pesanan-baju-kaos
30 °c
Pecenongan
Tue
Wed
Monday, 9 November, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Saintek Lingkungan

Cek Hujannya, Ukur Dampaknya, Kenali Pemimpinnya

Tony Rosyid, Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

M Khaerul Muttaqien by M Khaerul Muttaqien
7 years ago
in Lingkungan
0
Cek Hujannya, Ukur Dampaknya, Kenali Pemimpinnya

Indonesia langganan banjir. Bukan hanya Jakarta, tapi Indonesia. Silahkan anda cek di google. Satu persatu wilayah provinsi di Indonesia. Tahun demi tahun. Anda akan melihat data hujan dan banjir. Akurat dan terukur. Jejak digital menyajikan semua data itu.

Awal tahun 2020, curah hujan sangat ekstrem. Wilayah terdampak pun lebih luas. Seluruh provinsi di Jawa mengalami banjir. Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten dan Jakarta. Banjir juga terjadi di provinsi Sumatera Selatan dan Kalimantan Selatan.

Hanya saja, yang banyak diberitakan oleh media dan ramai di medsos adalah Jakarta dengan semua dinamika politik dan dramaturginya. Kenapa Jakarta? Selain faktor ibu kota dimana media begitu dekat, juga faktor gubernurnya, yaitu Anies Baswedan. Anies selalu jadi berita seksi.





Saat Jakarta dipimpin oleh Jokowi dan Ahok, Jakarta juga banjir. Tapi, tak seramai seperti ketika dipimpin Anies. Apakah dampak banjir era Jokowi dan Ahok lebih kecil? Yuk kita cek.

BACA JUGA

Pusat Data ChatGpt ‘Kuras’ Jutaan Liter Air Bersih

Fenomena El Nino Berlanjut Hingga Februari 2027

Kemendagri: BAZNAS Berperan Strategis dalam Pengentasan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat

Pentingnya Pengelolaan Limbah untuk Kelestarian Lingkungan

WMO: Perubahan Iklim ‘Sah’ Ancam Kehidupan Manusia

Data dari BMKG, Bappenas dan BPBD bahwa tahun 2013 (era Jokowi) curah hujan 100 mm/hari. Luas area tergenang 240 km2 di 599 RW. Jumlah pengungsi 90.913 di 1.250 tempat pengungsian. Banjir baru surut setelah tujuh hari.

Tahun 2015 (era Ahok) curah hujan 277 mm/hari. Luas area tergenang 281 km2 di 702 RW. Jumlah pengungsi 45.813 di 409 tempat pengungsian. Banjir surut setelah tujuh hari.



Tahun 2020 (era Anies), curah hujan 377 mm/hari. Luas area tergenang 156 km2 di 390 RW. Jumlah pengungsi 31.232 di 269 tempat pengungsian. Banjir surut setelah empat hari.

Dari data di atas, curah hujan era Anies jauh lebih basar, hampir 4 kali lipat dibanding era Jokowi dan naik sekitar 40 persen dibanding era Ahok. Tapi wilayah banjir lebih sempit dan jumlah pengungsinya jauh lebih kecil. Lama banjir lebih pendek yaitu empat hari. Sementara era Jokowi dan Ahok banjir baru surut setelah tujuh hari. Sampai disini jelas perbandingannya. Angkanya bisa dibaca.

Dari data inilah kerja Anies diapresiasi dan mendapat pujian diantaranya dari pakar hedrodinamika ITB Bandung, Muslim Muin. Anies dianggap berhasil mengendalikan dampak banjir. Curah hujan jauh lebih besar, tapi dampak bisa diminimalisir.

Kendati begitu, ada pihak-pihak yang justru menjadikan banjir ini sebagai peluang untuk menyalahkan, bahkan cenderung membabibuta menyerang Anies. Sayangnya, isunya terkesan dipaksakan. Mereka cenderung abai pada data akurat yang tersedia. Ada kesan lebih suka dan sengaja bermain hoaks. Lebih mementingkan kemasan dan aspek manuver dari pada data. Ini mudah dibaca polanya, karena selalu berulang.

Polanya selalu sama: buzzer massif bergerak, meme dan video serentak penyebarannya, lalu petisi muncul, kemudian ada ajakan demo. Sistematis, dan tak mungkin tanpa pengendali. Dari waktu ke waktu polanya selalu begitu. Sama dan mudah dibaca.

Siapa mereka? Yang pasti mereka bukan dari BMKG, bukan dari Bappenas, dan bukan pula dari BPBD. Mereka juga bukan ahli metereologi dan hedrodinamika.

Lalu siapa mereka sesungguhnya? Publik menduga mereka adalah Pertama, orang-orang yang belum “move on” sejak kekalahan Ahok di pilgub DKI 2017. Kedua, buzzer bayaran yang disewa oleh ‘konglomerat hitam” yang terganggu bisnisnya oleh kebijakan Anies. Konglomerat yang kena dampak penyegelan reklamasi, penutupan Alexis, keluarnya pergub 132/2018 (133/2019 hasil revisi) tentang penertiban apartemen, dan pergub 42/2019 tentang bebas pajak rumah pahlawan dan guru sehingga tak bisa dibeli murah propertinya. Ketiga, pihak yang tak ingin Anies jadi presiden 2024.

Sebenarnya, kegaduhan soal banjir tidak akan terjadi apabila tidak ada “tiga kelompok itu” . Apalagi para korban sedang berduka. “Jangan saling menyalahkan,” pesan Pak Jokowi. Dan Anies sudah benar ketika mengatakan: “kami tanggung jawab, tidak salahkan siapapun”.

Ketika ‘kebencian”, “kepentingan bisnis” dan “project politik” bertemu, di situlah kegaduhan akan terus terjadi. Ini bisa jadi teori baru. Jika Anies terus mampu menghadapi kolaborasi “tiga kelompok” tersebut hingga 2024, peluang Anies menjadi presiden akan sangat besar.

Soal banjir, masyarakat paham dan mengerti betul data di atas. Tak mudah terprovokasi dengan hoaks dan fitnah yang dikemas dalam bahasa buzzer, petisi dan demo. “Becik ketitik, olo ketoro”, begitu kata orang Jawa. Gubernur baik atau buruk, akan ketahuan. Rakyat tidak buta untuk melihat dan mengenalinya.

Tags: BanjirHujanJakarta
Share14Tweet9Send
Previous Post

Kurang Sengatan Matahari Bisa Akibatkan Depresi dan Berat Badan Naik

Next Post

Marie Pangestu Jabat Direktur Pelaksana World Bank

M Khaerul Muttaqien

M Khaerul Muttaqien

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
KH Izzat Fahd Ajak Santri Baitul Arqom Jember Selalu Menjaga dan Memperjuangkan Pondok

KH Izzat Fahd Ajak Santri Baitul Arqom Jember Selalu Menjaga dan Memperjuangkan Pondok

2 November 2026

Komjen (Purn) Dr Nurfaizi Suwandi: Mutiara Indonesia di Negeri Piramida

13 February 2018
Kiai Jamhari dan Wasiat Kemandirian Perempuan

Kiai Jamhari dan Wasiat Kemandirian Perempuan

2 November 2026
Santriwati Darul Muttaqin Parung Bogor Kunjungi Majalah Gontor

Santriwati Darul Muttaqin Parung Bogor Kunjungi Majalah Gontor

1 November 2026
Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

29 October 2026
Al-Amanah Al-Gontory Gelar Kuliah Umum Pendidikan Holistik

Al-Amanah Al-Gontory Gelar Kuliah Umum Pendidikan Holistik

0
Al-Amien Prenduan Raih Juara Umum ATLAS 2026

Al-Amien Prenduan Raih Juara Umum ATLAS 2026

0
Raudhatul Hasanah Medan ‘Belajar’ Bahasa Arab dari Mumtaza Banjarnegara

Raudhatul Hasanah Medan ‘Belajar’ Bahasa Arab dari Mumtaza Banjarnegara

0
Materi Mitigasi Bencana Harus Masuk Kurikulum Pesantren

Materi Mitigasi Bencana Harus Masuk Kurikulum Pesantren

0
Universitas Pancasila Jakarta Kukuhkan Dua Guru Besar

Universitas Pancasila Jakarta Kukuhkan Dua Guru Besar

0
Al-Amanah Al-Gontory Gelar Kuliah Umum Pendidikan Holistik

Al-Amanah Al-Gontory Gelar Kuliah Umum Pendidikan Holistik

8 November 2026
Al-Amien Prenduan Raih Juara Umum ATLAS 2026

Al-Amien Prenduan Raih Juara Umum ATLAS 2026

8 November 2026
Raudhatul Hasanah Medan ‘Belajar’ Bahasa Arab dari Mumtaza Banjarnegara

Raudhatul Hasanah Medan ‘Belajar’ Bahasa Arab dari Mumtaza Banjarnegara

7 November 2026
Materi Mitigasi Bencana Harus Masuk Kurikulum Pesantren

Materi Mitigasi Bencana Harus Masuk Kurikulum Pesantren

7 November 2026
Universitas Pancasila Jakarta Kukuhkan Dua Guru Besar

Universitas Pancasila Jakarta Kukuhkan Dua Guru Besar

6 November 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alhamdulillah, Pre-Order dibuka lagi, kini tersedia Crewneck Sweatshirt. Tersedia saat ini Warna :

1. Black
2. Navy
3. Maroon
4. Army
5. Light Pink

Silahkan di pesan melalui link :
https://tinyurl.com/pesan-baju/

atau bisa lihat link di profile

#majalahgontor
#gontornews
  • Bazar Buku. Silahkan japri untuk pemesanan via instagram hari ini.
  • Buku ini ditulis untuk kamu yang sedang atau pernah menjalani kehidupan di pesantren. Pesan sekarang atau kunjungi stan Majalah Gontor di ESPECTO BAZAR.
  • ESPECTOR BAZAR AL HASSAN BEKASI 24 - 25 OKTOBER 2026.  DAPATAKAN DISKON 15% BAGI PEMESAN BUKU INI VIA INSTAGRAM. 
BELUM TERMASUK ONGKIR. 
UNTUK PEMESANAN BISA JAPRI ADMIN.
  • Assalamu
  • Pre Order dibuka kembali hingga 25 Oktober 2026

Link pembelian bisa dilihat di bagian akhir gambar atau di profile.
atau bisa langsung ke link dibawah ini :
https://tinyurl.com/pesan-baju

#majalahgontor 
#gontornews
  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133

untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah

#majalahgontor 
#gontornews 
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.

#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025

Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan: 
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-

Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802

Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews 

#majalahgontor 
#majalahgontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result