pesanan-majalah-edisi-khusus
33 °c
Pecenongan
Sun
Mon
Saturday, 12 September, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Mahfudzat

Disiplin Waktu Tanpa Malu

Oleh Ilhamuddin Ahmad Al Farisi, Guru SDIT Harapan Umat Jember, Alumni Gontor 2012

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
14 March 2025
in Mahfudzat
0
Disiplin Waktu Tanpa Malu

Foto: Islamic Center - UAD

الوَقْتُ أَثْمَنُ مِنَ الذَّهَبِ

“Waktu itu lebih berharga daripada emas.”

Bagi masyarakat kita, menyelenggarakan acara tepat waktu masih menjadi barang langka, baik forum resmi maupun nonresmi. Ada seseorang yang berusaha datang sesuai jadwal atau undangan, tapi justru dianggap sebagai sosok yang kaku dan tidak fleksibel. Keterlambatan menjadi hal lumrah karena dianggap tidak menimbulkan dampak negatif.

Bahkan di forum lain, meski ada himbauan untuk rapat tepat waktu, nyatanya keterlambatan masih dipandang wajar dan biasa. Kebiasaan ini sudah menjadi tradisi yang mengakar di sebagian besar masyarakat kita. Akhirnya, yang disiplin tepat waktu tak dihargai dan yang selalu ngaret dibiarkan mengulangi lagi.

Dalam konteks sehari-hari, ngaret merujuk pada kebiasaan menunda atau tidak disiplin dalam menghargai waktu. Sosiolog dan peneliti independent, Bayu A. Yulianto, mengatakan bahwa ngaret bagi orang Indonesia menjadi sebuah kebiasaan yang semakin buruk sejak tahun 1980-an sehingga menjadi tradisi yang sulit ditinggalkan.

BACA JUGA

Resolusi untuk Revolusi

Mengamalkan Ilmu

Adab dan Syarat Menuntut Ilmu

Letak Kemuliaan Seseorang

Tak Pernah Putus Harapan

Budaya ngaret ini terjadi karena beberapa faktor. Pertama, adanya norma sosial yang menganggap keterlambatan sebagai hal yang biasa, membuat orang merasa tidak perlu terlalu menghargai waktu. Dalam beberapa budaya atau lingkungan, keterlambatan tidak dianggap serius sehingga mempengaruhi pandangan individu terhadap etika waktu.

Kedua, budaya fleksibel seringkali berujung pada penundaan sehingga acara tidak dimulai tepat waktu. Menunda pekerjaan yang melibatkan kepentingan banyak orang menunjukkan lemahnya seseorang dalam menentukan skala prioritas. Orang yang menunda seringkali merasa bahwa dia memiliki lebih banyak waktu dari yang dibutuhkan.

Dalam sebuah instansi atau organisasi, dibutuhkan kesungguhan dari pemangku kebijakan untuk membuat regulasi yang jelas agar efek budaya fleksibel tidak menjamur. Jika selalu dibiarkan tanpa ada pemikiran serius, akan menjadi sumber konflik interpersonal karena ketidakpastian waktu bisa mengganggu jadwal dan rencana orang lain.

Ketiga, kurangnya kesadaran akan pentingnya disiplin waktu, baik dalam konteks pribadi maupun profesional. Banyak orang yang masih menganggap waktu luang sebagai hal yang positif, dihabiskan untuk bersantai atau bersenang senang. Mereka tidak merasa bersalah, meski itu mungkin harus mengabaikan tugas yang lebih penting.

Miliu yang kurang membentuk kesadaran akan harga sebuah waktu juga turut menyumbang munculnya asumsi keliru tentang nilai disiplin waktu. Jika kesadaran individu tidak tumbuh, tentu berdampak pada profesionalisme dan kredibilitas sehingga berpotensi merugikan karier dan reputasi di lingkungan masyarakat maupun dunia kerja.

Sebagai seorang Muslim, kita seharusnya memiliki shibgah dalam diri, yakni mental bekerja secara profesional. Seperti yang termaktub dalam bait mahfudzat di atas yang menghargai nilai tinggi sebuah waktu.

Mari kita coba mengubah cara pandang kita terhadap waktu dengan  menentukan nilai waktu (the value of time). Sebagai contoh, seseorang melabeli waktunya dengan harga 1 gram emas atau kisaran Rp1.500.000 per jam. Jika ia gagal memanfaatkan waktu 1 jam saja, maka seakan-akan ia telah melenyapkan uang sebesar itu. Bagaimana jika ia menelantarkan waktu 2, 3, 4, bahkan 5 jam per hari? Tentu ia sudah banyak merugikan diri sendiri. Wallahu A’lam.

Tags: EmasTerlambatWaktu
Share9Tweet6Send
Previous Post

Percaya dan Mengerti (Bagian Kedua)

Next Post

Islamisasi Ilmu Pengetahuan

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

6 September 2026
Lulus Tahsin, 60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Naik Level ke Program Tahfizh

Lulus Tahsin, 60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Naik Level ke Program Tahfizh

6 September 2026
60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Ikuti Haflah Tilawatil Qur’an Ke-5

60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Ikuti Haflah Tilawatil Qur’an Ke-5

5 September 2026
Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

9 September 2026
YMI Peduli Wakafkan 100 Sepeda kepada Gontor

YMI Peduli Wakafkan 100 Sepeda kepada Gontor

3 September 2026

Gontor Pelopor Penulisan Al-Qur’an

0
Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

0
Penutupan Festival Kaligrafi Internasional Hadirkan Tokoh Mancanegara

Penutupan Festival Kaligrafi Internasional Hadirkan Tokoh Mancanegara

0
Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

0
Festival Kaligrafi Internasional 100 Tahun Gontor Resmi Dibuka

Festival Kaligrafi Internasional 100 Tahun Gontor Resmi Dibuka

0

Gontor Pelopor Penulisan Al-Qur’an

12 September 2026
Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

11 September 2026
Penutupan Festival Kaligrafi Internasional Hadirkan Tokoh Mancanegara

Penutupan Festival Kaligrafi Internasional Hadirkan Tokoh Mancanegara

11 September 2026
Festival Kaligrafi Internasional 100 Tahun Gontor Resmi Dibuka

Festival Kaligrafi Internasional 100 Tahun Gontor Resmi Dibuka

9 September 2026
Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

9 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result