Washington, Gontornews –- Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Psikolog asal Michigan University,David Ludwig, menunjukkan bahwa pemanis buatan merangsang peningkatan glukosa dalam darah. Berbeda dengan rasa manis yang terdapat pada buah-buahan yang tidak mempengaruhi peningkatan kadar glukosa dalam darah.
“(Kandungan gula dalam buah) merupakan bentuk gula yang alami yang berasal dari keseluruhan buah,” kata Ludwig yang juga seorang Dokter dan profesor nutrisi di Harvard TH Chan School of Public Health, Harvard.
“Gula yang terdapat dalam buah, dilepaskan secara perlahan-lahan saat diserap tubuh,” tambah Ludwig sebagaimana dilansir Science Alert.
Beda halnya dengan kandungan gula pada soda dan permen yang langsung menyerang hati dan meningkatkan glukosa darah dalam waktu yang singkat. “(Gula dalam soda atau permen) langsung menyerang hati dan melepaskan glukosa dalam jumlah besar,” kata Ludwig.
American Diabetes Association menyebut bahwa makanan olahan telah menyebabkan peningkatan glycemic index food (GIF) atau indeks kandungan gula dalam makanan. Menurut pakar gizi, makanan dengan kandungan GIF tinggi meningkatkan glukosa darah lebih tinggi dari pada makanan dengan kandungan GIF yang lebih rendah.
Selain peningkatan glukosa dalam darah, makanan manis olahan juga dapat meningkatkan keinginan seseorang untuk mengonsumsi makanan dengan tingkat glukosa serupa. “Makanan manis dan karbohidrat olahan menyebabkan lonjangan gula dalam darah,” ungkap Ashley Gearhardt.
Selain makanan manis olahan, makanan yang dapat meningkatkan keinginan untuk memamakan makanan manis adalah coklat, es krim, kentang goreng, pizza, kue kering, dan kue bolu. Jadi, mulai saat ini, kurangilah memakan makanan manis olahan agar glukosa dalam darah anda tidak meningkat secara signifikan. [Mohamad Deny Irawan]






















