Jakarta, Gontornews – Pondok Modern Tazakka Batang, Jawa Tengah, mengirimkan delegasinya dalam konferensi forum perdamaian dunia (World Peace Forum/WPF) di Jakarta, Selasa-Kamis, 14-16 Agustus 2018. Pertemuan yang digagas oleh Centre for Dialogue and Cooperating among Civilizations (CDCC), menurut rencana, akan diikuti oleh ratusan tokoh perdamaian dari dalam maupun luar negeri. Delegasi PM Tazakka sendiri diwakili oleh Pimpinan PM Tazakka, KH Anang Rikza Masyhadi.
“Ada 43 delegasi dari luar neger yang hadir kali ini,” ungkap ketua CDCC, Prof Dr Din Syamsuddin dalam sambutan pembukaan WPF yang diterima Gontornews.
Selain CDCC, WPF juga diinisiasi oleh Ceng Ho Multicuture Education Trust yang bermarkas di Kuala Lumpur, Malaysia.
Sejumlah negara yang mengonfirmasi perteman ini di antaranya yaitu: Aljazair, Australia, Bahrain, Bangladesh, Belgia, Brunei Darussalam, Kanada, Cina, Mesir, Prancis, India, Iran, Italia, Jepang, Palestina, Lebanon, Malaysia, Maroko, Myanmar, Belanda, Filipina, Rusia, Saudi Arabia, Singapura, Afrika Selatan, Korea Selatan, Spanyol, Thailand, Inggris dan Amerika Serikat.
Dari dalam negeri sejumlah tokoh dijadwalkan hadir dalam pertemuan yang kali ini mengusung tema “The Middle Path for the World Civilization” seperti Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Mantan Menlu Hasan Wirajuda, Alwi Shihab, Duta Besar RI untuk Spanyol, Yuli Mumpuni Widarso, Prof Dr Chusnul Mar’iyah, Prof Dr Didik J Rachbini dan Direktur Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Prof Dr Masykuri Abdillah.
Selain mendiskusikan perihal perdamaian dunia, WPF yang mengusung slogan “One Humanity, One Destiny, One Responsibility” juga akan mendiskusikan jalan tengah atau moderasi Islam dalam prespektif agama, ideologi negara, budaya, ekonomi, politik serta menyampaikan pengalaman negara-negara peserta dalam menanggulangi penyelesaian konflik. [Mohamad Deny Irawan]
























