Siapa tidak mengenal tomat? Jenis sayuran berwarna merah ini bukan saja nikmat dihidangkan sebagai pelengkap masakan, namun memiliki manfaat yang luar biasa, khususnya bagi kesehatan tubuh manusia.
Dikutip laman stylecraze.com, inilah beberapa manfaat sayuran Tomat untuk kesehatan.
Pertama, Mencegah Penyakit Mata. Sebagai sayuran yang kaya akan vitamin seperti vitamin A, flavonoid B kompleks, tiamin, folat, niacin, tomat diyakini dapat membantu menyembuhkan penyakit kulit dan mata.
Kedua, Mengendalikan Denyut Jantung. Buah yang memiliki nama latin Solanum lycopersicum ini juga kaya kandungan kalium. Tomat memiliki sekitar 237 mg potasium yang berguna untuk mengendalikan denyut jantung dan sangat membantu dalam mencegah penyakit jantung dan stroke.
Ketiga, Menghindari Tekanan Darah Tinggi. Sayuran Tomat, merupakan sayuran kaya akan mineral dan nutrisi yang kuat. Hal itu dapat membantu menjaga tubuh kita dari tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi.
Keempat, Baik Untuk Kesehatan Tulang dan Gigi. Sayuran tomat juga salah satu sayuran yang kaya akan kalsium, cenderung meningkatkan kekuatan tulang dan pembentukan tulang di dalam tubuh. Selain itu, tomat juga bermanfaat dalam menjaga kesehatan gigi.
Kelima, Melindungi Tubuh dari Radikal Bebas. Beberapa antioksi dan flavonoidnya yang dimiliki tomat seperti lycopene dan zeaxanthin, paling dikenal oleh spesialis kesehatan dapat menangkal radikal bebas.
Keenam, Sebagai Anti-Kanker. Antioksidan dari sayuran ini juga membantu mencegah banyak reaksi yang tidak diinginkan di paru-paru, usus besar, dan payudara yang cenderung menjadi kanker.
Ketujuh, Memperbaiki Sel dan Membangun Otot. Tomat adalah sumber protein alami, yang bagus untuk perbaikan sel dan pembentukan otot.
Kedelapan, Mengurangi Kandungan Lemak. Nutrisi dasar biasanya terdiri dari 4 gram karbohidrat, 1 gram protein, 18 kalori dan 0 gram lemak jenuh. Sayuran ini bisa dimakan dalam jumlah yang baik karena rendahnya tingkat kalori dalam tomat.
Kesembilan, Menurunkan Kolesterol. Biji yang ada di tomat tidak memiliki kolesterol. Jadi, biji tomat tidak menambahkan kolesterol ke dalam diet Anda. Biji tomat tinggi serat. Serat diketahui bisa menurunkan kolesterol, dan biji tomat juga kaya akan niacin (vitamin B3). Niasin telah digunakan untuk menurunkan kadar kolesterol selama bertahun-tahun.
Kesepuluh, Menurunkan Tekanan Darah. Seorang peneliti telah menemukan jika biji tomat menghasilkan penurunan tekanan darah yang signifikan. Penelitian tersebut dilakukan lebih dari delapan minggu, di mana para subyek mengkonsumsi tomat setiap hari dan ditemukan hasilnya bahwa tingkat tekanan darah mereka turun.
Biji tomat dan berry itu sendiri mengandung antioksidan yang disebut likopen kompleks. Ini mendorong penurunan baik sistolik (batas atas) dan diastolik (batas bawah) sekitar 5 poin.
Kesebelas, Mencegah Pembekuan Darah.
Kandungan Vitamin C, lycopene dan niacin pada daging tomat mengandung banyak manfaat kesehatan. Sementara, biji tomat dikelilingi oleh lapisan lendir.
Lapisan ini telah dipatenkan sebagai Fruitlow oleh para peneliti. Fruitlow dan lycopene membantu unblock dan mencegah pembekuan darah. Pembekuan darah adalah salah satu faktor utama terjadinya serangan jantung.
Keduabelas, Sebagai Anti-inflamasi. Produksi radikal bebas dapat mengaktifkan senyawa peradangan. Senyawa peradangan mempromosikan penyakit kronis seperti aterosklerosis, osteoporosis, penyakit Alzheimer dan penyakit kardiovaskular. Sementara Lycopene biji tomat dan beta-karoten dapat membasmi radikal bebas. Biji tomat adalah agen anti-inflamasi yang efektif.
Ketigabelas, Mencegah Asidosis. Tubuh manusia dirancang untuk mempertahankan pH 7.365, namun, pola makan kadang tidak teratur dan tidak ada latihan memastikan bahwa tubuh memiliki konsentrasi asam yang lebih tinggi. Ini dapat menyebabkan asidosis, kemacetan, dan refluks.
Biasanya, keseimbangan pH dapat dipertahankan dengan memasukkan kalsium, kalium, magnesium, dan natrium. Daging dan biji tomat mengandung sejumlah besar kandungan tersebut dan biji tomat membantu tubuh menjaga keseimbangan pH yang dibutuhkan dan dengan demikian mencegah asidosis.
Keempatbelas, Dapat Meningkatkan Imunitas. Biji tomat dan daging telah dipastikan sebagai agen pendorong kekebalan. Mereka membantu menghindari pilek dan influenza, terutama untuk pria. Defisiensi karotenoid telah diidentifikasi sebagai penyebab utama penyakit yang kerap terjadi itu. Jumlah lycopene dan beta-karoten yang rendah juga mempengaruhi.
Sementara itu, Biji tomat adalah sumber antioksidan lycopene dan beta-karoten yang sangat baik. Dengan demikian, mereka adalah agen penguat imunitas yang efektif.
Kelimabelas, Meningkatkan Penglihatan. Tomat dan bijinya mengandung jumlah Vitamin A yang tinggi. Vitamin A sering dikaitkan dengan penglihatan yang sangat baik, dan kekurangan vitamin ini menyebabkan rabun senja. Biji tomat membantu meningkatkan penglihatan. [Devi Lusianawati]






















