pesanan-baju-kaos
31 °c
Pecenongan
Tue
Wed
Monday, 21 September, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Di Bawah Pohon Nangka Itu

Oleh Ustadz Nasrullah Zainul Muttaqin

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
5 February 2018
in Kolom
0
Di Bawah Pohon Nangka Itu

Dulu, di depan rumah agak ke sebelah timur, ada pohon nangka. Di masa kecil saya, pohon itu hampir tak pernah berhenti berbuah. Ketika yang besar sudah mulai masak, sudah ada tewel (nangka muda) yang agak kecil, dan babal (buah yang baru tumbuh).

Tepat di bawahnya, ada sebuah bangku kayu panjang. Pohon yang sekarang sudah berganti dengan pohon mertega itu amat bersejarah. Di bangku di bawahnya itulah sejuta kenangan tertoreh, meski bukan dengan tinta emas.

Saat usia Sekolah Dasar, sambil menanti teman-teman dan kemenakan datang untuk bermain sepak bola di depan Pendopo, kami duduk santai di bawah pohon nangka itu, sambil berbincang khas anak-anak. Jika bosan, kami lantas masuk garasi truk di belakangnya, bermain di atas bak truk, satu-satunya mobil yang dimiliki pondok saat itu.

Santri zaman dulu pasti tahu, ingat, dan bisa membayangkan, bagaimana Pak Zar duduk santai di bawah pohon nangka itu, memakai sarung atau celana dan kemeja polos. Kemudian, kedua tangannya direntangkan bertumpu pada sandaran bangku kayu itu; kaki kanannya disilangkan, bertumpu pada lutut kirinya. Sebuah radio kecil, kadang, menemani di sampingnya. Ketika itu, beliau akan memanggil siapa saja yang kebetulan lewat di depan rumah.

BACA JUGA

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

Nyali Kemandirian ala Pesantren

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak: Dari Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri untuk Mewujudkan Indonesia Emas yang Berkeadaban 2045

Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

Ada yang dipanggil hanya ditanya namanya, dari mana, dsb. Atau, ada guru yang dipanggil untuk diminta tolong mencarikan guru lain; ada juga santri yang dipanggil untuk dinasehati agar membuang jimat ―yang dibawa dari rumah, dan saat itu, masih melekat di tubuhnya― dengan cara menyuruh anak itu memakan buah pisang Ambon. Entah bagaimana Pak Zar tahu hal itu. Anak santri itu sendiri pun kaget; rahasianya diketahui Pak Zar.

Tak jarang, guru-guru staf Bagian Administrasi (Keuangan) Pondok, Staf Kulliyatu-l-Mu‘allimin al-Islamiyah (KMI), atau siapa saja dipanggil, dan diminta melaporkan kondisi di tempat tugas masing-masing. Pak Zar duduk di bangku, sementara para guru itu melaporkan dan menjawab pertanyaan Pak Zar sambil berdiri setengah menunduk ta’zhiem. Kadang diselingi tawa kecil Pak Zar yang memperlihatkan gigi palsu peraknya; kadang juga terlontar pertanyaan-pertanyaan serius yang jawabannya bisa mengerutkan kening Pak Zar.

Pernah pula, setelah menerima dan membaca laporan dari guru itu, dengan nada tinggi, Pak Zar membentaknya, menyuruh guru itu memperbaiki laporannya. Dengan ketakutan, guru itu pun segera lari, kembali ke kamarnya. Jika demikian keadaannya, konon, menurut cerita, guru tersebut tidak akan doyan makan, bahkan tidak bisa tidur sebelum laporan diselesaikan, dan dianggap benar oleh Pak Zar.

Di waktu lain, beliau memanggil kami, anak-anak beliau. Sambil duduk bersama, kami ditanya tentang sekolah kami, atau dimarahi karena kesalahan kami, atau dipanggil untuk disuruh melihat apa yang terjadi di belahan pondok yang lain, pembangunan gedung, misalnya, sudah sampai mana tembok dan tegelnya; siapa dan berapa orang yang bekerja; adakah Pak Mahmud atau guru lain yang mengawasi, dsb.

Sering juga kami dipanggil untuk mengantarkan lembaran koran, yang telah dibaca Bapak, kepada Pak Sahal. Lantas, usai melaksanakan tugas, kami harus kembali ke bawah pohon nangka untuk melaporkan tugas kepada Bapak.

Jika tidak sedang duduk di teras, Bapak juga acap berbincang dengan Pak Sahal di bangku itu, membahas pondok, guru-guru, atau juga masjid yang saat itu tengah dalam pembangunan dan dapat dilihat dengan jelas perkembangannya dari bawah pohon nangka itu. Tapi, Pak Sahal tidak selalu duduk di bangku panjang, melainkan di atas kursi yang biasa beliau bawa, dengan diseret, ke mana-mana. Bekasnya akan dapat dengan mudah ditelusuri, menunjukkan di mana Pak Sahal berada. Dengan duduk di bawah pohon nangka itu, ketika Pak Sahal merokok, angin segera “mengusir” asapnya, sehingga Pak Zar yang memiliki riwayat penyakit athma tidak terganggu. Perbincangan kedua Pendiri Pondok itu sangat akrab (Jw: “ngganyik”); bisa serius, datar, bahkan santai penuh tawa.

Pernah suatu kali, beberapa tahun sepeninggal Pak Sahal, dan menjelang wafatnya, Pak Zar memanggil putra sulungnya Abdullah Syukri, dan Hasan Abdullah Sahal, ponakannya. Setelah keduanya duduk  tawaddu’ bersama Pak Zar di bangku kayu itu, sebuah kalimat pendek untuk keduanya dilontarkan Pak Zar dengan tekanan yang amat berat, “Kowe Syukri anakku. Kowe Hasan anake Pak Sahal. Pegang teguh filsafat hidup pondok ini! Jika tidak, kamu berdua akan terpental! Wis ngaliha!

(‘Kamu Syukri anakku. Kamu Hasan, anak Pak Sahal. Pegang teguh filsafat hidup pondok ini! Jika tidak, kamu berdua akan terpental! Sudah, pergi sana!’). Begitu kisah KH Abdullah Syukri acapkali di beberapa pertemuan dengan guru-guru dan santri.

Demi mendengar kalimat Pak Zar itu, sekujur tubuh keduanya panas-dingin, dan bergetar hebat. Mungkin, pada diri kedua anak dan kemenakan itu ada perasaan yang sama, sebuah amanat telah diestafetkan. Tapi, tidak dengan jelas dipindahtangankan, melainkan harus teruji.

Itulah sekelumit kisah pohon nangka depan rumah yang amat bersejarah. Orang yang tahu, pasti mengenangnya, apalagi mereka yang pernah merasakan “resonansi” pohon itu karena pernah dipanggil Pak Zar dan diajak berbincang. Semoga bermanfaat! []

(Buyut Makkah, Gontor, Akhir Januari 2018)

 

Tags: KH Imam ZarkasyiPak ZarPondok Modern Gontor
Share89Tweet56Send
Previous Post

Yaman: Demonstrasi Setelah Serangan Drone AS Tewaskan 7 Orang

Next Post

Ekspedisi Jurnalistik Forjim ke Beberapa Daerah

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

17 September 2026
SDIT Insantama Leuwiliang Ajarkan Siswa Berniaga ala Rasulullah Lewat Market Day

SDIT Insantama Leuwiliang Ajarkan Siswa Berniaga ala Rasulullah Lewat Market Day

16 September 2026
K3S Leuwiliang Apresiasi Insantama Market Day: Siswa Belajar Berniaga Sesuai Syariah

K3S Leuwiliang Apresiasi Insantama Market Day: Siswa Belajar Berniaga Sesuai Syariah

16 September 2026
Pimpinan Gontor dari Masa ke Masa

Pimpinan Gontor dari Masa ke Masa

23 October 2020
Gontor Apresiasi Alumni Touring Motor hingga Mengayuh Sepeda Demi Hadiri 100 Tahun PMDG

Gontor Apresiasi Alumni Touring Motor hingga Mengayuh Sepeda Demi Hadiri 100 Tahun PMDG

15 September 2026
100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

0
Gontor Siap Sambut Puluhan Ribu Alumni Menuju 100 Tahun Gontor

Gontor Siap Sambut Puluhan Ribu Alumni Menuju 100 Tahun Gontor

0
Gontor, Alumni, dan Jejak Satu Abad

Gontor, Alumni, dan Jejak Satu Abad

0
Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

0
Presiden Prabowo Siap Hadir dan Resmikan Fakultas Kedokteran UNIDA Gontor

Presiden Prabowo Siap Hadir dan Resmikan Fakultas Kedokteran UNIDA Gontor

0
100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

17 September 2026
Gontor Terus Matangkan Kesiapan Jelang Puncak Acara 100 Tahun

Gontor Terus Matangkan Kesiapan Jelang Puncak Acara 100 Tahun

17 September 2026
Kunjungan Tujuh Presiden ke Gontor: Relasi antara Dunia Pesantren dan Negara

Kunjungan Tujuh Presiden ke Gontor: Relasi antara Dunia Pesantren dan Negara

17 September 2026
Reuni Akbar 100 Tahun Gontor: Momentum Evaluasi Langkah Alumni dengan Cita-Cita Pendiri

Reuni Akbar 100 Tahun Gontor: Momentum Evaluasi Langkah Alumni dengan Cita-Cita Pendiri

17 September 2026
Gontor, Alumni, dan Jejak Satu Abad

Gontor, Alumni, dan Jejak Satu Abad

17 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result