Pulau Buru, Gontornews –- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melansir laporan bahwa Pulau Buru di Maluku terguncang gempa berkekuatan 6,1 Skala Richter pada Senin (26/2) Pukul 20.34 WIB. BMKG menjelaskan bahwa gempa berpusat di dalam laut pada jarak 70 kilometer arah Timur Laut Pulau Buru di kedalaman 40 kilometer.
Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG, Daryono mengatakan bahwa salah daerah yang mengalami getaran gempa adaah Namlea. Warga Namlea berhamburan keluar rumah akibat gempa tersebut. Meski demikian, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan akibat gempa ini.
“Banyak warga di Namlea dilaporkan berlarian keluar rumah untuk menyelamatkan diri, tetapi hingga saat ini belum ada laporan adanya kerusakan,” sebut Daryono dalam siaran persnya.
Dalam pantaunnya, BMKG mencatat terdapat gempa susulan berkekuatan 3,7 SR. Meski demikian, BMKG meminta agar warga tetap tenang. Pulau Buru sendiri dikenal sebagai tempat pengasingan mantan anggota dan relawan Partai Komunis Indonesia di era orde baru.
“Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang,” pungkas Daryono sambil menyebut bahwa BMKG memastikan bahwa gempa tersebut tidak menyebabkan tsunami. [Mohamad Deny Irawan]






















