pesanan-baju-kaos
30 °c
Pecenongan
Fri
Sat
Thursday, 15 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Pendidikan Risalah

Menyibak Keunggulan Matematika al-Khawārizmī

Oleh Dr Teguh Slamet Wahyudi, SSi, MA, MPd, Mud, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Edithya Miranti by Edithya Miranti
21 January 2018
in Risalah
0
Menyibak Keunggulan Matematika al-Khawārizmī

Ilmu matematika telah mengajarkan kesederhanaan dalam konteks dimensi kemanusiaan dan ketuhanan. Kesimpulan ini didasarkan pada konteks dimensi kemanusiaan dalam matematika al-Khawārizmī dan matematika modern, yang meliputi aspek sejarah, estetika, dan bahasa.

John Byl menyatakan bahwa banyak kalangan yang berpikir tidak ada koneksi antara matematika dan ketuhanan. Hal ini karena logika, bilangan, dan geometri adalah sama bagi kelompok yang percaya pada Tuhan maupun kelompok yang tidak percaya pada Tuhan (ateis).

Dalam pandangan lainnya, matematika dikatakan memiliki hubungan dengan ketuhanan. Pendapat ini dikatakan oleh  Eric Steinhart yang menyatakan bahwa matematika memiliki peranan penting di dalam sains.

Sepenting bagaimana memahami Tuhan melalui penyelidikan ilmiah. Tuhan dapat dipahami, salah satunya, melalui persoalan ketakberhinggaan Tuhan dan matematika dapat digunakan untuk menyusun model tentang ketakberhinggaan Tuhan tersebut. Pernyataan Steinhart itu senada dengan pendapat Christian Tapp yang menjelaskan tentang ketakberhinggaan dalam matematika dan teologi.

BACA JUGA

Pendidikan Inklusif Membentuk Sikap Toleransi (Kajian Etnografi di Pondok Modern Darussalam Gontor)

Bahtsul Masail dalam Perspektif Pembelajaran Berbasis Masalah

Implementasi Birokrasi terhadap Peningkatan Budaya Mutu Guru Madrasah Ibtidaiyyah Kabupaten Bogor

Pembaharuan Pemikiran Keagamaan Menurut al-Qaradawi dan Relevansinya bagi Rekonstruksi Peradaban Islam (Kajian Filsafat)

Menjadi Dayak dan Muslim: Perjalanan Identitas Oloh Salam

Menurut Stanislaw Krajewski, pengaruh teologi pada matematika ditunjukkan dengan adanya metafora teologis dalam matematika. Dengan demikian, sesungguhnya matematika dapat digunakan oleh manusia untuk memahami ketuhanan.

Perdebatan tentang matematika dan ketuhanan ternyata tidak hanya sebatas persoalan internal matematika. Diskusi tentang kaitan matematika dan ketuhanan tidak dapat dilepaskan dari perdebatan relasi antara agama dan sains. Kajian mengenai agama dan sains masih penting untuk didiskusikan dewasa ini.

Hal ini ditunjukkan dengan tulisan Robert John Russell (2017) yang menjelaskan kontribusi Ian G. Barbour dalam mengungkap relasi agama dan sains. Memang, pada dasarnya agama dan sains adalah dua bidang yang harus bersinergi dalam kehidupan manusia, seperti yang diungkapkan Albert Einstein mengenai hubungan antara agama dan sains.

Menurutnya, sains tanpa agama adalah lumpuh dan agama tanpa sains adalah buta (science without religion is lame, religion without science is blind). Bahkan, terbukti tanpa adanya sinergi antara agama dan sains, bom atom yang merupakan hasil penemuan Albert Einstein telah menimbulkan tragedi kemanusiaan ketika dilakukan pemboman di Hiroshima dan Nagasaki, Jepang pada Perang Dunia II tahun 1945.

Menurut Koji Nakamura, tragedi kemanusiaan yang terjadi itu memiliki signifikansi kontemporer dalam upaya menumbuhkan rasa perdamaaian dan nilai-nilai kemanusiaan. Oleh karena itu, relasi agama dan sains tidak hanya mengkaji persoalan ketuhanan, tetapi juga kemanusiaan (humanity). Selain itu, dimensi ketuhanan dan kemanusiaan dalam sains tidak boleh diabaikan begitu saja.

“Matematika mengajarkan kesederhanaan dalam konteks dimensi kemanusiaan dan ketuhanan,” terang Dr Teguh dalam disertasinya. Adapun, kesimpulan ini didasarkan pada konteks dimensi kemanusiaan dalam matematika al-Khawārizmī dan matematika modern, yang meliputi aspek sejarah, estetika, dan bahasa.

Aspek sejarah menjelaskan bahwa terjadi proses penyederhanaan ide-ide matematika, yaitu aljabar. Hal tersebut ditempuh melalui 3 tahap, yaitu retorik (the rhetorical stage) berupa ungkapan pernyataan kalimat sehari-hari, sinkopasi/penyingkatan (the syncopated stage) berupa penggunaan singkatan-singkatan, dan simbolisasi (the symbolic stage) berupa ekspresi ide-ide matematika melalui simbol-simbol abstrak.

Aspek estetika mencerminkan kesederhanaan yang terdapat dalam matematika ditinjau dari prinsip keseimbangan dalam aljabar (al-jabr dan al-muqābalah). Prinsip ini digunakan untuk mencari nilai variabel yang memenuhi suatu persamaan, yang berlaku pula pada matematika modern.

Aspek bahasa mengungkapkan bahwa matematika merupakan bahasa komunikasi yang berlaku secara universal, karena simbol-simbol yang dipahami oleh para matematikawan merupakan hasil kesepakatan secara internasional.

Simbol-simbol digunakan untuk menyederhanakan suatu pernyataan yang biasa diungkapkan dalam bahasa sehari-hari. “Penyederhanaan dalam bahasa matematika itu berupa nilai (values), sesuatu yang belum diketahui (variables), fungsi (functions), dan ekspresi (expressions),” sambung Teguh, peraih juara 2 Guru Berprestasi SMA Tingkat Kota Depok di tahun 2015 dan tahun 2016.

Ayah dua orang anak ini pun menambahkan bahwa bahasa matematika tidak mengandung unsur emosi maupun afeksi. Sehingga memudahkan proses pembuktian, penurunan rumus-rumus matematika, dan penyelesaian persoalan kontekstual.

Perbedaan matematika al-Khawārizmī dan matematika modern dalam konteks dimensi kemanusiaan adalah ditinjau dari paradigma pengembangan matematika. “Al-Khawārizmī mengembangkan matematika berdasarkan paradigma tauhid, sedangkan matematika dikembangkan berdasarkan paradigma matematika sebagai ratu dan pelayan bagi sains,” ujarnya.

Tauhid ini dapat bermakna kesatuan, kesalingeratan, juga keterpaduan. Paradigma tauhid dalam matematika al-Khawārizmī menunjukkan adanya integrasi antara aspek-aspek kehidupan seorang Muslim dengan agama. “Dengan demikian, semakin bertauhid dalam bermatematika, semakin integratif dalam segenap aspek kehidupan,” lanjut guru Matematika SMAN 9 Depok tersebut.

Konteks dimensi ketuhanan dalam matematika al-Khawārizmī dan matematika modern, yang meliputi aspek ketakberhinggaan dan religiusitas. Kesederhanaan yang diajarkan matematika dalam konteks dimensi ketuhanan ini dijelaskan melalui simbol-simbol matematis dan sikap religiusitas yang berkaitan dengan prinsip-prinsip matematika.

Perbedaannya adalah matematika al-Khawārizmī didasarkan pada paradigma tauhid, sedangkan matematika modern merupakan ilmu pasti yang berparadigma pragmatis. Akan tetapi, keduanya tetap menunjukkan bahwa matematika berhubungan dengan metafisika dan obyek matematika merupakan obyek spiritual.

Suami dari Dr (Cand.) Amri Khoiriyah, SPdSi, MPd ini kembali menerangkan bahwa penelaahan matematika al-Khawārizmī dan matematika modern merupakan bagian dari sebuah rekonstruksi holistik dalam matematika. Rekonstruksi ini ditinjau dari status ontologis matematika yang terletak antara fisika dan metafisika.

Pengkajian matematika yang holistik akan mendorong rasionalitas manusia untuk menerima keberadaan obyek-obyek fisik dan non-fisik. “Hal ini karena matematika merupakan ide abstrak pertama yang mana pengabstraksiannya itu bersumber dari obyek-obyek fisik (konkret),” ungkap Dr Teguh.

Matematika juga berperan sebagai alat untuk memahami ide-ide abstrak dalam filsafat atau metafisika, termasuk ide tentang Tuhan. “Dengan demikian, semakin holistik dalam mengkaji matematika, semakin meningkat keberimanan kepada Tuhan,” pungkas doktor sekaligus penulis buku pendidikan tersebut. Edithya Miranti

Biodata Penulis

Nama Lengkap            : Dr Teguh Slamet Wahyudi, SSi, MA, MPd, Mud

Tempat Tanggal Lahir : Jakarta, 26 Januari 1981

Pekerjaan                    : Guru Matematika SMAN 9 Depok

Istri                              : Dr (Cand.) Amri Khoiriyah, SPdSi, MPd

Riwayat Pendidikan:

  1. S-1 Matematika, Universitas Negeri Yogyakarta (Lulus Tahun 2004).
  2. Akta IV, Universitas Ibn Khaldun Bogor (Lulus Tahun 2005).
  3. S-2 Pendidikan Matematika dan IPA, Universitas Indraprasta Jakarta (Lulus Tahun 2010).
  4. S-2 Filsafat Islam, ICAS-Universitas Paramadina Jakarta (Double Degree, Lulus Tahun 2016).
  5. S-3 Agama dan Sains, SPs, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (Lulus Tahun 2017).

Prestasi                       :

  1. Juara 2 Lomba Menulis Esai Guru dalam rangka Hari Guru Nasional Tahun 2013, Tingkat Kota Depok.
  2. Juara 2 Guru Berprestasi SMA Tingkat Kota Depok di tahun 2015 dan tahun 2016.

Karya Tulis                   :

  1. Buku Pendidikan: Panggil Saja Aku Ayah (Jakarta: Ufuk Press, 2011).
  2. Artikel: “Matematika dan Pembentukan Karakter”, Koran Monitor Depok, 2013.
  3. Mathematical Literacy: Its Urgency and Development At Islamic Education in Indonesia (Makalah seminar internasional pada Conference on Islamic Studies, 9-10 November 2017

Riwayat Organisasi     :

  1. Ketua Federasi Guru Independen Indonesia (FGII) Kota Depok (2008-2012, 2012-2016).
  2. Departemen Penelitian dan Pengembangan DPP FGII (2016-2020).
  3. Forum Komunikasi Putra-putri Prajurit dan Putra-putri Purnawirawan TNI-Polri (FKPPI) (2016 s.d. sekarang).

Forum Ilmiah              :

  1. Pembicara Seminar Internasional pada Conference on Islamic Studies di SPs UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 9-10 November 2017
  2. Pembicara Talkshow Buku Panggil Saja Aku Ayah, Siaran Langsung (Live) di Stasiun Televisi: Metro TV dan TV One (November 2011).

 

Tags: Al-KhawarizmiKeunggulanMatematika
Share172Tweet108Send
Previous Post

Integrasi Pendidikan Kebidanan dan Agama

Next Post

Strategi Pembiayaan pada Bank Islam di Asia

Edithya Miranti

Edithya Miranti

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
DAS Jadi Ruang Tumbuh Santri Darrurohmah Cirebon

DAS Jadi Ruang Tumbuh Santri Darrurohmah Cirebon

8 October 2026
Pondok Pesantren Syafa’atul Qur’an Jember Dorong Pemanfaatan Media Sosial

Pondok Pesantren Syafa’atul Qur’an Jember Dorong Pemanfaatan Media Sosial

12 October 2026
Gontor Putri Kampus 3 Karangbanyu Gelar Pelatihan Bahasa ‘Lingo Zone’

Gontor Putri Kampus 3 Karangbanyu Gelar Pelatihan Bahasa ‘Lingo Zone’

13 October 2026
Magnet Rezeki Center Undang Majalah Gontor Ikuti Seminar Hybrid Serentak di Beberapa Kota

Magnet Rezeki Center Undang Majalah Gontor Ikuti Seminar Hybrid Serentak di Beberapa Kota

8 October 2026
Pondok Harus Berdiri Atas Dasar Keterpanggilan Hati

Pondok Harus Berdiri Atas Dasar Keterpanggilan Hati

12 October 2026
Feri Amsari Hadiri Bedah Buku ‘Politik Kaum Tertindas’

Feri Amsari Hadiri Bedah Buku ‘Politik Kaum Tertindas’

0
IQT UNIDA Gontor Dalami Epistemologi Al-Qur’an di Universitas PTIQ Jakarta

IQT UNIDA Gontor Dalami Epistemologi Al-Qur’an di Universitas PTIQ Jakarta

0
ILKOM UNIDA Gontor Undang Praktisi Pemasaran Bahas AI Visibility

ILKOM UNIDA Gontor Undang Praktisi Pemasaran Bahas AI Visibility

0
IQT UNIDA Gontor Pelajari Tafsir Kontemporer di Pusat Studi Al-Qur’an

IQT UNIDA Gontor Pelajari Tafsir Kontemporer di Pusat Studi Al-Qur’an

0
AFI UNIDA Gontor Perdalam Tasawuf di Raudlatul Muhibbin Surakarta

AFI UNIDA Gontor Perdalam Tasawuf di Raudlatul Muhibbin Surakarta

0
IQT UNIDA Gontor Pelajari Tafsir Kontemporer di Pusat Studi Al-Qur’an

IQT UNIDA Gontor Pelajari Tafsir Kontemporer di Pusat Studi Al-Qur’an

13 October 2026
IQT UNIDA Gontor Dalami Epistemologi Al-Qur’an di Universitas PTIQ Jakarta

IQT UNIDA Gontor Dalami Epistemologi Al-Qur’an di Universitas PTIQ Jakarta

13 October 2026
AFI UNIDA Gontor Perdalam Tasawuf di Raudlatul Muhibbin Surakarta

AFI UNIDA Gontor Perdalam Tasawuf di Raudlatul Muhibbin Surakarta

13 October 2026
Kuatkan Jejaring Akademik Tingkat Internasional, UNIDA Gontor Terima Kunjungan Universitas Malaya

Kuatkan Jejaring Akademik Tingkat Internasional, UNIDA Gontor Terima Kunjungan Universitas Malaya

13 October 2026
Gontor Putri Kampus 3 Karangbanyu Gelar Pelatihan Bahasa ‘Lingo Zone’

Gontor Putri Kampus 3 Karangbanyu Gelar Pelatihan Bahasa ‘Lingo Zone’

13 October 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result