Solo, Gontornews — Di balik jeruji penjara Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur Bogor berlapis pengamanan ketat, Ust Abubakar Ba’asyir tetap mencurahkan perhatiannya untuk umat dan bangsa. Pesan itu disampaikan melalui putranya Abdurrahim Ba’asyir yang setiap dua pekan sekali menjenguk ayahnya yang baru dipindahkan dari di LP Cilacap ini.
Kepada Gontornews-com, Ust Abdurrahim menuturkan bahwa Ust Abubakar Ba’asyir selalu menyampaikan agar umat Islam senantiasa menjaga tauhid. Menurutnya, dizaman penuh fithan ini, ujian paling berat adalah ujian iman. “Beliau sering membacakan hadis-hadis tentang akhir zaman. Kamu semua harus hati-hati dan selalu menguatkan keimanan kepada Allah SWT. Jauhi semua subhat yang menyebabkan retaknya iman,” pesannya.
Pesan kedua, lanjutnya, Islam harus terus diperjuangkan umat Islam. Menurutnya, jika bukan umat Islam siapa lagi yang akan berjuang untuk Islam. Islam diperjuangkan bukan berarti Islam butuh untuk diperjuangkan. Sebab berjuang untuk Islam atau tidak, kalau Allah berkehendak menang akan menang.
“Justru kitalah yang butuh berjuang supaya kita menjadi bagian dari mereka yang mendapat ridho Allah,” terangnya. Ust Abu juga menasihatkan untuk selalu bersabar dalam menegakkan amar ma’ruf nahi mungkar. Sabar menghadapi musuh, sabar dengan teman, sabar dengan sesama Muslim dan sabar menghadapi segala ujian yang berat dengan kedewasaan.
Ust Abu memberikan contoh dirinya sendiri. Ia mengaku tidak masalah jika perjuangannya harus menuai penjara. Sebab perjuangan itu semata-mata demi meraih ridho Allah SWT. “Keluarga yang harus sabar melihat apa yang saya alami ini. Setidaknya keluarga juga mendapat efek dari apa yang beliau lakukan,” terangnya. [Ahmad Muhajir/DJ]





















