pesanan-baju-kaos
36 °c
Pecenongan
Thu
Fri
Wednesday, 21 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Laput

Ketika Pesantren Jadi Pilihan

Oleh Mohamad Deny Irawan

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
2 August 2019
in Laput
0
Ketika Pesantren Jadi Pilihan

Tanpa keikhlasan, kesabaran, ketawakalan serta niat untuk mendapatkan pendidikan terbaik bagi kehidupan dunia dan akhirat, mustahil orangtua akan memasukkan anaknya ke pesantren. Mengapa antusiasme masyarakat terhadap pesantren meningkat?

Kala itu, jam tangan menunjukkan pukul 01.45 WIB dini hari. Rombongan calon santri asal Bekasi datang berbondong-bondong dengan menggunakan dua bus pariwisata tiba di Pondok Modern Darussalam Gontor 2 Madusari, Siman, Ponorogo. Tidak ada yang menyangka, waktu kedatangannya bisa sedemikian cepat melebihi prediksi waktu tahun-tahun sebelumnya.

Meski datang di waktu dini hari, saat banyak orang memilih untuk tidur nyenyak dan berselimut, calon santri beserta wali asal Bekasi tetap diterima meski tidak mendapatkan tempat tidur yang layak. Terlebih, waktu pendaftaran baru dibuka pada pukul 08.00 WIB pagi.

Maka dengan sangat terpaksa dan penuh kepasrahan, mereka pun tidur di tempat yang tidak umum disertai dengan tiupan angin malam yang sedemikian dingin di Ponorogo kala itu. Namun, mereka pun sadar, mendaftarkan anak ke pesantren tidak semudah mendaftarkan anak di sekolah-sekolah umum yang hanya ‘pusing’ memikirkan sistem zonasi atau semacamnya. Karena mendaftarkan anak ke pesantren manapun membutuhkan perjuangan, kesabaran, keikhlasan serta ekstra tawakal.

BACA JUGA

Jejak Pengusaha Alumni Gontor: Dari Dunia Usaha ke Pendidikan

Menghidupkan Kembali Budaya Baca

Guru Berperan Menanamkan Adab

Menjaga Fitrah dan Istiqamah Pasca-Ramadhan

Perintah Menjaga Lingkungan Hidup

Kisah serupa tapi lebih tragis pun terjadi di Pondok Modern Gontor Putri 1 Mantingan, Ngawi, ketika rombongan calon santri datang lebih cepat, pukul 23.00 WIB meski berangkat dari Bekasi pukul 15.00 WIB sore. Sebanyak tiga bus yang digunakan mengangkut calon santri tidak dapat masuk ke Pondok karena salah satu peraturan di Gontor Putri mengharamkan tamu masuk lebih dari pukul 22.00 WIB.

“Mohon maaf, bapak ibu sekalian tidak boleh memasuki area pondok karena sudah melewati batas waktu. Sekali lagi kami mohon maaf,” tutur salah seorang staf Pengasuhan Santri kepada rombongan asal Bekasi dengan bahasa sopan dan gestur wajah santun khas pesantren.

Sang Ketua rombongan, yang pernah nyantri di Gontor, pun mengamini aturan tersebut dan tidak bisa berbuat apa-apa. Pondok dengan tegas menerapkan aturan yang telah dibuat.



“Mohon maaf, bapak ibu sekalian. Malam ini, dengan amat disayangkan, bapak ibu harus rela ngemper mencari tempat tidur di sejumlah tempat yang ada,” kata salah seorang panitia kepada para wali santri.

“Jadi malam ini kita ngemper di mana, Ustadz?” tanya salah seorang wali.

“Bebas bapak ibu, di mana saja asal tidak bergerombol. Yang penting, besok pukul 06.30 WIB, rekan-rekan bisa berkumpul di depan mini market untuk mengikuti proses pendafaran,” jawab Nurkholis Faqih, sang ketua rombongan.

Berdasarkan data yang dirilis oleh panitia ujian masuk (Panjimas) PMDG, jumlah calon pelajar yang mendaftar masuk ke PMDG tahun ajaran 1440-1441/2019-2020 mencapai 3.714 siswa. Sedangkan calon pelajar yang mendaftar di Gontor Putri mencapai 3.407 orang. Jika ditotal dengan jumlah calon pelajar di luar Jawa, maka Pondok Modern Darussalam Gontor menerima setidaknya 7.605 calon pelajar.

Pertanyaannya, apakah 7.605 calon pelajar itu diterima semua? Ternyata, Panjimas mengatakan tidak. Tercatat, ada 890 calon pelajar putra dan 738 calon pelajar putri yang tidak diterima. Jika ditotal, jumlah calon pelajar yang belum diterima berjumlah 1.638 siswa dari seluruh Indonesia.

Belajar Kehidupan di Pesantren

Pertanyaan selanjutnya apakah calon santri yang tidak diterima lantas mengendur semangatnya untuk belajar di pesantren? Ternyata jawabannya juga tidak. Zunaedy, misalnya, salah seorang wali santri yang mendaftarkan kedua putranya, kakak beradik. Ia harus menerima kenyataan bahwa hanya satu orang putranya yang diterima di Gontor 6 Magelang. Sedangkan satu putra lainnya belum diterima dan memilih masuk ke pondok pesantren alumni Gontor, Al-Khoir, di Ponorogo.

“Kakak adik terpisah ratusan kilometer, dan juga tidak berada di pesantren yang sama. Tapi, Alhamdulillah kegagalan yang diterima putra saya dapat disikapi dengan bijak. Anak saya memutuskan untuk belajar lagi sebagai persiapan ujian masuk Gontor tahun depan,” tutur Zunaedy kepada Majalah Gontor.

“Yang terpenting, semangat belajar di Gontor sudah tertanam di dalam benak putra saya. Saya sangat bersyukur,” tambahnya.

Lain lagi dengan Erizal Aprianto, wali dari calon pelajar putri Balqis Ghinaya Eridia. Saat putrinya dinyatakan belum mendapatkan kesempatan mondok di Gontor, orangtuanya lantas mendaftarkan putrinya ke Pondok Pesantren Darussalam Rajapolah, Tasikmalaya, Jawa Barat. Baginya, menempa pendidikan di pesantren di Tasikmalaya merupakan pilihan terbaik untuk saat ini.

“Putri saya meneruskan pendidikannya di Darussalam Tasikmalaya. Saya pikir, lebih tepat baginya berada di Darussalam Tasikmalaya untuk sementara,” ungkapnya.

“Setidaknya, di Pondok (Pesantren Darussalam Rajapolah) itu kurikulumnya seperti di Gontor dan berada di Jawa Barat. Itu seperti doa dan harapan kakek neneknya,” jelasnya.

Pendidikan Mental, Akhlak dan Life Skill

Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Rajapolah, Tasikmalaya, KH Ahmad Deni Rustandi menjelaskan bahwa saat ini pihaknya menerima calon pelajar yang lebih banyak dari tahun lalu. Pihak pesantren telah menerima pendaftaran calon pelajar tahun ajaran 1440-1441/2019-2020 sebanyak 537 calon pelajar. Namun, karena terbatasnya kapasitas pesantren, sarana dan prasarana membuat pihak pondok hanya menerima 250 santri saja.

Pria yang sempat mengemban amanah sebagai staf Pengasuhan Santri PMDG itu menyebutkan ada lima alasan masyarakat semakin antusias untuk memondokkan putra-putrinya ke pesantren.

Pertama, meningkatnya pemahaman keislaman di kalangan masyarakat. Kedua, buruknya kondisi lingkungan masyarakat yang dinilai sudah tidak cukup kondusif untuk peningkatan mentalitas akhlak.

Ketiga, para orangtua berharap agar anak-anaknya menjadi shalih dan shalihah, berbakti kepada orangtua dan berguna bagi agama, nusa dan bangsa.

Keempat, pendidikan pesantren lebih siap dalam pembentukan karekter anak. Kelima, batin orangtua akan lebih tenang ketika anak di pondok.
“Dengan menyeimbangkan ilmu agama dan umum, Panca Jiwa dan motto pondok, ditambah pendidikan keterampilan hidup (life skill) dalam organisasi kepemimpinan serta ekstrakurikuler membuat pesantren unggul terutama dalam pembentukan karakter anak,” paparnya.
“Orangtua pun bisa tenang saat anaknya mengenyam pendidikan di pondok. Mereka tidak khawatir dengan pengaruh negatif masyarakat yang bisa saja menjangkiti mereka,” ujarnya.
Pernyataan senada disampaikan oleh Pimpinan Pondok Baitul Hidayah, Panyandaan, Mandala Mekar, Bandung, Dr KH Iwan Sofyan. Ia menilai, antusiasme masyarakat untuk memondokkan anaknya meningkat dari tahun ke tahun.

Untuk tahun ajaran 1440-1441/2019-2020, misalnya, Pondok Pesantren Baitul Hidayah yang menerima pendaftaran santri di bulan Maret, mencapai 227 calon pelajar.

Namun, karena terbatasnya kapasitas, sarana dan prasarana membuat pihak pondok hanya menerima 84 santri saja. Belakangan, Baitul Hidayah juga menerima 15 santri yang tidak diterima di Gontor.

“Betul sekali. Tahun ini antusiasme masyarakat tuntuk menyekolahkan anaknya di pesantren luar biasa meningkat. Saat ini, pesantren jadi tujuan utama,” kata kiai peraih gelar Doktor Ekonomi dari Universitas Padjadjaran tersebut.

“Baitul Hidayah yang membuka pendaftaran sepanjang bulan Maret 2019 mendapatkan sekitar 227 calon santri. Padahal, pada tahun-tahun sebelumnya, kami harus membuka pendaftaran hingga gelombang kedua dan tahun ini kami tidak membuka pendaftaran gelombang kedua,” tambahnya kepada Majalah Gontor.

Lebih lanjut, Ustadz Iwan menjelaskan, kekhawatiran orangtua terhadap buruknya pergaulan di luar membuat pesantren menjadi pilihan utama dibanding sekolah-sekolah umum seperti SMP/sederajat ataupun SMA/sederajat.

“Rata-rata, alasan di balik meningkatnya antusiasme para wali untuk memondokkan anaknya karena mereka khawatir dengan pergaulan dan cara hidup anak muda sekarang,” terangnya.

“Faktor pendukung lain, yang diberikan oleh Baitul Hidayah, adalah status pondok yang sudah mu’adalah dan memiliki program ihyā al-qur’an,” tandas alumnus PMDG tersebut.

Jadi, masihkah Anda ragu dengan pesantren? “Sal Ḍamīruka! (Tanya hati kecilmu!),” kata Pimpinan PMDG, KH Abdullah Syukri Zarkasyi. []

Tags: GontorPesantren
Share197Tweet123Send
Previous Post

Indonesia dalam Isu Global Terorisme

Next Post

Pesantren Sebagai Pilihan Utama

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kesyukuran Wisuda Angkatan Ke-11 STKQ Al-Hikam Depok Hadirkan Puluhan Lulusan Berkualitas

Kesyukuran Wisuda Angkatan Ke-11 STKQ Al-Hikam Depok Hadirkan Puluhan Lulusan Berkualitas

19 October 2026
Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

15 October 2026
Tidak Hanya Luluskan Wisudawan, STKQ Al-Hikam Depok Mulai Lahirkan Sebelas Wisudawati Terbaik

Tidak Hanya Luluskan Wisudawan, STKQ Al-Hikam Depok Mulai Lahirkan Sebelas Wisudawati Terbaik

19 October 2026
Gontor Maju Karena Keharmonisan & Ukhuwwah

Pesan Kiai Gontor tentang Jabatan dan Gelar (Akademik)

16 October 2026
UNIDA Gontor Gelar Ramadhan Ceria di Dusun Ngetrep

Internalisasi Keimanan Anak Usia Sekolah Dasar: Sinergi Pembinaan Keluarga dan Lingkungan Sosial

16 October 2026
Mahasiswa AFI UNIDA Gontor Belajar Menjadi Pemimpin dan Ayah di Rumpun Nurani

Mahasiswa AFI UNIDA Gontor Belajar Menjadi Pemimpin dan Ayah di Rumpun Nurani

0
Tere Liye Motivasi Santri Galakkan Dunia Tulis Menulis

Tere Liye Motivasi Santri Galakkan Dunia Tulis Menulis

0
Pembukaan PELITA, Ustadz Suharto Tekankan Pentingnya Literasi dan Peran Santri dalam Mengembangkannya

Pembukaan PELITA, Ustadz Suharto Tekankan Pentingnya Literasi dan Peran Santri dalam Mengembangkannya

0
Rayakan Milad 16 Tahun: Penerbit Rene Turos Bagikan 1.600 Buku kepada Pembaca dan Komunitas

Rayakan Milad 16 Tahun: Penerbit Rene Turos Bagikan 1.600 Buku kepada Pembaca dan Komunitas

0
Darul Falah Sukorejo Bedah Buku Karya Habiburrahman El Shirazy

Darul Falah Sukorejo Bedah Buku Karya Habiburrahman El Shirazy

0
Tere Liye Motivasi Santri Galakkan Dunia Tulis Menulis

Tere Liye Motivasi Santri Galakkan Dunia Tulis Menulis

21 October 2026
Mahasiswa AFI UNIDA Gontor Belajar Menjadi Pemimpin dan Ayah di Rumpun Nurani

Mahasiswa AFI UNIDA Gontor Belajar Menjadi Pemimpin dan Ayah di Rumpun Nurani

21 October 2026
Pembukaan PELITA, Ustadz Suharto Tekankan Pentingnya Literasi dan Peran Santri dalam Mengembangkannya

Pembukaan PELITA, Ustadz Suharto Tekankan Pentingnya Literasi dan Peran Santri dalam Mengembangkannya

21 October 2026
Rayakan Milad 16 Tahun: Penerbit Rene Turos Bagikan 1.600 Buku kepada Pembaca dan Komunitas

Rayakan Milad 16 Tahun: Penerbit Rene Turos Bagikan 1.600 Buku kepada Pembaca dan Komunitas

21 October 2026
Pusat Data ChatGpt ‘Kuras’ Jutaan Liter Air Bersih

Pusat Data ChatGpt ‘Kuras’ Jutaan Liter Air Bersih

20 October 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Pre Order dibuka kembali hingga 25 Oktober 2026

Link pembelian bisa dilihat di bagian akhir gambar atau di profile.
atau bisa langsung ke link dibawah ini :
https://tinyurl.com/pesan-baju

#majalahgontor 
#gontornews
  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133

untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah

#majalahgontor 
#gontornews 
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.

#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025

Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan: 
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-

Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802

Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews 

#majalahgontor 
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.

Ukuran : S, M, L, XL

Link Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju

#majalahgontor 
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .

Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah

#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini. 
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan Mini

Link pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mg

atau bisa lihat di link Bio.

#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalah

Jangan sampai kehabisan.

Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-baju

kontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXL

Warna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result