Malang, Gontornews — IMLA Indonesia adalah Perkumpulan Pengajar Bahasa Arab Indonesia baik guru maupun dosen yang merupakan singkatan dari Ittihaad Mudarrisi Al-Lughah Al-Aarabiyah atau Arabic Teachers Association of Indonesia.
Kepada Gontornews.com, Dr Zakiyah Arifah, alumnus Gontor Putri 1998 dan Pengurus IMLA Indonesia menjelaskan bahwa IMLA telah dirintis salah satunya oleh alumnus Gontor Putra, Drs Ahmad Fuad Effendi MA, alumnus Gontor Putra tahun 1960-an (abu sittin).
Organisasi ini sendiri berdiri pada 25 September 1999 di Malang, Jawa Timur, dalam muktamar yang pertama. Pemrakarsa (muassis) pembentukan IMLA pada waktu awalnya adalah Drs Ahmad Fuad Effendi MA, Dekan Fakultas Sastra Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Malang (sekarang Universitas Negeri Malang) bersama Prof Dr Taufik A Dardiri MS, Dekan Fakultas Adab Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, dan Prof Dr Syamsul Hadi MA Pembantu Dekan III, Dosen Jurusan Sastra Arab Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Sedangkan Ketua Umum pertama terpilih adalah Drs Ahmad Fuad Effendi MA yang merupakan alumnus Pondok Gontor Ponorogo.
Latar belakang pendorong berdirinya IMLA Indonesia ini ialah pertama, meskipun Bahasa Arab telah lama dikenal orang Indonesia, yakni sejak masuknya Islam pada abad ke dua belas Masehi, namun pembelajaran dan pengembangan Bahasa Arab, seakan-akan jalan di tempat.
Kedua, mendesaknya kebutuhan akan sebuah organisasi profesi yang mengemban tugas peningkatan kompetensi profesional dan pedagogik serta taraf hidup, maknawi dan materi, dosen Bahasa Arab di Indonesia, berdasarkan integrasi pengetahuan dan integritas karakter.
Ketiga, meningkatnya permintaan akan pengembangan kebudayaan dan karakter bangsa dalam rangka pembangunan berkelanjutan sebagai respon global terhadap tantangan dan bahaya yang mengancam peradaban manusia saat ini. Maklum, pengembangan bahasa dan integrasi pengetahuan menduduki jantung pengembangan tersebut.
IMLA Indonesia sekarang telah berumur 24 tahun dan telah melakukan kegiatan Pertemuan Internasional Bahasa Arab (PINBA) setiap dua tahun sekali dan Muktamar setiap empat tahun sekali. PINBA dan Muktamar 2023 telah dilaksanakan di Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram pada 6-8 September 2023, dan terpilih Ketua Umum, Sekretaris Jenderal, serta Bendahara Umum. Selanjutnya ikut terbentuk juga kepengurusan lengkap untuk periode tahun 2023-2027.
Beberapa alumni Gontor dari berbagai afiliasi yang aktif di IMLA Indonesia terpilih menjadi pengurus pada periode ini, diantaranya yaitu Prof Dr Wildana Wargadinata (UIN Malang), Majlis Wali Amanat (Sekjen IMLA (2015-2019), Dr Arman Husni (UIN Bukittinggi), Wakil Ketua II, KH Anang Rikza M PhD (PP Tazakka), Ketua IV, serta Thontowi MHum (UAD Jogja), Wakil Ketua IV.
Kemudian ada juga Dr Zakiyah Arifa (UIN Malang), Ketua Divisi Penerbitan & Publikasi, Dr M Yunus Anis (UNS Surakarta), Sekretaris Divisi Penerbitan & Publikasi, Fathul Jannah MPdI (MA Hasyim Asyari Sby), Divisi Sistim Informasi, Yoke Suryadarma MPdI (Unida Gontor), Divisi Kerjasama Dalam Negeri, juga Dr Abdul Hafidz Zeid (Unida Gontor), Divisi Kerjasama Luar Negeri.
Selain itu turut bergabung juga Dr Imam Wicaksono Lc MA (UGM), Divisi Pengembangan Usaha, Dr M Irfanuddin K (Universitas Darunnajah), Divisi Pengembangan Usaha, M Muhajir Lc MPd (UMY), Sekretaris Divisi Perwakafan, Dr Ana Taqwa Wati (UMY), Divisi Perwakafan, Syahrudin MSc (Unida Gontor), Divisi Perwakafan, dan Oyong Sofyan, PhD (PP Tazakka), Divisi Perwakafan.
Semoga semua alumni Gontor Putra dan Putri yang tengah berjuang dalam komunitas IMLA Indonesia tersebut bisa betul-betul mendedikasikan ilmunya untuk kebangkitan umat Islam ke depan. [Edithya Miranti]























