjadinya lost learning dan lost generation.

β€œDengan begitu, kualitas generasi bangsa tidak terus menurun. PTM juga penting untuk memastikan proyeksi pemerintah tatkala merumuskan peta jalan generasi emas 2045,” tulisnya dalam sebuah artikel β€˜Menjawab Tantangan Lost Learning dan Lost Generation di Tengah Pandemi’ ini.

Peta jalan ini dibuat untuk menyongsong lahirnya generasi emas bangsa tepat pada saat Indonesia merayakan hari ulang tahun kemerdekaan (HUT) ke-100. Pada 2045 itulah negeri tercinta akan menikmati bonus demografi. Generasi emas usia produktif yang berkarakter, berkompeten, dan berliterasi tinggi diharapkan berlimpah. Impian tersebut sangat mungkin akan gagal jika negeri ini tidak merespons dampak pandemi COVID-19 secara tepat. []

Tags: COVID-19Pendidikan
Share4Tweet3Send
Previous Post

Kematian Akibat COVID-19 di India 2.796 Sehari, Tertinggi Sejak Juli

Next Post

Yaman: Empat Rudal Houthi Hantam Kota Berpenduduk Padat, Marib

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ribuan Peserta Hadiri Multaqa Ilmi Bersama Prof Abdul Somad di Al-Amien Prenduan

Ribuan Peserta Hadiri Multaqa Ilmi Bersama Prof Abdul Somad di Al-Amien Prenduan

5 August 2026
Menjaga Iman dalam Segala Situasi Kehidupan

Menjaga Iman dalam Segala Situasi Kehidupan

7 August 2026
Khotmul Qur’an Ke-18 SIT Insantama Leuwiliang: Cetak Generasi Qur’ani

Khotmul Qur’an Ke-18 SIT Insantama Leuwiliang: Cetak Generasi Qur’ani

6 August 2026
Pendekatan Astronomis Penentuan Awal Ramadhan

Pendekatan Astronomis Penentuan Awal Ramadhan

15 January 2026
Peringati HUT RI Ke-81, PB JATMA ASWAJA Gelar Doa Keselamatan Bangsa di Istiqlal

Peringati HUT RI Ke-81, PB JATMA ASWAJA Gelar Doa Keselamatan Bangsa di Istiqlal

6 August 2026
Menjaga Iman dalam Segala Situasi Kehidupan

Menjaga Iman dalam Segala Situasi Kehidupan

0
saiful falah pemerhati pendidikan

Wilayah Bogor Barat Butuh Keragaman Sarjana

0
Khotmul Qur’an Ke-18 SIT Insantama Leuwiliang: Cetak Generasi Qur’ani

Khotmul Qur’an Ke-18 SIT Insantama Leuwiliang: Cetak Generasi Qur’ani

0
Peringati HUT RI Ke-81, PB JATMA ASWAJA Gelar Doa Keselamatan Bangsa di Istiqlal

Peringati HUT RI Ke-81, PB JATMA ASWAJA Gelar Doa Keselamatan Bangsa di Istiqlal

0
Ribuan Peserta Hadiri Multaqa Ilmi Bersama Prof Abdul Somad di Al-Amien Prenduan

Ribuan Peserta Hadiri Multaqa Ilmi Bersama Prof Abdul Somad di Al-Amien Prenduan

0
Ribuan Santri Gontor Putri Kampus 3 Ikuti Ujian Tulis Awal Tahun

Ribuan Santri Gontor Putri Kampus 3 Ikuti Ujian Tulis Awal Tahun

15 August 2026
Ujian Tulis Persiapan Calon Pelajar di Gontor Putri Kampus 2 Resmi Dibuka

Ujian Tulis Persiapan Calon Pelajar di Gontor Putri Kampus 2 Resmi Dibuka

15 August 2026
PP IKPM Gontor Hadiri Pelantikan IKPM Gontor Demak dan Konsolidasi ke Area Jawa Tengah

PP IKPM Gontor Hadiri Pelantikan IKPM Gontor Demak dan Konsolidasi ke Area Jawa Tengah

15 August 2026
Pelantikan IKPM Gontor Wonosobo, Kuatkan Khidmah Alumni

Pelantikan IKPM Gontor Wonosobo, Kuatkan Khidmah Alumni

15 August 2026
Euforia Apel Tahunan Darel Azhar Rangkasbitung Sukses Tarik Antusiasme Ribuan Peserta

Euforia Apel Tahunan Darel Azhar Rangkasbitung Sukses Tarik Antusiasme Ribuan Peserta

15 August 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Edisi September yang akan datang.
Liputan Khusus :
1. Peta sebaran Pondok Alumni Gontor di Indonesia
2. Prospek dan Tantangan Pondok Alumni-Muadalah
3. KH Hasan Abdullah Sahal: Gontor Sebagai Inspirator Pondok Modern Yang Bersatu
4. Kipran Pondok Pesantren Alumni Gontor di Mancanegarapesan sekarang!
  • KOLEKSI EDISI KHUSUS 100 TAHUN GONTORTiga edisi istimewa telah hadir!
πŸ“– Juli 2026 – Seabad Mendidik Bangsa
πŸ“– Agustus 2026 – UNIDA Gontor Mendunia
πŸ“– September 2026 – Satu Abad, Seribu GontorJadikan ketiganya sebagai koleksi sejarah 100 Tahun Gontor di perpustakaan AndaπŸ›’ Segera pesan sebelum kehabisan!
πŸ”— https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #100tahungontor #gontor100tahun #gontornews
  • Silahkan daftar melalui link ini : https://tinyurl.com/iklan-magonatau link bisa lihat di profile
  • Batas Akhir 7 Agustus 2026
Link Pendaftaran ada di profile"Kesempatan boleh datang berkali-kali, tetapi momen 100 Tahun Gontor hanya terjadi sekali. Jangan hanya menjadi saksi sejarah. Jadilah bagian dari sejarah."
  • Sistim pendafaran otomatis akan tertutup pada tanggal 7 Agustus 2026.
  • Edisi Khusus Majalah Gontor dalam rangka 100 Tahun Gontor. Bulan Juli, Agustus dan September.
Link Pemesanan : Lihat di profile#majalahgontor #gontornews #edisikhsusumajalahgontor #100tahungontor #gontor #gontorputri
  • KHUSUS ALUMNI GONTOR πŸ“£Perkenalkan usaha Anda.
Majalah Gontor Edisi Khusus September 2026 – Spesial 100 Tahun Gontor.βœ”οΈ Perkenalkan usaha Anda kepada ribuan keluarga besar Gontor di seluruh Indonesia.
βœ”οΈ Kontribusi Rp1.500.000.
βœ”οΈ Pendaftaran hingga 7 Agustus 2026 atau kuota terpenuhi.πŸ“ https://tinyurl.com/iklan-magonπŸ“ž 0877-8707-2412 | 0813-1510-6479
  • Ada momen yang bisa diulang, ada pula yang hanya terjadi sekali dalam sejarah. Jangan lewatkan kesempatan memperkenalkan usaha Anda pada Edisi Spesial 100 Tahun Gontor.Link Pendaftaran :
https://tinyurl.com/daftar-umkm-mg#majalahgontor #gontornews #walisantrigontor #gontor
  • Kesempatan yang Tidak Datang Dua KaliJadilah bagian dari Edisi Khusus Majalah Gontor September 2026 dalam rangka 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Kami mengundang Wali Santri Gontor yang memiliki usaha untuk memperkenalkan produknya kepada ribuan keluarga besar Gontor di seluruh Indonesia melalui edisi koleksi yang akan menjadi bagian dari sejarah.πŸ“Œ Kontribusi seikhlasnya
πŸ“Œ Syarat: Anak masih aktif sebagai santri Gontor
πŸ“Œ Pendaftaran hanya sampai 7 Agustus 2026Kirimkan:
βœ… Logo Usaha
βœ… Foto Produk
βœ… Deskripsi Singkat
βœ… Website/Sosial Media (jika ada)πŸ“² Daftar sekarang:
https://tinyurl.com/daftar-umkm-mgπŸ“ž Informasi:
0877-8707-2412
0813-1510-6479#majalahgontor #100tahungontor #walisantri #pengusahamuslim #gontornews #pesantrengontor #gontor

Β© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
β–²
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result