Ponorogo, Gontornews—Pimpinan Pesantren Modern Darussalam Gontor KH Hasan Abdullah Sahal memiliki perhatian yang cukup besar terhadap keberlangsungan republik Indonesia. Dalam tausiyahnya di hadapan 11 ribu alumni Gontor yang hadir pada acara reuni akbar peringatan 90 tahun Gontor, Sabtu (3/9), Kiai Hasan menyampaikan pesan supaya para alumni tetap menjaga dan mempertahankan Indonesia.
“Kami titipkan republik ini bagaimana bisa dipimpin oleh orang-orang yang berjiwa Pondok Modern Darussalam Gontor,” pesan Kiai Hasan yang disambut takbir ribuan alumni yang hadir. Allahu Akbar!
Pesan ini secara khusus juga disampaikan kepada para alumni Gontor yang duduk di panggung diantaranya Wakil Ketua MPR Dr Hidayat Nur Wahid, Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin, Wakil Menteri Luar Negeri Abdurrahman Muhammad Fachir, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Dr KH Hasyim Muzadi, Rektor UNIDA Gontor Prof Dr KH Amal Fatullah Zarkasyi.
Menurut Kiai Hasan, mereka semua ini telah diuji di masyarakat dan Insya Allah nila-nilai Gontor telah tertanam kental pada mereka. Untuk itu Kiai Hasan mengestafetkan menjadi imam, menjadi teladan dan menjadi pemimpin bagi orang-orang yang bertaqwa, berbudi tinggi, berbadan sehat, berpengetahuan luas dan berpemikiran bebas.
Kiai Hasan mengaku puas dengan hadirnya 11 ribu alumni Gontor lintas marhalah, lintas golongan, lintas ormas dan lintas partai. Karena tidak mudah mengumpulkan seluruh lapisan, seluruh sektor dan seluruh marhalah.
Sambil tersedu, putra Trimurti KH Ahmad Sahal ini juga menitipkan nilai-nilai pondok dan keluarga besar pondok agar semuanya selalu dalam rel yang diwariskan trimurti pendirinya.
“Kami siap kapan saja dipanggil Sang Kholiq. Mudah-mudahan sisa-sisa hidup ini bisa untuk beramal shalih. Ya Allah semoga langkah kami selanjutnya tetap langkah menuju ridho Allah SWT,” pesan Kiai Hasan penuh harapan. [Ahmad Muhajir/DJ]























