pesanan-baju-kaos
29 °c
Pecenongan
Fri
Sat
Friday, 6 November, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Pendidikan Risalah

Integrasi Pendidikan Kebidanan dan Agama

Oleh Dr Hj Fatma Sylvana Dewi Harahap, SST, MA Kes , Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Edithya Miranti by Edithya Miranti
9 years ago
in Risalah
0
Integrasi Pendidikan Kebidanan dan Agama

 

Di Indonesia, ilmu kebidanan sebagai salah satu sains sosial yang berlatar belakang pendidikan umum masih belum ‘berani’ meletakkan agama sebagai konsep dan prinsip dalam mengaktualisasikan keilmuannya. Sementara profesi berlatar belakang sains sosial ini akan melahirkan saintis dan bersentuhan langsung dengan manusia ciptaan Allah yang tinggi derajatnya.

“Bila dieksplorasi lebih dalam salah satu akar pencetus fenomena ini ialah proses pendidikan dalam ‘memproduk’ saintis bidang kesehatan dan kedokteran,” terang Dr Fatma.





Berdasarkan uraian-uraian yang didukung oleh data, teori dan hasil penelitian disertasi ini menyimpulkan bahwa konsep religiusitas bagi tenaga kesehatan, kedokteran, dan kebidanan adalah pengaplikasian semangat tauhid, tasawuf, dan filsafat Islam dalam praktik dan kepemimpinannya. Pernyataan ini dapat dibuktikan dengan hasil penelitian yang telah diuji melalui data kuantifikasi dan kualifikasi.

BACA JUGA

Otoritas Perwalian Perempuan dalam Al-Qur’an

Pendidikan Inklusif Membentuk Sikap Toleransi (Kajian Etnografi di Pondok Modern Darussalam Gontor)

Bahtsul Masail dalam Perspektif Pembelajaran Berbasis Masalah

Implementasi Birokrasi terhadap Peningkatan Budaya Mutu Guru Madrasah Ibtidaiyyah Kabupaten Bogor

Pembaharuan Pemikiran Keagamaan Menurut al-Qaradawi dan Relevansinya bagi Rekonstruksi Peradaban Islam (Kajian Filsafat)

Pertama, konsep reintegrasi agama dan kesehatan adalah menghubungkan Filsafat Islam dengan kasus kesehatan reproduksi melalui diagnosa/asesmen. Atau menghubungkan Tauhid dengan kesehatan reproduksi melalui humanism asuhan yang diberikan. Atau menghubungkan Tasawuf dengan kasus kesehatan reproduksi melalui konseling, komunikasi terapetik relijius maupun spiritual healing (sufisme).

Dengan perumusan yang lain, semakin komprehensif keahlian seorang saintis sosial baik bidan maupun spesialis kebidanan, semakin melindungi dan memelihara perempuan dan anak. Pengertian komprehensif pada kesimpulan alternatif bermakna bidan maupun spesialis kebidanan seharusnya makin melebarkan keilmuan bukan mengkotak-kotakkan skill atau keahlian.



“Sebab jika dikotak-kotakkan tanpa memaknai perubahan sosial di masyarakat menjerat profesi ‘hilang ditelan zaman’ dan terjerat pada profesi ‘tukang’,” ungkap wanita kelahiran Padangsidimpuan, 15 Mei 1980.

Dengan kata lain temuan reintegrasi agama dan kesehatan reproduksi dapat dirumuskan melalui rumus Aljabar dengan: a. Sifat komutatif a + b = b + a, b. sifat asosiatif (a+b) + c = a + (b+c), dan c. sifat distributif a (b+c) = ab + ac.

“Hasil penelitian ini sesuai dengan konsep Ibn Sina tentang konsep sehat,” sambung ibu tiga anak ini. Bahwa seorang individu dikatakan sehat bila ia mempunyai hubungan yang baik dengan dirinya sendiri (fisik), hubungan yang baik dengan sekitarnya (manusia, alam, lingkungan), dan hubungan yang baik dengan Allah SWT.

Kedua, pengetahuan agama dan pengetahuan modernitas oleh bidan, berpengaruh pada keputusan mengintegrasikan agama dan kesehatan reproduksi. Kesimpulan ini didasarkan atas hubungan religiusitas yang disampaikan oleh Tiloluine dan Belgoumidi.

Bahwa salah satu aspek religiusitas yaitu penyuburan agama melalui pengetahuan baik dari media, buku, pengajian, dan lainnya, bermanfaat dalam menumbuhkan rasa keberagamaan seseorang. Terbukti ketika diberikan reinforcement kepada bidan-bidan praktik saat mengelola kasus kesehatan reproduksi dan agama salah satunya kehamilan tidak diinginkan, dinilai bermanfaat.

Adapun manfaat yang diberikan adalah memelihara kehamilan tidak diinginkan tanpa indikasi medis hingga melahirkan. Bidan juga mampu memberikan petunjuk ketika terjadi kehamilan tidak diinginkan karena alasan melindungi kesehatan ibu.

Fatma, dosen sekaligus bidan praktik mandiri, ini juga menuturkan, “Manfaat tersebut sangat berpengaruh besar dengan kesehatan sekaligus kekuatan Negara.” Alasannya karena bidan telah ikut memelihara dan melindungi generasi, sekaligus mencegah terjadinya pembunuhan.

Hasil penelitian dengan metode kualitatif melalui konsep reintegrasi agama dan kesehatan reproduksi didapatkan dari hasil wawancara mendalam melalui eksplorasi informasi dari akar rumput (grass roots) maupun para ahli dan pemangku jabatan (stakeholder).

Mereka adalah tiga perempuan dengan kasus kehamilan tidak diinginkan yang berakhir dengan mempertahankan kehamilan persalinan, satu perempuan yang berakhir dengan mempertahankan kehamilan, empat bidan praktik, dua ketua IBI cabang,  satu ketua IBI Pusat serta Spesialis Obstetri Ginekologi, Direktur Rumah Sakit Ibu dan Anak, sekaligus Direktur Akademi Kebidanan di Jakarta Pusat.

Berdasarkan jenjang wawancara tersebut didapatkan beberapa kesipulan seperti menentukan pola terjadinya kasus kesehatan reproduksi (kehamilan tidak diinginkan). Sesuai dengan temuan penelitian ini ditemukan empat pola terjadinya kehamilan tidak diinginkan yang dibagi dalam dua jenis,yaitu:

Satu, pada perempuan sudah menikah adalah alasan ekonomi dan tidak adanya dukungan dari suami terhadap kehamilan; alasan ekonomi dan trauma terhadap riwayat persalinan yang lalu disertai anemia dan hypertensi; dan alasan ekonomi, ketidakdisiplinan ber-KB (lupa minum pil KB) dan tidak menginginkan anak lagi.

Dua, pada perempuan belum menikah yakni alasan anak adalah hasil premarital dan tidak adanya dukungan orangtua. Pada awalnya, hasil penelitian dari keempat kehamilan, semuanya telah berupaya untuk melakukan aborsi tidak aman melalui orang awam, bidan praktik, tukang jamu, dan perempuan dengan KTD sendiri.

Namun, berdasarkan reintegrasi agama dan kesehatan reproduksi yang dilakukan bidan dalam mendukung kehamilannya, tiga pola kehamilan tidak diinginkan berakhir dengan persalinan normal. Sementara satu kehamilan lainnya berhasil diteruskan dan pada pemeriksaan terakhir kala itu, janin telah berusia telah berusia 16 minggu (4 bulan).

“Beberapa metode bidan melakukan reintegrasi agama dan kesehatan reproduksi pada kasus kehamilan tidak diinginkan adalah satu, menggabungkan ilmu kesehatan reproduksi dan ilmu filsafat Islam berupa penalaran dan logika,” jawab Fatma.

Misalnya, bila dilakukan aborsi terhadap kehamilan ini maka bisa terjadi perdarahan yang berakibat terjadinya infeksi bahkan kematian. Atau bila ada kejadian KTD dengan penyakit degenerative dan indikasi medis, dapat dilakukan aborsi karena menyelamatkan kesehatan dan nyawa ibu. Logika ini  disampaikan oleh bidan maupun spesialis kebidanan kepada klien berdasar ajaran al-Qur’an maupun hadits.

Dua, menggabungkan ilmu kesehatan reproduksi dan ilmu tauhid (the theory of truth). Misalnya, Allah SWT tidak menciptakan anak sebagai mudharat, Allah SWT menciptakan anak ini bisa sebagai kebanggaan ibu kelak dan menambah rizqi.

Bahwa ada Allah SWT yang menciptakan makhluk-Nya, tidak seharusnya manusia mengukur rizki anak bila ia dilahirkan dan dipelihara. Penggabungan keilmuan dapat dilakukan sesuai dengan petunjuk al-Qur’an, hadits, serta pendapat-pendapat ulama.

Tiga, menggabungkan ilmu kesehatan reproduksi dan ilmu tasawuf misalnya psikologi Islam dengan memberikan konseling religius, sufism atau spiritual healing. Bidan sebelum memutuskan melakukan manajemen asuhan untuk memutuskan pengintegrasian agama dan kesehatan reproduksi, perlu  memilah dan memilih kasus KTD yang dihadapi. “Karena terkait dengan fiqh aborsi kontemporer,”

“Adapun temuan penelitian ini menemukan dua jenis keinginan mengaborsi oleh klien dengan penanganan konseling yang berbeda, yaitu abortus provokatus medicinalis dan abortus provokatus kriminalis,” pungkas istri dari Firmanto Siregar tersebut. Edithya Miranti

Biodata Penulis

Nama                          : Fatma Sylvana Dewi Harahap

Tempat Tanggal Lahir: Padangsidimpuan, 15 Mei 1980

Suami                          : Firmanto Siregar

Anak                            : Tiga orang

Pekerjaan                    : Dekan Fakultas Farmasi dan Kesehatan Umum di Insitut Kesehatan Helvetia Medan

Riwayat Pendidikan    :

  1. D-III, Akademi Kebidanan Departemen Kesehatan RI di Medan (1998-2001).
  2. D-IV, Kebidanan Poltekkes Departemen Kesehatan Jakarta III Ciptomangunkusumo, Jakarta (2007-2008).
  3. Magister, Jurusan Pengkajian Islam Konsentrasi Agama dan Kesehatan di Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (2012-2014).
  4. Doktor, Jurusan Pengkajian Islam Konsentrasi Agama dan Kesehatan di Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (2014-2017).

Pengalaman              :        

  1. Dosen Tetap di STIKES WDH-Universitas Pamulang Jurusan Kebidanan di Tangerang Selatan Banten (2010-s/d Februari 2017).
  2. Bidan Praktik Mandiri (2009 – 2017).
  3. Dosen Tetap Program Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat di Institut Kesehatan Helvetia Medan (Februari 2017 s/d sekarang)

Buku dan Karya Tulis   :

  1. Buku: Kehamilan dan Persalinan Antara Fisik, Psikis dan Spiritualitas Islam. Penerbit Pustaka Aura Semesta.
  2. Karya Tulis Ilmiah: Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Dukungan Suami pada Kehamilan Isteri di Perumahan Griya Cendekia Curug, Gunung Sindur, Bogor Tahun 2007.

 

 

 

Tags: AgamaIntegrasiKebidanan
Share302Tweet189Send
Previous Post

Politik Identitas Bukan SARA

Next Post

Menyibak Keunggulan Matematika al-Khawārizmī

Edithya Miranti

Edithya Miranti

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

29 October 2026
Perkuat Branding & Promosi Kampus, UNIDA Gontor Gandeng Primago Consulting Depok

Perkuat Branding & Promosi Kampus, UNIDA Gontor Gandeng Primago Consulting Depok

30 October 2026
Mengenang KH Jamhari Abdul Jalal, Kiai yang Mengajarkan Arti Pengabdian di Luar Pesantren

Mengenang KH Jamhari Abdul Jalal, Kiai yang Mengajarkan Arti Pengabdian di Luar Pesantren

29 October 2026
KH Izzat Fahd Ajak Santri Baitul Arqom Jember Selalu Menjaga dan Memperjuangkan Pondok

KH Izzat Fahd Ajak Santri Baitul Arqom Jember Selalu Menjaga dan Memperjuangkan Pondok

2 November 2026
Ketika Nasihat Tak Lagi Menyentuh Hati

Ketika Nasihat Tak Lagi Menyentuh Hati

30 October 2026
Marching Band Gontor Ikut Kompetisi Piala Raja Hamengkubuwo X

Marching Band Gontor Ikut Kompetisi Piala Raja Hamengkubuwo X

0
masjid asmaul husna

Masjid 99 Kubah, Keindahan Arsitektur dengan Filosofi Asmaul Husna

0
roni punk

Roni Bodax: Anak Jalanan yang Menemukan Jalan Hijrah

0
Menko PM Muhaimin Iskandar Apresiasi Pesantren Al Hikmah 2 Bumiayu

Menko PM Muhaimin Iskandar Apresiasi Pesantren Al Hikmah 2 Bumiayu

0
Kemenag Lantik 15 Anggota Majelis Masyayikh 2026-2031

Kemenag Lantik 15 Anggota Majelis Masyayikh 2026-2031

0
Menko PM Muhaimin Iskandar Apresiasi Pesantren Al Hikmah 2 Bumiayu

Menko PM Muhaimin Iskandar Apresiasi Pesantren Al Hikmah 2 Bumiayu

5 November 2026
Kemenag Lantik 15 Anggota Majelis Masyayikh 2026-2031

Kemenag Lantik 15 Anggota Majelis Masyayikh 2026-2031

5 November 2026
roni punk

Roni Bodax: Anak Jalanan yang Menemukan Jalan Hijrah

5 November 2026
masjid asmaul husna

Masjid 99 Kubah, Keindahan Arsitektur dengan Filosofi Asmaul Husna

5 November 2026
Marching Band Gontor Ikut Kompetisi Piala Raja Hamengkubuwo X

Marching Band Gontor Ikut Kompetisi Piala Raja Hamengkubuwo X

5 November 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alhamdulillah, Pre-Order dibuka lagi, kini tersedia Crewneck Sweatshirt. Tersedia saat ini Warna :

1. Black
2. Navy
3. Maroon
4. Army
5. Light Pink

Silahkan di pesan melalui link :
https://tinyurl.com/pesan-baju/

atau bisa lihat link di profile

#majalahgontor
#gontornews
  • Bazar Buku. Silahkan japri untuk pemesanan via instagram hari ini.
  • Buku ini ditulis untuk kamu yang sedang atau pernah menjalani kehidupan di pesantren. Pesan sekarang atau kunjungi stan Majalah Gontor di ESPECTO BAZAR.
  • ESPECTOR BAZAR AL HASSAN BEKASI 24 - 25 OKTOBER 2026.  DAPATAKAN DISKON 15% BAGI PEMESAN BUKU INI VIA INSTAGRAM. 
BELUM TERMASUK ONGKIR. 
UNTUK PEMESANAN BISA JAPRI ADMIN.
  • Assalamu
  • Pre Order dibuka kembali hingga 25 Oktober 2026

Link pembelian bisa dilihat di bagian akhir gambar atau di profile.
atau bisa langsung ke link dibawah ini :
https://tinyurl.com/pesan-baju

#majalahgontor 
#gontornews
  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133

untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah

#majalahgontor 
#gontornews 
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.

#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025

Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan: 
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-

Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802

Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews 

#majalahgontor 
#majalahgontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result