pesanan-majalah-edisi-khusus
28 °c
Pecenongan
Thu
Fri
Thursday, 13 August, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Laput

Masjid Harus Ramah Anak

Oleh Muhammad Khaerul Muttaqien

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
15 March 2023
in Laput
0
Foto: sindonews

Anak merupakan anugerah yang sangat luar biasa sekaligus amanah yang harus dijaga dengan sebaikbaiknya. Tugas orangtua bukan hanya menyediakan tempat tinggal yang nyaman, makanan yang cukup, dan kasih sayang yang berlimpah. Namun, orangtua juga dituntut mendidik buah hati untuk beribadah, termasuk mendidik anak-anak untuk shalat.

Cara mudah mengenalkan anak tentang shalat dengan mengajak mereka shalat berjamaah di masjid. Dengan begitu, secara tidak langsung masjid menjadi selalu ramai dan makmur. Seiring berjalannya waktu, anak-anak itu akan tumbuh dewasa dan mereka sudah akrab dengan rumah Allah.

Karena itu, sangat disayangkan jika masih ada jamaah atau pengurus masjid yang memarahi atau bahkan mengusir anak-anak keluar dari masjid hanya lantaran mereka khawatir kebiasaan anak-anak yang suka bermain itu akan mengganggu kekhusyukan orang yang sedang menunaikan ibadah di masjid. Anak-anak perlu dilatih akrab dengan masjid.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Muhammad Cholil Nafis menjelaskan, Rasulullah SAW sendiri berinteraksi dengan anak-anak ketika shalat di masjid. β€œPernah Rasulullah SAW shalat sambil digelendotin cucunya,” kata Kiai Cholil kepada Majalah Gontor.

BACA JUGA

Jejak Pengusaha Alumni Gontor: Dari Dunia Usaha ke Pendidikan

Menghidupkan Kembali Budaya Baca

Guru Berperan Menanamkan Adab

Menjaga Fitrah dan Istiqamah Pasca-Ramadhan

Perintah Menjaga Lingkungan Hidup

Lebih baik anak ramai di masjid daripada di jalan atau tempat-tempat maksiat. Dengan penjelasan orangtua, lambat-laun anak akan lebih mengerti bahwa masjid sebagai tempat ibadah, bukan tempat bermain. β€œOrangtua atau takmir perlu memberi tahu anak-anak bahwa masjid adalah tempat ibadah. Jangan dihardik jika bermain di masjid,” tegasnya.

Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla (JK) juga meminta pengurus masjid tidak terlalu keras agar anak-anak mau belajar shalat dan mengaji ke masjid. Jika pengurus masjid terlalu keras, anak bisa semakin jauh dari masjid. β€œKalau agak ribut sedikit, dipisahlah,” katanya saat peresmian Masjid Raya Bukaka, Bone (16/12/2022).

Menurut Ustadz Abdul Somad (UAS), tidak ada masalah bila orangtua membawa anak ke masjid. Justru dengan pola seperti itu kemakmuran masjid akan terjaga hingga lintas generasi. β€œKalau di masjid masih ada anak kecil, insya Allah sampai hari kiamat tidak akan pernah putus orang shalat. Jangan marah ke anak kecil,” kata UAS dalam bedah buku 99 Tanya Jawab Seputar Shalat di Masjid al-Ittihad, Tebet, Jakarta Selatan (19/8/2022).

Jika sudah pada fase mumayiz, murahiq, apalagi baligh, anak-anak boleh dibawa ke masjid. Mumayiz adalah anak-anak yang sudah bisa membedakan mana baik dan mana buruk, tapi belum aqil baligh. Murahiq adalah anak-anak yang menjelang usia baligh. Karena anak-anak pada fase tersebut sudah bisa mendengarkan arahan dari orangtua.

Agar anak-anak tidak terlalu mengganggu, ini bisa disiasati dengan pengaturan shaf ketika shalat. β€œKalau anak-anak sudah cukup syarat, maka boleh berada di shaf orang dewasa. Tapi karena mayoritas anak di Indonesia kadang wudhu belum sempurna dan belum khitan, maka solusinya ditempatkan di shaf belakang,” tutur UAS.

Sejak zaman Rasulullah SAW, sudah lazim ada anak kecil di masjid. Perilaku anak di zaman itu pun tidak jauh berbeda dengan perilaku anak kecil di zaman ini, yaitu sama-sama suka bermain. Tidak bisa dipungkiri, tabiat anak-anak memang suka bermain. Namun, itu tidak bisa jadi alasan untuk menjauhkan anak-anak dari masjid.

Teladan Rasulullah SAW dalam menjadikan masjid ramah anak dapat dilihat dalam banyak riwayat hadis. Abu Qatadah RA menuturkan, β€œAku melihat Rasulullah SAW mengimami shalat sambil menggendong cucunya, Umamah binti Zainab binti Rasulullah di pundaknya. Jika beliau akan sujud, anak tersebut diturunkannya.” (HR Bukhari dan Muslim)

Dengan redaksi yang sedikit berbeda, Imam Muslim dan Nasa’I juga meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW mengimami orang-orang sambil menggendong Umamah binti Zainab binti Rasulullah di lehernya. Apabila rukuk, beliau menaruhnya dan bila bangkit dari sujud, beliau mengambilnya kembali.

Imam Nasa’i dan Hakim juga meriwayatkan dari Abdullah bin Syaddad RA, Rasulullah SAW dating ke masjid untuk shalat Isya’, Dzuhur, Ashar sambil membawa salah satu cucunya yakni Hasan atau Husein, lalu Rasulullah SAW maju ke depan untuk mengimami shalat dan meletakkan cucunya di sampingnya, lalu bertakbiratul ihram memulai shalat. Di tengah shalat, beliau sujud lama sekali, tidak seperti biasanya. Syaddad yang penasaran itu pun mengangkat kepala untuk mencari tahu apa gerangan yang terjadi dan melihat cucu Rasulullah naik ke pundak Rasulullah SAW yang sedang bersujud. Setelah melihat kejadian itu, Syaddad kembali sujud bersama makmum lainnya.

Setelah Rasulullah SAW menyelesaikan shalat, sahabat bertanya, β€œWahai Rasulullah, baginda sujud lama sekali sehingga kami sempat mengira telah terjadi apa-apa atau baginda sedang menerima wahyu.” Rasulullah SAW menjawab, β€œBukan itu yang terjadi, tapi tadi cucuku menunggangi punggungku. Saya tidak suka memutus kesenangannya hingga dia puas.” (HR. Nasa’i dan dinilai sahih oleh Hakim)

Rasulullah SAW begitu lembut terhadap anak-anak dan kerap merasa kasihan kepada anak kecil yang menangis. Ketika mendengar ada anak-anak yang menangis, Rasulullah SAW tidak memanjangkan shalatnya. Bahkan, Rasulullah SAW memerintahkan imam shalat untuk mempercepat shalat ketika ada suara tangisan anak kecil.

β€œPada saat mulai shalat, terkadang saya ingin shalat agak panjang, tapi kalau sudah mendengarkan tangis anak kecil yang dibawa ibunya ke masjid, maka saya pun mempersingkat shalat karena saya tahu betapa ibunya tidak enak hati dengan tangisan anaknya itu.” (HR Bukhari dan Muslim)

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, β€œApabila salah seorang di antara kalian mengimami orang-orang, ringankanlah shalat karena di antara mereka ada anak kecil, orangtua, yang lemah, dan sakit. Apabila shalat sendiri, panjangkanlah sesukamu. Dan Rasulullah SAW itu meringankan shalat jamaah, serta menyempurnakannya.” []

Tags: Masjd Pusat DakwahMasjidmasjid ramah anakRamah anak
Share19Tweet12Send
Previous Post

Dakwah Jadi Panglima, Politik Mahkotanya

Next Post

Ratusan Ribu Siswa SD dan SMP akan Ikuti Pesantren Ramadhan

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ribuan Peserta Hadiri Multaqa Ilmi Bersama Prof Abdul Somad di Al-Amien Prenduan

Ribuan Peserta Hadiri Multaqa Ilmi Bersama Prof Abdul Somad di Al-Amien Prenduan

5 August 2026
Menjaga Iman dalam Segala Situasi Kehidupan

Menjaga Iman dalam Segala Situasi Kehidupan

7 August 2026
Khotmul Qur’an Ke-18 SIT Insantama Leuwiliang: Cetak Generasi Qur’ani

Khotmul Qur’an Ke-18 SIT Insantama Leuwiliang: Cetak Generasi Qur’ani

6 August 2026
Pendekatan Astronomis Penentuan Awal Ramadhan

Pendekatan Astronomis Penentuan Awal Ramadhan

15 January 2026
Peringati HUT RI Ke-81, PB JATMA ASWAJA Gelar Doa Keselamatan Bangsa di Istiqlal

Peringati HUT RI Ke-81, PB JATMA ASWAJA Gelar Doa Keselamatan Bangsa di Istiqlal

6 August 2026
Menjaga Iman dalam Segala Situasi Kehidupan

Menjaga Iman dalam Segala Situasi Kehidupan

0
saiful falah pemerhati pendidikan

Wilayah Bogor Barat Butuh Keragaman Sarjana

0
Khotmul Qur’an Ke-18 SIT Insantama Leuwiliang: Cetak Generasi Qur’ani

Khotmul Qur’an Ke-18 SIT Insantama Leuwiliang: Cetak Generasi Qur’ani

0
Peringati HUT RI Ke-81, PB JATMA ASWAJA Gelar Doa Keselamatan Bangsa di Istiqlal

Peringati HUT RI Ke-81, PB JATMA ASWAJA Gelar Doa Keselamatan Bangsa di Istiqlal

0
Ribuan Peserta Hadiri Multaqa Ilmi Bersama Prof Abdul Somad di Al-Amien Prenduan

Ribuan Peserta Hadiri Multaqa Ilmi Bersama Prof Abdul Somad di Al-Amien Prenduan

0
Menjaga Iman dalam Segala Situasi Kehidupan

Menjaga Iman dalam Segala Situasi Kehidupan

7 August 2026
saiful falah pemerhati pendidikan

Wilayah Bogor Barat Butuh Keragaman Sarjana

6 August 2026
Khotmul Qur’an Ke-18 SIT Insantama Leuwiliang: Cetak Generasi Qur’ani

Khotmul Qur’an Ke-18 SIT Insantama Leuwiliang: Cetak Generasi Qur’ani

6 August 2026
Peringati HUT RI Ke-81, PB JATMA ASWAJA Gelar Doa Keselamatan Bangsa di Istiqlal

Peringati HUT RI Ke-81, PB JATMA ASWAJA Gelar Doa Keselamatan Bangsa di Istiqlal

6 August 2026
Ribuan Peserta Hadiri Multaqa Ilmi Bersama Prof Abdul Somad di Al-Amien Prenduan

Ribuan Peserta Hadiri Multaqa Ilmi Bersama Prof Abdul Somad di Al-Amien Prenduan

5 August 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Edisi September yang akan datang.
Liputan Khusus :
1. Peta sebaran Pondok Alumni Gontor di Indonesia
2. Prospek dan Tantangan Pondok Alumni-Muadalah
3. KH Hasan Abdullah Sahal: Gontor Sebagai Inspirator Pondok Modern Yang Bersatu
4. Kipran Pondok Pesantren Alumni Gontor di Mancanegarapesan sekarang!
  • KOLEKSI EDISI KHUSUS 100 TAHUN GONTORTiga edisi istimewa telah hadir!
πŸ“– Juli 2026 – Seabad Mendidik Bangsa
πŸ“– Agustus 2026 – UNIDA Gontor Mendunia
πŸ“– September 2026 – Satu Abad, Seribu GontorJadikan ketiganya sebagai koleksi sejarah 100 Tahun Gontor di perpustakaan AndaπŸ›’ Segera pesan sebelum kehabisan!
πŸ”— https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #100tahungontor #gontor100tahun #gontornews
  • Silahkan daftar melalui link ini : https://tinyurl.com/iklan-magonatau link bisa lihat di profile
  • Batas Akhir 7 Agustus 2026
Link Pendaftaran ada di profile"Kesempatan boleh datang berkali-kali, tetapi momen 100 Tahun Gontor hanya terjadi sekali. Jangan hanya menjadi saksi sejarah. Jadilah bagian dari sejarah."
  • Sistim pendafaran otomatis akan tertutup pada tanggal 7 Agustus 2026.
  • Edisi Khusus Majalah Gontor dalam rangka 100 Tahun Gontor. Bulan Juli, Agustus dan September.
Link Pemesanan : Lihat di profile#majalahgontor #gontornews #edisikhsusumajalahgontor #100tahungontor #gontor #gontorputri
  • KHUSUS ALUMNI GONTOR πŸ“£Perkenalkan usaha Anda.
Majalah Gontor Edisi Khusus September 2026 – Spesial 100 Tahun Gontor.βœ”οΈ Perkenalkan usaha Anda kepada ribuan keluarga besar Gontor di seluruh Indonesia.
βœ”οΈ Kontribusi Rp1.500.000.
βœ”οΈ Pendaftaran hingga 7 Agustus 2026 atau kuota terpenuhi.πŸ“ https://tinyurl.com/iklan-magonπŸ“ž 0877-8707-2412 | 0813-1510-6479
  • Ada momen yang bisa diulang, ada pula yang hanya terjadi sekali dalam sejarah. Jangan lewatkan kesempatan memperkenalkan usaha Anda pada Edisi Spesial 100 Tahun Gontor.Link Pendaftaran :
https://tinyurl.com/daftar-umkm-mg#majalahgontor #gontornews #walisantrigontor #gontor
  • Kesempatan yang Tidak Datang Dua KaliJadilah bagian dari Edisi Khusus Majalah Gontor September 2026 dalam rangka 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Kami mengundang Wali Santri Gontor yang memiliki usaha untuk memperkenalkan produknya kepada ribuan keluarga besar Gontor di seluruh Indonesia melalui edisi koleksi yang akan menjadi bagian dari sejarah.πŸ“Œ Kontribusi seikhlasnya
πŸ“Œ Syarat: Anak masih aktif sebagai santri Gontor
πŸ“Œ Pendaftaran hanya sampai 7 Agustus 2026Kirimkan:
βœ… Logo Usaha
βœ… Foto Produk
βœ… Deskripsi Singkat
βœ… Website/Sosial Media (jika ada)πŸ“² Daftar sekarang:
https://tinyurl.com/daftar-umkm-mgπŸ“ž Informasi:
0877-8707-2412
0813-1510-6479#majalahgontor #100tahungontor #walisantri #pengusahamuslim #gontornews #pesantrengontor #gontor

Β© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
β–²
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result