pesanan-baju-kaos
35 °c
Pecenongan
Sat
Sun
Friday, 6 November, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Laput

Dampak COVID-19 bagi Pesantren

Oleh Muhammad Khaerul Muttaqien

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
6 years ago
in Laput
0
Foto: Kontan

Akhir tahun 2019 dunia dikejutkan dengan wabah Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) di Kota Wuhan, Cina, yang kemudian menyebar ke seluruh penjuru dunia. Dampak COVID-19 merambah ke berbagai dimensi kehidupan masyarakat Indonesia. Bukan hanya aspek kesehatan yang terkena imbasnya. Perekonomian juga terkena imbasnya. Termasuk perekonomian yang terkait dengan ibadah seperti haji dan umrah. Dan pesantren pun terkena dampaknya.

Pimpinan Pondok Pesantren An-Nur Darunnajah 8 Cidokom, Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, KH Hadiyanto Arief SH MBs mengatakan, dampak pandemi COVID-19 sangat dirasakan pesantren terutama pesantren-pesantren yang sangat mengandalkan SPP, dapur, kantin, dan koperasi yang sangat bergantung pada keberadaan santri.

Ritel dan waralaba di Darunnajah, misalnya, tidak beroperasi selama beberapa bulan karena tidak ada santri. Tapi karena ada beberapa unit usaha Darunnajah yang tidak bergantung pada santri seperti bisnis perkebunan sawit, perekonomian Darunnajah menjadi stabil. “Ini yang terjadi di Darunnajah dan lembaga-lembaga di bawah naungan yayasan Darunnajah,” bebernya.





Karenanya pihaknya bersyukur karena hal-hal yang terkait dengan pemenuhan kebutuhan operasional dan kesejahteraan guru Darunnajah bisa terpenuhi. “Alhamdulillah kita tidak sampai memutus hubungan kerja dengan guru-guru. Guru-guru masih mendapatkan kesejahteraan, THR dan hak-haknya setiap bulan tanpa ada perubahan sama sekali. Ini kesyukuran bagi Darunnajah karena kita punya bidang-bidang usaha yang tidak bergantung captive market. Kita punya bidang-bidang usaha yang tahan krisis seperti agribisnis dan lain sebagainya,” imbuhnya.

BACA JUGA

Jejak Pengusaha Alumni Gontor: Dari Dunia Usaha ke Pendidikan

Menghidupkan Kembali Budaya Baca

Guru Berperan Menanamkan Adab

Menjaga Fitrah dan Istiqamah Pasca-Ramadhan

Perintah Menjaga Lingkungan Hidup

Menurutnya, di era pandemi saat ini salah satu peluang ekonomi yang bisa digarap oleh pesantren yaitu perubahan mindset tidak lagi mengandalkan captive market (santri). Pesantren harus mengembangkan apa yang sudah ada, tidak terjebak pada captive market, tapi lebih pada peningkatan kualitas untuk menjaring masyarakat luas. Misalnya, mengembangkan layanan travel yang tidak hanya fokus pada tiket dan segala macam yang terkait kebutuhan santri, tapi juga kebutuhan masyarakat umum.

Kedua, produk terbaik pesantren yaitu pendidikan agama dan pendidikan akhlak. Produk itu bisa dikapitalisasi menjadi penyedia pendidikan berbasis online. Bagaimana memformat ulang pendidikan yang tidak hanya bisa dijalankan oleh santri tapi juga masyarakat umum melalui online. Misalnya pendidikan bahasa Arab melalui dirrect method seperti di Gontor tetapi berbasis online.



Pendidikan terkait karakter dan leadership yang ada di pesantren juga bisa dikemas dalam format online. “Ini menarik. Bagaimana kita berpikir agar pandemi ini tidak hanya menjadi wabah tapi juga mengubahnya menjadi potensi yang bisa dikembangkan,” ungkapnya.

Pondok Pesantren Daar el-Qalam Tangerang juga mengalami hal serupa. Pimpinan Pondok Pesantren Daar el-Qolam 2 KH Odi Rosihuddin mengatakan, pandemi COVID-19 yang terus mewabah saat ini dampaknya merembet ke semua lini termasuk perekonomian pesantren karena santri dipulangkan.

Uniknya Pandemi COVID-19 tidak berpengaruh signifikan terhadap kemampuan santri membayar SPP. Buktinya hampir sama seperti sebelumnya beberapa santri juga ada yang tidak lancar membayar SPP. “Biasanya ada sekitar 20 persen dari total santri yang belum bayar SPP,” paparnya. Kendati demikian Pesantren Daar el-Qolam memiliki strategi tersendiri dalam memenuhi kebutuhan operasional dan kesejahteraan guru. Daar el-Qolam memiliki cadangan dana untuk dipakai saat emergency agar aktivitas pondok tetap berjalan.

“Kalau untuk kesejahteraan ustadz tiga bulan ke depan sudah kita cadangkan. Paling program-program lain yang sedikit dikurangi. Misalnya, pemeliharaan serta sarana dan prasarana dikurangi budgetnya,” katanya.

Terbiasa Lockdown

Di sisi lain ada juga pesantren yang tidak memulangkan santrinya di era pandemi kecuali telah tiba masa liburan. Salah satunya Pondok Modern Darussalam Gontor. Wakil Ketua Yayasan Perluasan dan Pemeliharaan Wakaf Pondok Modern Darussalam Gontor, Ustadz Drs H Imam Muchtar mengatakan, sejak pertama kali COVID-19 mewabah, berbagai kegiatan di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) tetap berjalan seperti biasa.

“Ketika ada pesantren lain memulangkan santrinya, Gontor tidak ikutan memulangkan santrinya. Alhamdulillah unit usaha pondok berjalan seperti biasa dengan mengikuti protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Untuk unit usaha pondok, pokoknya yang konsumennya santri saya kira tidak ada perubahan. Sementara unit usaha yang ada di luar pondok yang mungkin sedikit berkurang,” jelasnya kepada Majalah Gontor.

Sebagaimana diketahui PMDG telah melakukan lockdown dan upaya-upaya sesuai protokol kesehatan intensif sejak bulan Maret. Terkait hal ini Juru Bicara Satgas COVID-19 Gontor, Dr M Adib Fuadi Nuriz mengatakan, seluruh santri dan guru diwajibkan mengikuti protokol kesehatan, memakai masker, menggunakan hand sanitizer dan rajin mencuci tangan serta wudhu. “Sejak muncul corona, PMDG telah memberlakukan hal itu, mengecek suhu badan, penyemprotan disinfektan dan lain sebagainya,” imbuhnya.

Ia menegaskan, PMDG memberlakukan lockdown sejak pandemi corona muncul. Tidak ada santri yang keluar masuk kecuali ada izin. Bahkan perkuliahan mahasiswa guru pun dilakukan secara daring. Sebagai tambahan informasi, santri dan guru PMDG sudah terbiasa dengan istilah ‘lockdown’ karena pada dasarnya Gontor memberlakukan disiplin ketat. Santri-santri tidak boleh keluar masuk kampus kecuali dengan izin Bagian Keamanan Pondok dan Pengasuhan Santri. Sejak pandemi COVID-19 muncul protokol kesehatan di lingkungan PMDG dilaksanakan lebih ketat lagi.

Pihaknya pun berharap semoga pandemi COVID-19 tidak berdampak pada perekonomian wali santri. “Semoga semua walisantri diberikan kemudahan dan rezeki dari Allah. Sampai saat ini kami belum menerima laporan tunggakan, karena mereka sudah bayar pendaftaran ulang pada bulan Syawwal. Semoga bulan selanjutnya pembayaran santri lancar,” ungkapnya kepada Majalah Gontor.

Berbeda dengan PMDG yang pada masa pandemi tidak menggeser jadwal ujian dan liburan santri namun mengundur tahun ajaran barunya, Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan Madura, Jawa Timur, justru memajukan jadwal ujian dan liburan santri Iebih awal. Kendati demikian Pimpinan Pondok Pesantren Al-Amien, Dr KH Ahmad Fauzi Tidjani MA, merasa bersyukur karena perekonomian pesantren yang dipimpinnya berjalan seperti biasa walaupun sedikit berkurang.

“Hanya sebagian kecil saja dampaknya, yaitu di bulan-bulan ketika santri libur lebih awal. Semua pemasukan dari unit usaha turun,” jelasnya. Kendati demikian fundamental ekonomi pesantren yang dipimpinnya tetap terjaga. “Alhamdulillah karena cadangan kita kuat, kita bisa membayar honor ke semua karyawan dan bisa memberi THR,” ungkapnya.

Menurutnya, di era pandemi saat ini banyak peluang ekonomi yang bisa digali untuk pengembangan ekonomi pesantren dan masyarakat. Salah satunya dengan mengembangkan lembaga keuangan mikro syariah sebagaimana yang diterapkan di pesantrennya. “Kami sudah ada bank wakaf mikro kerjasama dengan OJK dan Dinas Koperasi untuk pengembangan perekonomian penduduk sekitar pesantren juga pengembangan industri sesuai kebutuhan santri seperti mendirikan pabrik roti, air mineral, tahu, tempe, mie sehat, sepatu, dan sandal.”

Dampak COVID-19 juga dirasakan Pondok Modern Tazakka Batang, Jawa Tengah. Pimpinan Pondok Modern Tazakka KH Anang Rikza Masyhadi menjelaskan, pandemi COVID-19 yang menyebabkan jadwal ujian akhir tahun lebih awal dan liburan santri lebih lama membuat ekonomi pesantren yang dipimpinnya turut terkena dampaknya. “Ketika libur santri lebih lama berarti belanja dapurnya tidak banyak. Alhamdulillah Tazakka masih jalan. Terdampak, tapi tidak parah. Karena ada yang mukim sehingga tidak totally blank. Guru-guru, baru bulan ini saja incomenya berkurang 30-40 persen,” katanya kepada Majalah Gontor.

Uniknya, di tengah pandemi saat ini Tazakka masih bisa membangun sarana dan prasarana serta memberikan beasiswa untuk masyarakat yang tidak mampu. Tazakka juga menyalurkan ZISWAF kurang lebih 490 juta rupiah untuk masyarakat sekitar.

Selain itu, jumlah santri baru meningkat secara signifikan. “Kurang lebih 30 persen naiknya. Kita ingin menerima semuanya tapi sarana dan prasarana terbatas. Ditambah lagi harus menerapkan standar protokol untuk social distancing,” imbuh kiai muda itu.

Menurut Sekretaris Jenderal Forum Pesantren Alumni (FPA) Gontor, itu dampak COVID-19 bagi pesantren ada dua macam. Pertama, dampak itu minus. Kedua, dampak itu pendapatannya berkurang. “Seperti Gontor memang tidak minus, tapi pendapatannya berkurang. Begitupun Tazakka sampai sejauh ini tidak minus, tapi pendapatannya berkurang,” paparnya. []

Tags: COVID-19Pesantren
Share123Tweet77Send
Previous Post

10 Wanita Diberi Posisi Senior di Dua Masjid Suci

Next Post

Israel Tutup Zona Penangkapan Ikan Gaza Setelah Pertempuran Semalam

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

29 October 2026
KH Izzat Fahd Ajak Santri Baitul Arqom Jember Selalu Menjaga dan Memperjuangkan Pondok

KH Izzat Fahd Ajak Santri Baitul Arqom Jember Selalu Menjaga dan Memperjuangkan Pondok

2 November 2026
Perkuat Branding & Promosi Kampus, UNIDA Gontor Gandeng Primago Consulting Depok

Perkuat Branding & Promosi Kampus, UNIDA Gontor Gandeng Primago Consulting Depok

30 October 2026
IAEI Turkiye Sukses Gelar Forum Ekonomi Islam Dunia 2026

IAEI Turkiye Sukses Gelar Forum Ekonomi Islam Dunia 2026

1 November 2026
Ketika Nasihat Tak Lagi Menyentuh Hati

Ketika Nasihat Tak Lagi Menyentuh Hati

30 October 2026
Universitas Pancasila Jakarta Kukuhkan Dua Guru Besar

Universitas Pancasila Jakarta Kukuhkan Dua Guru Besar

0
Marching Band Gontor Ikut Kompetisi Piala Raja Hamengkubuwo X

Marching Band Gontor Ikut Kompetisi Piala Raja Hamengkubuwo X

0
masjid asmaul husna

Masjid 99 Kubah, Keindahan Arsitektur dengan Filosofi Asmaul Husna

0
roni punk

Roni Bodax: Anak Jalanan yang Menemukan Jalan Hijrah

0
Menko PM Muhaimin Iskandar Apresiasi Pesantren Al Hikmah 2 Bumiayu

Menko PM Muhaimin Iskandar Apresiasi Pesantren Al Hikmah 2 Bumiayu

0
Universitas Pancasila Jakarta Kukuhkan Dua Guru Besar

Universitas Pancasila Jakarta Kukuhkan Dua Guru Besar

6 November 2026
Menko PM Muhaimin Iskandar Apresiasi Pesantren Al Hikmah 2 Bumiayu

Menko PM Muhaimin Iskandar Apresiasi Pesantren Al Hikmah 2 Bumiayu

5 November 2026
Kemenag Lantik 15 Anggota Majelis Masyayikh 2026-2031

Kemenag Lantik 15 Anggota Majelis Masyayikh 2026-2031

5 November 2026
roni punk

Roni Bodax: Anak Jalanan yang Menemukan Jalan Hijrah

5 November 2026
masjid asmaul husna

Masjid 99 Kubah, Keindahan Arsitektur dengan Filosofi Asmaul Husna

5 November 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alhamdulillah, Pre-Order dibuka lagi, kini tersedia Crewneck Sweatshirt. Tersedia saat ini Warna :

1. Black
2. Navy
3. Maroon
4. Army
5. Light Pink

Silahkan di pesan melalui link :
https://tinyurl.com/pesan-baju/

atau bisa lihat link di profile

#majalahgontor
#gontornews
  • Bazar Buku. Silahkan japri untuk pemesanan via instagram hari ini.
  • Buku ini ditulis untuk kamu yang sedang atau pernah menjalani kehidupan di pesantren. Pesan sekarang atau kunjungi stan Majalah Gontor di ESPECTO BAZAR.
  • ESPECTOR BAZAR AL HASSAN BEKASI 24 - 25 OKTOBER 2026.  DAPATAKAN DISKON 15% BAGI PEMESAN BUKU INI VIA INSTAGRAM. 
BELUM TERMASUK ONGKIR. 
UNTUK PEMESANAN BISA JAPRI ADMIN.
  • Assalamu
  • Pre Order dibuka kembali hingga 25 Oktober 2026

Link pembelian bisa dilihat di bagian akhir gambar atau di profile.
atau bisa langsung ke link dibawah ini :
https://tinyurl.com/pesan-baju

#majalahgontor 
#gontornews
  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133

untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah

#majalahgontor 
#gontornews 
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.

#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025

Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan: 
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-

Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802

Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews 

#majalahgontor 
#majalahgontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result