Padang Pariaman, Gontornews — Sabtu (22/11/2025) menjadi momen perdana Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) Yasmin International Boarding School mengundang sekolah-sekolah SD/MI dan setaranya dalam ajang kompetisi di empat bidang lomba, yaitu Lomba Musabaqah Hifzil Qur’an (MHQ), Lomba Tartil Qur’an, Lomba Cerdas Cermat, dan Lomba Mewarnai Kaligrafi.
Acara yang diikuti oleh ratusan peserta dari puluhan sekolah di Sumatera Barat ini berlangsung meriah. Walaupun ditemani hujan, semua peserta tetap semangat dalam menjalani lomba.
“Pembukaan open house ini dihadiri oleh para tokoh setempat, di antaranya Ketua Pucuak Adat Minangkabau, Rajo Sampono, perwakilan kecamatan, Mak Kece, dan Ikatan Perempuan Talao Mundam (IPTL),” terang Ustadzah Ryan Febrianti, Kepala Sekolah SMPIT Yasmin kepada Gontornews.com.
Dalam sambutannya, Prof Dr Eka Putra Wirman Lc MA, selaku Pengasuh Yasmin International Boarding School mengatakan bahwa acara open house ini sebagai ajang silaturahmi Yasmin dengan berbagai pihak, masyarakat setempat, sekolah-sekolah, dan instansi-instansi terkait. “Agar keberadaan Yasmin yang baru berjalan empat bulan ini lebih dikenal lagi,” ujarnya.
Dengan mengusung tema “Bermain, berpikir, dan berprestasi,” acara open house tidak hanya diisi dengan berbagai perlombaan saja, tetapi juga mensyiarkan keunggulan-keunggulan Yasmin, seperti penampilan Bahasa Mandarin oleh santriwati Yasmin, dan master of ceremony dengan tiga bahasa (Bahasa Inggris, Arab, juga Mandarin) yang diisi oleh santriwati. Semua kegiatan ini pun melibatkan seluruh santriwati dalam kepanitiaan.
Di akhir acara, sebelum pengumuman pemenang perlombaan, seluruh peserta diajak untuk mengikuti dua dari sekian banyak ekstrakurikuler yang ada di Yasmin, yakni berkuda dan memanah. Semua pun tampak bahagia dan sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan ini.
“Semoga dengan adanya kegiatan open house ini, Yasmin dapat lebih dikenal luas oleh masyarakat dan menyadarkan para orangtua untuk menitipkan pendidikan terbaik anak-anaknya di Yasmin International Boarding School,” tutup alumnus Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 2005 itu. [Edithya Miranti]























