pesanan-baju-kaos
28 °c
Pecenongan
Sun
Mon
Saturday, 7 November, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Mahfudzat

Hakikat Manusia Merdeka

Oleh Fahman Mumtazi

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
9 years ago
in Mahfudzat
0
Hakikat Manusia Merdeka

Seorang budak dipukul dengan tongkat, dan orang merdeka cukup dengan isyarat.

Kata budak dalam bahasa Inggris disebut slave, diambil dari kata slav, merujuk kepada bangsa Slavia (kini Eropa Timur) yang banyak ditangkap dan dijadikan budak saat peperangan pada awal abad pertengahan, yaitu periode sejarah Eropa sejak bersatunya kembali daerah bekas kekuasaan Romawi Barat di bawah prakarsa Raja Charlemagne pada abad ke-5 Masehi hingga munculnya monarki-monarki nasional.

Ketika itu dimulai penjelajahan samudera, kebangkitan humanisme, serta reformasi Protestan dengan dimulainya renaisans pada 1517. Namun, praktik perbudakan terjadi jauh sebelum itu. Buktinya, ditemukan makam prasejarah di Mesir Bawah yang diperkirakan ada sejak 8000 SM yang menandakan bahwa masyarakat Libya telah memperbudak suatu suku.





Pada catatan terawal, perbudakan sudah dianggap sebagai institusi yang mapan. Kode Hammurabi (1760 SM) contohnya, menyatakan bahwa hukuman mati dijatuhkan bagi siapa saja yang membantu seorang budak melarikan diri sebagaimana orang yang menyembunyikan buronan.

BACA JUGA

Disiplin Waktu Tanpa Malu

Resolusi untuk Revolusi

Mengamalkan Ilmu

Adab dan Syarat Menuntut Ilmu

Letak Kemuliaan Seseorang

Perbudakan dikenal hampir dalam semua peradaban kuno, termasuk Sumeria, Mesir Kuno, Tiongkok Kuno, Imperium Akkad, Asiria, India Kuno, Yunani Kuno, Kekaisaran Romawi, orang Ibrani di Palestina dan masyarakat sebelum Columbus di Amerika.

Institusi tersebut berupa gabungan dan perbudakan-hutang, hukuman atas kejahatan, perbudakan terhadap tawanan perang, penelantaran anak, dan anak dari rahim seorang budak. Hidup menjadi seorang budak bukanlah impian manusia mana pun di bumi ini.



Budak adalah manusia yang terenggut hak asasinya sebagai manusia bebas dan bermartabat. Mereka adalah manusia yang tereksploitasi secara fisik maupun psikis. Apapun yang dikehendaki tuannya harus dilakukan. Jika tidak, hukuman pun menanti.

Kehidupan para budak sungguh menyedihkan, dalam kasus perbudakan yang terjadi di Amerika pada abad ke14 sampai abad ke-18, setiap hari mereka harus bekerja keras dari matahari terbit hingga terbenam, tanpa gaji dan mendapat perlakuan kasar.

Untuk tempat berlindung, para budak harus membangun rumahnya sendiri dengan bahan seadanya. Sedangkan untuk makan, mereka makan makanan seadanya. Dalam setahun hanya diberi tiga pakaian. Mereka dilarang untuk berbicara dengan sesama budak dengan bahasa mereka.

Para budak tidak diperbolehkan belajar membaca dan menulis, namun pada hari Ahad mereka diizinkan ke gereja. Jika lalai dalam melaksanakan perintah tuannya, siksaan berupa cambuk, pukulan, dan tendangan siap menanti.

Tidak bisa dibayangkan betapa perihnya hidup menjadi seorang budak. Namun, praktik perbudakan ini hilang secara berangsur di Amerika di bawah Presiden Abraham Lincoln (1863) melalui dekrit Proclamation of Emancipation.

Efek perbudakan tidak serta-merta tuntas dalam kurun waktu beberapa tahun saja, tapi masih kita rasakan sampai sekarang. Munculnya rasisme di berbagai belahan dunia adalah sisa-sisa paham yang sulit hilang.

Teori evolusi yang digagas Darwin juga turut menambah subur praktik perbudakan yang terjadi. Ini menarik jika dilihat dari sudut pandang teologi, di mana manusia berada di posisi hamba yang harus patuh kepada Tuhan. Jika memang demikian, lalu pukulan dan siksaan seperti apa yang Tuhan berikan kepada manusia untuk mengikuti perintah-Nya? Benarkah kita telah merasakan hal itu selama hidup? Tersiksakah manusia selama hidup di dunia?

Tuhan tidak menganggap manusia sebagai makhluk yang harus dikekang dan dibatasi. Manusia dianggap mampu mempertanggungjawabkan perbuatannya selama di dunia. Manusia bebas memilih, namun Tuhan memberikan isyarat-isyarat dan petunjuk dalam Kitab Suci. Maka menjadi manusia adalah menjadi makhluk yang bebas, merdeka, dan lepas dari kekangan.

Manusia dikatakan budak atau hamba adalah mereka yang menyiksa diri sendiri, menyiksa nuraninya sebagai seorang manusia. Mereka tidak merasa sakit secara fisik, tetapi sakit secara hati dan nurani. Tertawa setelah melakukan yang diingkari hatinya adalah sebuah bentuk kebohongan. Mereka telah melakukan kekeliruan. Artinya, mereka menolak kemerdekaan dengan mengindahkan isyarat dan memilih menjadi budak Tuan yang lain.

Siapa Tuan yang memalingkan mereka dari sebaikbaiknya Tuan? Yaitu Tuan Nafsu dan keserakahan. Budak nafsu akan selalu menyiksa nuraninya, sedangkan orang yang merdeka adalah mereka yang mampu menangkap isyarat dan melaksanakan perintah Tuannya.[]

Tags: BudakMerdeka
Share300Tweet188Send
Previous Post

Keabadian Persahabatan Hakiki

Next Post

Aktivis Tuntut Inggris Batalkan Kunjungan Mohammed Bin Salman

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

29 October 2026
KH Izzat Fahd Ajak Santri Baitul Arqom Jember Selalu Menjaga dan Memperjuangkan Pondok

KH Izzat Fahd Ajak Santri Baitul Arqom Jember Selalu Menjaga dan Memperjuangkan Pondok

2 November 2026
Perkuat Branding & Promosi Kampus, UNIDA Gontor Gandeng Primago Consulting Depok

Perkuat Branding & Promosi Kampus, UNIDA Gontor Gandeng Primago Consulting Depok

30 October 2026
IAEI Turkiye Sukses Gelar Forum Ekonomi Islam Dunia 2026

IAEI Turkiye Sukses Gelar Forum Ekonomi Islam Dunia 2026

1 November 2026
Ketika Nasihat Tak Lagi Menyentuh Hati

Ketika Nasihat Tak Lagi Menyentuh Hati

30 October 2026
Universitas Pancasila Jakarta Kukuhkan Dua Guru Besar

Universitas Pancasila Jakarta Kukuhkan Dua Guru Besar

0
Marching Band Gontor Ikut Kompetisi Piala Raja Hamengkubuwo X

Marching Band Gontor Ikut Kompetisi Piala Raja Hamengkubuwo X

0
masjid asmaul husna

Masjid 99 Kubah, Keindahan Arsitektur dengan Filosofi Asmaul Husna

0
roni punk

Roni Bodax: Anak Jalanan yang Menemukan Jalan Hijrah

0
Menko PM Muhaimin Iskandar Apresiasi Pesantren Al Hikmah 2 Bumiayu

Menko PM Muhaimin Iskandar Apresiasi Pesantren Al Hikmah 2 Bumiayu

0
Universitas Pancasila Jakarta Kukuhkan Dua Guru Besar

Universitas Pancasila Jakarta Kukuhkan Dua Guru Besar

6 November 2026
Menko PM Muhaimin Iskandar Apresiasi Pesantren Al Hikmah 2 Bumiayu

Menko PM Muhaimin Iskandar Apresiasi Pesantren Al Hikmah 2 Bumiayu

5 November 2026
Kemenag Lantik 15 Anggota Majelis Masyayikh 2026-2031

Kemenag Lantik 15 Anggota Majelis Masyayikh 2026-2031

5 November 2026
roni punk

Roni Bodax: Anak Jalanan yang Menemukan Jalan Hijrah

5 November 2026
masjid asmaul husna

Masjid 99 Kubah, Keindahan Arsitektur dengan Filosofi Asmaul Husna

5 November 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alhamdulillah, Pre-Order dibuka lagi, kini tersedia Crewneck Sweatshirt. Tersedia saat ini Warna :

1. Black
2. Navy
3. Maroon
4. Army
5. Light Pink

Silahkan di pesan melalui link :
https://tinyurl.com/pesan-baju/

atau bisa lihat link di profile

#majalahgontor
#gontornews
  • Bazar Buku. Silahkan japri untuk pemesanan via instagram hari ini.
  • Buku ini ditulis untuk kamu yang sedang atau pernah menjalani kehidupan di pesantren. Pesan sekarang atau kunjungi stan Majalah Gontor di ESPECTO BAZAR.
  • ESPECTOR BAZAR AL HASSAN BEKASI 24 - 25 OKTOBER 2026.  DAPATAKAN DISKON 15% BAGI PEMESAN BUKU INI VIA INSTAGRAM. 
BELUM TERMASUK ONGKIR. 
UNTUK PEMESANAN BISA JAPRI ADMIN.
  • Assalamu
  • Pre Order dibuka kembali hingga 25 Oktober 2026

Link pembelian bisa dilihat di bagian akhir gambar atau di profile.
atau bisa langsung ke link dibawah ini :
https://tinyurl.com/pesan-baju

#majalahgontor 
#gontornews
  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133

untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah

#majalahgontor 
#gontornews 
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.

#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025

Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan: 
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-

Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802

Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews 

#majalahgontor 
#majalahgontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result