pesanan-baju-kaos
29 °c
Pecenongan
Wed
Thu
Wednesday, 28 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home News Nasional

Membaca Relasi Pesantren dan Negara

Oleh Ahmad Sastra, Pengajar Filsafat dan Peradaban

M Khaerul Muttaqien by M Khaerul Muttaqien
7 years ago
in Nasional
0
Seruan Rasulullah Kepada Para Penguasa

Sejarah pesantren diawali oleh proses institusionalisasi keilmuwan kyai jauh sebelum Indonesia lahir. Seiring bertambahnya para santri yang berguru, maka berlanjutlah kepada institusionalisasi kepemimpinan kyai yang melahirkan sistem pendidikan Islam di pesantren secara mandiri. Setelah kemerdekaan, negara kemudian melakukan rekognisi, afirmasi dan fasilitasi terhadap pesantren.

Pendidikan Islam berbasis pesantren secara filosofis merupakan pengenjawantahan jaminan kepada warga negara untuk memeluk agama dan beribadah menurut agamanya serta jaminan untuk memilih pendidikan dan pengajaran. Lahirnya pesantren dari rahim masyarakat secara sosiohistoris berkontribusi penting bagi bagi pencerdasan bangsa berbasis keimanan, ketaqwaan, ilmu dan akhlak mulia.

Pesantren, sebagai subsistem pendidikan nasional mengelola sistem pendidikan Islam dengan berbagai varian dan keunggulannya. Ada pesantren yang unggul di bidang kajian kitab kuning dan dirasah islamiyah, ada yang unggul di bidang sains dan teknologi dan bahkan ada yang unggul di bidang pertanian dan peternakan. Keunggulan ilmu fardhu kifayah di pesantren dilandasi oleh ilmu fardhu ‘ain yang merupakan visi utamanya.

Tak juga bisa dipungkiri bahwa ghirah perjuangan para ulama dan santri telah menjadi wasilah kemerdekaan negeri ini pada tahun 1945. Jauh sebelum negeri ini merdeka, semangat jihad mengusir penjajah telah menjadi kewajiban agama yang diyakini dan diamalkan. Resolusi jihad yang digelorakan KH Hasyim Asy’ari menandakan bahwa nilai-nilai agama Islam telah menjadi bagian yang tak terpisahkan bagi berdirinya negara ini dan peradabannya.

BACA JUGA

Santri dan Pesantren Punya Peran Strategis di Masyarakat

Hari Santri Nasional: Wagub Banten Dorong Pencak Silat Jadi Mulok Wajib Pesantren

Menembus Pasar Global: IKAPI Jakarta dan Rene Turos Group Meriahkan BSI International Expo 2026

Kunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi di Jakarta Selatan, HNW Apresiasi SR dan Perkembangan Peserta Didik

Peringati Hari Santri, HNW Minta RUU Sisdiknas Tetap Posisikan UU Pesantren sebagai Lex Specialis

Maka, dengan demikian visi dan tujuan pendididikan nasional untuk mewujudnya manusia yang beriman, bertaqwa dan berakhlak mulia dapat ditemukan jejak historisnya. Sebaliknya, jika ada upaya-upaya untuk menghapus pendidikan agama di sekolah-sekolah, maka selain ahistoris, upaya ini merupakan bentuk sekulerisasi atas bangsa ini. Islam adalah ruh bangsa ini yang tercermin dalam sila Ketuhanan Yang Maha Esa. Upaya sekulerisasi dan ateisasi harus ditolak, sebab keduanya akan menjadikan negeri ini tak berperikemanusiaan, berkeadilan dan berkeadaban.

Jika dibuat sebuah analogi filosofis, maka Islam dengan institusi pesantren ibarat orang tua, sementara Indonesia adalah anak kandungnya. Maka secara etika, anak harus menghormati, menghargai dan mematuhi orang tuanya. Jika kemudian diterbitkan UU Pesantren, maka harus mencerminkan spirit positif layaknya anak kepada kedua orang tuanya, bukan sebaliknya.



Upaya para ulama di pesantren sebagai representasi nilai-nilai Islam dalam melawan segala bentuk penjajahan adalah bentuk nyata kecintaan pesantren kepada negeri ini. Islam bukan sebatas spiritual, namun inspirasi bagi ilmu dan peradaban bangsa. Istilah radikalisme yang akhir-akhirnya dihembuskan dan disematkan kepada Islam adalah upaya pembusukan dan penghancuran Islam dan kaum muslimin.

Toynbee justru berpendapat sebaliknya, baginya agama ada hubungan erat dengan tegaknya peradaban. Baginya, ada generasi creative minorities yang akan mampu membangkitkan keterpurukan peradaban. Generasi creative minorities ini memiliki karakater memiliki keimanan yang tangguh, ibadah kuat, mencintai ilmu dan bersikap zuhud (tidak cinta dan gila dunia, seperti harta, tahta dan pangkat).

Islam bukanlah agama radikal sebagaimana yang selama ini dituduhkan. Islam, sebagaimana asal namanya, adalah agama damai dan mendamaikan, agama sempurna dan menyempurnakan, agama benar dan menebarkan kebenaran. Istilah radikalisme adalah bagian dari imperialisme epistemologi (perang istilah) yang harus dipahamkan kepada masyarakat agar tidak terjangkiti islamophobia.

Islam bukan hanya sebatas agama ritual, melainkan juga ideologi dan peradaban. Islam tidak bersifat sekuleristik yang memisahkan dan menjauhkan agama dari kehidupan. Islam adalah asas pergerakan, perjuangan dan kehidupan. Islam mengajarkan dengan sempurna persoalan ekonomi, budaya, politik, pendidikan dan sosial. Rasulullah, selain sebagai Rasullah, beliau juga merupakan politikus ulung yang memimpin Daulah Madinah.

Aktivitas dakwah dan politik Islam yang dilakukan Rasulullah dalam upaya melenyapkan berbagai sistem batil zaman jahiliyah diperkuat oleh ilmuwan Barat, Michael Hart, “ Dia mendirikan negara baru di sisi agama. Di bidang dunia, ia menyatukan kabilah-kabilah di dalam bangsa, menyatukan bangsa-bangsa di dalam umat, meletakkan buat mereka semua asas kehidupan”.

Islam adalah jalan hidup yang tidak hanya berdimensi ritual, Islam juga memiliki dimensi ilmu dan peradaban. Karena itu kemajuan Islam bukan hanya ditimbang dari sisi ritualistik semata, melainkan juga ditimbang sejauh mana Islam memancarkan rahmat bagi kehidupan manusia dan alam semesta. Kemuliaan Islam bukan hanya untuk dirasakan oleh individu tapi untuk seluruh manusia di dunia. Pendidikan dan dakwah adalah pilar peradaban Islam.

Islam mengumumkan dengan jelas akan kesatuan manusia di alam semesta antara seluruh penduduk dan masyarakat. Semua itu dalam satu lembah kebenaran, kebaikan dan kemuliaan. Karena itu Islam telah menaklukkan berbagai macam penduduk, memberikan asas yang mengandung pokok-pokok dasar universal yang menghimpun secara nyata.

Hai manusia, Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa – bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal (QS Al Hujurat : 13).

Oleh karena itu pesantren dan negara memiliki relasi sosiohistoris dan peradaban. Pesantren dan Indonesia adalah dua sisi mata uang yang tidak mungkin dipisahkan. Pesantren dengan nilai-nilai pesantren telah mewarnai Indonesia yang Islami. Nilai-nilai sekuleristik, liberalistik dan ateisitik dari Barat inilah yang justru telah menimbulkan berbagai persoalan di negeri ini. Semoga dengan tumbuhnya pesantren yang kini mencapai 29.000 lebih menjadikan Indonesia makin bergerak menuju negara yang berperikemanusiaan, berkeadilan dan berkeadaban.

Tags: NegaraPesantrenRelasi
Share42Tweet26Send
Previous Post

Pembela Muslimah di Perancis

Next Post

Membersamai Prof Suteki Melawan Ketidakadilan

M Khaerul Muttaqien

M Khaerul Muttaqien

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Teman Paling Baik Menurut Al-Qur’an

Teman Paling Baik Menurut Al-Qur’an

22 October 2026
Gontor 7 Kalianda Gelar Pergantian Pengurus OPPM

Gontor 7 Kalianda Gelar Pergantian Pengurus OPPM

22 October 2026
Mahasiswa AFI UNIDA Gontor Belajar Menjadi Pemimpin dan Ayah di Rumpun Nurani

Mahasiswa AFI UNIDA Gontor Belajar Menjadi Pemimpin dan Ayah di Rumpun Nurani

21 October 2026
HNW Ajak Intelektual Dunia Tangani Islamofobia

HNW Ajak Intelektual Dunia Tangani Islamofobia

23 October 2026
Peluncuran Rumah Qur’an Magnet Rezeki: Target Bebaskan Indonesia dari Buta Huruf Al-Qur’an

Peluncuran Rumah Qur’an Magnet Rezeki: Target Bebaskan Indonesia dari Buta Huruf Al-Qur’an

26 October 2026
Kakao Jambi Jadi Telanai Coklat

Kakao Jambi Jadi Telanai Coklat

0
Prof Husnan Bey Raih Penghargaan Santri Diplomat Inspiratif 2026

Prof Husnan Bey Raih Penghargaan Santri Diplomat Inspiratif 2026

0
Tim PKM Ilkom UNIDA Gontor Ajak Sekolah Kelola Akun Medsos Secara Profesional

Tim PKM Ilkom UNIDA Gontor Ajak Sekolah Kelola Akun Medsos Secara Profesional

0
Perkuat Branding Islami, Tim PkM Ilkom UNIDA Gontor Latih Pengelolaan Instagram Sekolah Hadlonah Darussalam

Perkuat Branding Islami, Tim PkM Ilkom UNIDA Gontor Latih Pengelolaan Instagram Sekolah Hadlonah Darussalam

0
IQT UNIDA Gontor Pelajari Said Nursi di Yayasan Nur Semesta

IQT UNIDA Gontor Pelajari Said Nursi di Yayasan Nur Semesta

0
Kakao Jambi Jadi Telanai Coklat

Kakao Jambi Jadi Telanai Coklat

27 October 2026
Prof Husnan Bey Raih Penghargaan Santri Diplomat Inspiratif 2026

Prof Husnan Bey Raih Penghargaan Santri Diplomat Inspiratif 2026

27 October 2026
Perkuat Branding Islami, Tim PkM Ilkom UNIDA Gontor Latih Pengelolaan Instagram Sekolah Hadlonah Darussalam

Perkuat Branding Islami, Tim PkM Ilkom UNIDA Gontor Latih Pengelolaan Instagram Sekolah Hadlonah Darussalam

26 October 2026
Tim PKM Ilkom UNIDA Gontor Ajak Sekolah Kelola Akun Medsos Secara Profesional

Tim PKM Ilkom UNIDA Gontor Ajak Sekolah Kelola Akun Medsos Secara Profesional

26 October 2026
Rupiah Goes to School Program Inspiratif GenBI UNIDA Gontor

Rupiah Goes to School Program Inspiratif GenBI UNIDA Gontor

26 October 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bazar Buku. Silahkan japri untuk pemesanan via instagram hari ini.
  • Buku ini ditulis untuk kamu yang sedang atau pernah menjalani kehidupan di pesantren. Pesan sekarang atau kunjungi stan Majalah Gontor di ESPECTO BAZAR.
  • ESPECTOR BAZAR AL HASSAN BEKASI 24 - 25 OKTOBER 2026.  DAPATAKAN DISKON 15% BAGI PEMESAN BUKU INI VIA INSTAGRAM. 
BELUM TERMASUK ONGKIR. 
UNTUK PEMESANAN BISA JAPRI ADMIN.
  • Assalamu
  • Pre Order dibuka kembali hingga 25 Oktober 2026

Link pembelian bisa dilihat di bagian akhir gambar atau di profile.
atau bisa langsung ke link dibawah ini :
https://tinyurl.com/pesan-baju

#majalahgontor 
#gontornews
  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133

untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah

#majalahgontor 
#gontornews 
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.

#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025

Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan: 
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-

Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802

Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews 

#majalahgontor 
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.

Ukuran : S, M, L, XL

Link Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju

#majalahgontor 
#gontornews

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result