10
Tonton Selengkapnya
pesanan-majalah-edisi-khusus
30 °c
Pecenongan
Sun
Mon
Saturday, 25 July, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Pendidikan Risalah

Integrasi Pendidikan Kebidanan dan Agama

Oleh Dr Hj Fatma Sylvana Dewi Harahap, SST, MA Kes , Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Edithya Miranti by Edithya Miranti
21 January 2018
in Risalah
0
Integrasi Pendidikan Kebidanan dan Agama

 

Di Indonesia, ilmu kebidanan sebagai salah satu sains sosial yang berlatar belakang pendidikan umum masih belum ‘berani’ meletakkan agama sebagai konsep dan prinsip dalam mengaktualisasikan keilmuannya. Sementara profesi berlatar belakang sains sosial ini akan melahirkan saintis dan bersentuhan langsung dengan manusia ciptaan Allah yang tinggi derajatnya.

“Bila dieksplorasi lebih dalam salah satu akar pencetus fenomena ini ialah proses pendidikan dalam ‘memproduk’ saintis bidang kesehatan dan kedokteran,” terang Dr Fatma.

Berdasarkan uraian-uraian yang didukung oleh data, teori dan hasil penelitian disertasi ini menyimpulkan bahwa konsep religiusitas bagi tenaga kesehatan, kedokteran, dan kebidanan adalah pengaplikasian semangat tauhid, tasawuf, dan filsafat Islam dalam praktik dan kepemimpinannya. Pernyataan ini dapat dibuktikan dengan hasil penelitian yang telah diuji melalui data kuantifikasi dan kualifikasi.

BACA JUGA

Pendidikan Inklusif Membentuk Sikap Toleransi (Kajian Etnografi di Pondok Modern Darussalam Gontor)

Bahtsul Masail dalam Perspektif Pembelajaran Berbasis Masalah

Implementasi Birokrasi terhadap Peningkatan Budaya Mutu Guru Madrasah Ibtidaiyyah Kabupaten Bogor

Pembaharuan Pemikiran Keagamaan Menurut al-Qaradawi dan Relevansinya bagi Rekonstruksi Peradaban Islam (Kajian Filsafat)

Menjadi Dayak dan Muslim: Perjalanan Identitas Oloh Salam

Pertama, konsep reintegrasi agama dan kesehatan adalah menghubungkan Filsafat Islam dengan kasus kesehatan reproduksi melalui diagnosa/asesmen. Atau menghubungkan Tauhid dengan kesehatan reproduksi melalui humanism asuhan yang diberikan. Atau menghubungkan Tasawuf dengan kasus kesehatan reproduksi melalui konseling, komunikasi terapetik relijius maupun spiritual healing (sufisme).

Dengan perumusan yang lain, semakin komprehensif keahlian seorang saintis sosial baik bidan maupun spesialis kebidanan, semakin melindungi dan memelihara perempuan dan anak. Pengertian komprehensif pada kesimpulan alternatif bermakna bidan maupun spesialis kebidanan seharusnya makin melebarkan keilmuan bukan mengkotak-kotakkan skill atau keahlian.

“Sebab jika dikotak-kotakkan tanpa memaknai perubahan sosial di masyarakat menjerat profesi ‘hilang ditelan zaman’ dan terjerat pada profesi ‘tukang’,” ungkap wanita kelahiran Padangsidimpuan, 15 Mei 1980.

Dengan kata lain temuan reintegrasi agama dan kesehatan reproduksi dapat dirumuskan melalui rumus Aljabar dengan: a. Sifat komutatif a + b = b + a, b. sifat asosiatif (a+b) + c = a + (b+c), dan c. sifat distributif a (b+c) = ab + ac.

“Hasil penelitian ini sesuai dengan konsep Ibn Sina tentang konsep sehat,” sambung ibu tiga anak ini. Bahwa seorang individu dikatakan sehat bila ia mempunyai hubungan yang baik dengan dirinya sendiri (fisik), hubungan yang baik dengan sekitarnya (manusia, alam, lingkungan), dan hubungan yang baik dengan Allah SWT.

Kedua, pengetahuan agama dan pengetahuan modernitas oleh bidan, berpengaruh pada keputusan mengintegrasikan agama dan kesehatan reproduksi. Kesimpulan ini didasarkan atas hubungan religiusitas yang disampaikan oleh Tiloluine dan Belgoumidi.

Bahwa salah satu aspek religiusitas yaitu penyuburan agama melalui pengetahuan baik dari media, buku, pengajian, dan lainnya, bermanfaat dalam menumbuhkan rasa keberagamaan seseorang. Terbukti ketika diberikan reinforcement kepada bidan-bidan praktik saat mengelola kasus kesehatan reproduksi dan agama salah satunya kehamilan tidak diinginkan, dinilai bermanfaat.

Adapun manfaat yang diberikan adalah memelihara kehamilan tidak diinginkan tanpa indikasi medis hingga melahirkan. Bidan juga mampu memberikan petunjuk ketika terjadi kehamilan tidak diinginkan karena alasan melindungi kesehatan ibu.

Fatma, dosen sekaligus bidan praktik mandiri, ini juga menuturkan, “Manfaat tersebut sangat berpengaruh besar dengan kesehatan sekaligus kekuatan Negara.” Alasannya karena bidan telah ikut memelihara dan melindungi generasi, sekaligus mencegah terjadinya pembunuhan.

Hasil penelitian dengan metode kualitatif melalui konsep reintegrasi agama dan kesehatan reproduksi didapatkan dari hasil wawancara mendalam melalui eksplorasi informasi dari akar rumput (grass roots) maupun para ahli dan pemangku jabatan (stakeholder).

Mereka adalah tiga perempuan dengan kasus kehamilan tidak diinginkan yang berakhir dengan mempertahankan kehamilan persalinan, satu perempuan yang berakhir dengan mempertahankan kehamilan, empat bidan praktik, dua ketua IBI cabang,  satu ketua IBI Pusat serta Spesialis Obstetri Ginekologi, Direktur Rumah Sakit Ibu dan Anak, sekaligus Direktur Akademi Kebidanan di Jakarta Pusat.

Berdasarkan jenjang wawancara tersebut didapatkan beberapa kesipulan seperti menentukan pola terjadinya kasus kesehatan reproduksi (kehamilan tidak diinginkan). Sesuai dengan temuan penelitian ini ditemukan empat pola terjadinya kehamilan tidak diinginkan yang dibagi dalam dua jenis,yaitu:

Satu, pada perempuan sudah menikah adalah alasan ekonomi dan tidak adanya dukungan dari suami terhadap kehamilan; alasan ekonomi dan trauma terhadap riwayat persalinan yang lalu disertai anemia dan hypertensi; dan alasan ekonomi, ketidakdisiplinan ber-KB (lupa minum pil KB) dan tidak menginginkan anak lagi.

Dua, pada perempuan belum menikah yakni alasan anak adalah hasil premarital dan tidak adanya dukungan orangtua. Pada awalnya, hasil penelitian dari keempat kehamilan, semuanya telah berupaya untuk melakukan aborsi tidak aman melalui orang awam, bidan praktik, tukang jamu, dan perempuan dengan KTD sendiri.

Namun, berdasarkan reintegrasi agama dan kesehatan reproduksi yang dilakukan bidan dalam mendukung kehamilannya, tiga pola kehamilan tidak diinginkan berakhir dengan persalinan normal. Sementara satu kehamilan lainnya berhasil diteruskan dan pada pemeriksaan terakhir kala itu, janin telah berusia telah berusia 16 minggu (4 bulan).

“Beberapa metode bidan melakukan reintegrasi agama dan kesehatan reproduksi pada kasus kehamilan tidak diinginkan adalah satu, menggabungkan ilmu kesehatan reproduksi dan ilmu filsafat Islam berupa penalaran dan logika,” jawab Fatma.

Misalnya, bila dilakukan aborsi terhadap kehamilan ini maka bisa terjadi perdarahan yang berakibat terjadinya infeksi bahkan kematian. Atau bila ada kejadian KTD dengan penyakit degenerative dan indikasi medis, dapat dilakukan aborsi karena menyelamatkan kesehatan dan nyawa ibu. Logika ini  disampaikan oleh bidan maupun spesialis kebidanan kepada klien berdasar ajaran al-Qur’an maupun hadits.

Dua, menggabungkan ilmu kesehatan reproduksi dan ilmu tauhid (the theory of truth). Misalnya, Allah SWT tidak menciptakan anak sebagai mudharat, Allah SWT menciptakan anak ini bisa sebagai kebanggaan ibu kelak dan menambah rizqi.

Bahwa ada Allah SWT yang menciptakan makhluk-Nya, tidak seharusnya manusia mengukur rizki anak bila ia dilahirkan dan dipelihara. Penggabungan keilmuan dapat dilakukan sesuai dengan petunjuk al-Qur’an, hadits, serta pendapat-pendapat ulama.

Tiga, menggabungkan ilmu kesehatan reproduksi dan ilmu tasawuf misalnya psikologi Islam dengan memberikan konseling religius, sufism atau spiritual healing. Bidan sebelum memutuskan melakukan manajemen asuhan untuk memutuskan pengintegrasian agama dan kesehatan reproduksi, perlu  memilah dan memilih kasus KTD yang dihadapi. “Karena terkait dengan fiqh aborsi kontemporer,”

“Adapun temuan penelitian ini menemukan dua jenis keinginan mengaborsi oleh klien dengan penanganan konseling yang berbeda, yaitu abortus provokatus medicinalis dan abortus provokatus kriminalis,” pungkas istri dari Firmanto Siregar tersebut. Edithya Miranti

Biodata Penulis

Nama                          : Fatma Sylvana Dewi Harahap

Tempat Tanggal Lahir: Padangsidimpuan, 15 Mei 1980

Suami                          : Firmanto Siregar

Anak                            : Tiga orang

Pekerjaan                    : Dekan Fakultas Farmasi dan Kesehatan Umum di Insitut Kesehatan Helvetia Medan

Riwayat Pendidikan    :

  1. D-III, Akademi Kebidanan Departemen Kesehatan RI di Medan (1998-2001).
  2. D-IV, Kebidanan Poltekkes Departemen Kesehatan Jakarta III Ciptomangunkusumo, Jakarta (2007-2008).
  3. Magister, Jurusan Pengkajian Islam Konsentrasi Agama dan Kesehatan di Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (2012-2014).
  4. Doktor, Jurusan Pengkajian Islam Konsentrasi Agama dan Kesehatan di Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (2014-2017).

Pengalaman              :        

  1. Dosen Tetap di STIKES WDH-Universitas Pamulang Jurusan Kebidanan di Tangerang Selatan Banten (2010-s/d Februari 2017).
  2. Bidan Praktik Mandiri (2009 – 2017).
  3. Dosen Tetap Program Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat di Institut Kesehatan Helvetia Medan (Februari 2017 s/d sekarang)

Buku dan Karya Tulis   :

  1. Buku: Kehamilan dan Persalinan Antara Fisik, Psikis dan Spiritualitas Islam. Penerbit Pustaka Aura Semesta.
  2. Karya Tulis Ilmiah: Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Dukungan Suami pada Kehamilan Isteri di Perumahan Griya Cendekia Curug, Gunung Sindur, Bogor Tahun 2007.

 

 

 

Tags: AgamaIntegrasiKebidanan
Share298Tweet186Send
Previous Post

Politik Identitas Bukan SARA

Next Post

Menyibak Keunggulan Matematika al-Khawārizmī

Edithya Miranti

Edithya Miranti

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
SIT Insantama Leuwiliang Bekali Guru Cegah dan Tangani Dini Isu Penyimpangan Seksual

SIT Insantama Leuwiliang Bekali Guru Cegah dan Tangani Dini Isu Penyimpangan Seksual

19 July 2026
kh fauzi tidjani djauhari

Pesantren Al-Amien Prenduan akan Gelar Idul Khotmi Nasional Tarekat Tijaniyah Ke-234

13 July 2026
Ketua Yayasan Amanah Insantama: Guru Harus Terus Tingkatkan Kapasitas dan Mengajar dengan Spirit Ihsan

Ketua Yayasan Amanah Insantama: Guru Harus Terus Tingkatkan Kapasitas dan Mengajar dengan Spirit Ihsan

19 July 2026
Menjaga Kesucian Hati dari Rasa Iri terhadap Nikmat Orang Lain

Menjaga Kesucian Hati dari Rasa Iri terhadap Nikmat Orang Lain

19 July 2026
Tirakat Orangtua Untuk Anak

Tirakat Orangtua Untuk Anak

11 October 2023
Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

0
Jelang Ujian Santri, Pondok Gontor Resmi Tutup Kegiatan Ekstrakurikuler

Jelang Ujian Santri, Pondok Gontor Resmi Tutup Kegiatan Ekstrakurikuler

0
Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

0
BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

0
Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

0
BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

25 July 2026
Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

25 July 2026
Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

25 July 2026
Jelang Ujian Santri, Pondok Gontor Resmi Tutup Kegiatan Ekstrakurikuler

Jelang Ujian Santri, Pondok Gontor Resmi Tutup Kegiatan Ekstrakurikuler

25 July 2026
Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

25 July 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • PRODUK ALUMNI GONTOR, INI MOMEN YANG TIDAK AKAN TERULANG!September 2026 bukan sekadar edisi biasa.Ini adalah Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang dicetak dengan penambahan oplah terbesar dan diprediksi menjadi salah satu edisi yang paling banyak dicari karena merupakan bagian dari koleksi langka Spesial 100 Tahun Gontor.Ini bukan hanya beriklan.
Ini adalah membangun kepercayaan, memperkuat brand awareness, dan menjadi bagian dari sejarah 100 Tahun Gontor.✅ Mengapa harus ikut?📈 Penambahan oplah cetak dalam jumlah besar.
🎯 Menjangkau keluarga besar Gontor, pesantren alumni, wali santri, simpatisan, dan masyarakat luas.
📖 Edisi koleksi yang akan disimpan bertahun-tahun, sehingga iklan Anda memiliki nilai eksposur yang jauh lebih panjang dibanding promosi digital yang cepat berlalu.🤝 Momentum terbaik untuk memperkenalkan usaha Anda kepada pasar yang loyal dan memiliki ikatan emosional kuat dengan Gontor.⏳ SPACE IKLAN SANGAT TERBATASBatas pendaftaran hingga 15 Agustus 2026 atau lebih cepat jika seluruh space telah terisi.👉 Daftar sekarang:
https://tinyurl.com/iklan-magon📞 Informasi
0813-1510-6479
0877-8707-2412"Dalam bisnis, yang paling mahal bukan biaya promosi, tetapi kesempatan yang terlewat."
  • ✨ Seabad Mendidik Bangsa. Kini saatnya menjadi bagian dari sejarah.📖 Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor – September 2026 hadir mengangkat kisah sukses ribuan Pondok Alumni Gontor yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia.⏳ Stok terbatas! Jangan menunggu sampai stok menipis.🛒 Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100tahungontor #majalahgontor #gontor #gontornews #pondokmoderngontor #pesantren #pondokalumni #pesansekarang
  • 100 Tahun Gontor bukan sekadar peringatan, tetapi sejarah yang layak disimpan.Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang terbit selama Juli–September 2026.📚 Koleksi terbatas.
⏳ Jangan menunggu sampai kehabisan.📲 Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontor
  • Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor sebelum kehabisan.📖 Edisi Juli ✅
📖 Edisi Agustus ✅
📖 Edisi September 🔜🔥 Jangan sampai orang lain sudah punya, sementara Anda kehabisan.📲 Pesan sekarang:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah#100tahungontor #majalahgontor #gontornews #gontormendunia #unidagontor #mediaperekatumat #koleksibersejarah #edisikhusus #pesansekarang #jangansampaikehabisan
  • Stok terbatas!
Sudah punya Edisi Agustus?Edisi spesial ini mengupas perjalanan UNIDA Gontor Mendunia dan hanya hadir dalam rangka 100 Tahun Gontor.Banyak yang sudah memesan. Jangan sampai Anda tertinggal.Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #unidagontor #majalahgontor #gontornews
  • 100 Tahun Gontor bukan sekadar peringatan, tetapi sejarah yang layak disimpan.Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang terbit selama Juli–September 2026.📚 Koleksi terbatas.
⏳ Jangan menunggu sampai kehabisan.📲 Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #MajalahGontor #Gontor #PondokModern #DarussalamGontor #MediaPerekatUmat #GontorMendunia #KoleksiBersejarah #alumnigontor #gontornews #majalahgontor
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Pre-Order telah dibuka!💰 Harga: Hanya Rp 15.000 / eksemplarMengingat kuota cetak yang terbatas, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Pemesanan Anda di sini:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah
  • Repost from @ikpmmadiun
Bagi keluarga besar Gontor, setiap nasihat Pimpinan adalah bekal sepanjang perjalanan hidup. 🤍Kali ini, mari kita luangkan waktu sejenak untuk kembali mendengarkan petuah dari K.H.Hasan Abdullah Sahal (Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor)Insya Allah apa yang kita dengar bukan hanya menambah ilmu, tetapi juga menguatkan niat untuk terus berkhidmat kepada umat.🤲 Jangan berhenti di kita. Bagikan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.💬 Antum Alumni Gontor angkatan berapa? Share di kolom komentar.
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Menuju Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Majalah Majalah Gontor menerbitkan Edisi Spesial 100 Tahun Gontor.Mumpung BELUM terlambat, Pre-Order Edisi Agustus & September resmi dibuka!💰 Harga: Hanya Rp 15.000 / eks eksemplar
⏳ Batas Waktu PO Edisi Agustus: 10 Juli 2026, Pukul 11:59 WIB (Tinggal menghitung hari!)Mengingat kuota cetak yang sangat ketat, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Slot Pemesanan Anda di Sini:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result