Riyadh, Gontornews — Gerakan anti-korupsi Arab Saudi makin melebar setelah salah satu pengusaha teratas negara itu dilaporkan ditahan, rekening dibekukan, dan pemerintah membuat daftar larangan terbang bagi terduga korupsi.
Pada hari Senin (6/11), Nasser bin Aqeel al-Tayyar, seorang anggota dewan di perusahaan perjalanan terbesar Arab Saudi, dilaporkan masuk daftar tahanan. Dia termasuk pejabat dan pengusaha paling berpengaruh di Saudi.
Aljazeera menulis, di antara mereka yang ditahan adalah 11 pangeran, empat menteri dan sejumlah mantan menteri.
Inilah langkah dramatis yang dilakukan oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman untuk menegaskan kekuasaannya di negara itu.
Pada hari Sabtu, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud mengumumkan bahwa putranya, putra mahkota, akan mengawasi sebuah komisi anti-korupsi yang baru dibentuk yang akan membersihkan negara dari para koruptor. [Rusdiono Mukri]























