15
Tonton Selengkapnya
28 °c
Pecenongan
Thu
Fri
Thursday, 4 June, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Pendidikan Risalah

Syair-Syair Estetika Ibn Qayyim Al-Jauziyyah

Dr R Yani’ah Wardani

Edithya Miranti by Edithya Miranti
21 June 2019
in Risalah
0
Syair-Syair Estetika Ibn Qayyim Al-Jauziyyah

Jakarta, Gontornews — Membahas tokoh Ibn Qayyim dalam berbagai perspektif keilmuannya sangatlah menarik.  Selain sebagai seorang faqih, muhaddits, teolog, dan psikolog, Ibn Qayyim ternyata juga seorang penyair yang handal. Disertasi tentang Ibn Qayyim ini, secara detail membahas soal aspek keahliannya dalam meng-gubah syair, terutama wasf.

“Dunia bagaikan impian yang berkunjung di dalam tidur, dan tidur telah usai mimpi pun berlalu,” Ibn Qayyim al-Jauziyyah.

Abdul Fattah Lasyin dalam bukunya Ibn al-Qayyim wa Hissuhu al-Balagi fi Tafsir al-Qur’an menyatakan bahwa melalui pengamatan pada karya dan metode yang dipakai Ibn Qayyim dalam menafsirkan ayat al-Qur’an dan Hadis ditemukan banyak yang berkaitan dengan aspek balaghah. Sebut saja bayan, rahasia kebalaghahan al-Qur’an atau Hadis, dan keindahan susunan kalimat atau ungkapannya.

Dr R Yani’ah Wardani, wanita kelahiran Bandung Selatan, 20 Oktober 1960, mengatakan, “Dalam pembahasan ini, kami menemukan adanya perubahan signifikan dalam syair wasf Ibn Qayyim al-Jauziyyah yang tidak pernah didapat pada zaman sebelumnya.”

BACA JUGA

Pendidikan Inklusif Membentuk Sikap Toleransi (Kajian Etnografi di Pondok Modern Darussalam Gontor)

Bahtsul Masail dalam Perspektif Pembelajaran Berbasis Masalah

Implementasi Birokrasi terhadap Peningkatan Budaya Mutu Guru Madrasah Ibtidaiyyah Kabupaten Bogor

Pembaharuan Pemikiran Keagamaan Menurut al-Qaradawi dan Relevansinya bagi Rekonstruksi Peradaban Islam (Kajian Filsafat)

Menjadi Dayak dan Muslim: Perjalanan Identitas Oloh Salam

Syair wasf yang dikembangkan Ibn Qayyim terbukti berada di posisi tinggi karena banyak mengandung wasf wijdany yang membutuhkan kemampuan nalar dalam menginterpretasikannya. Khususnya pada syair wasf al-jannah.

Gaya bahasa yang digunakan mayoritas adalah iqtibas (kutipan) dari al-Qur’an dan Hadis. Akan tetapi pada iqtibasnya belum berada pada tingkat tinggi. Meski demikian, penggunaan iqtibas dari al-Qur’an dan Hadis bukanlah pekerjaan mudah bagi seorang penyair.

“Argumentasi yang dibangun atas kesimpulan tersebut yaitu syair-syair wasf yang digambarkan Ibn Qayyim al-Jauziyyah hampir rata-rata sudah pada tingkatan wasf wijdany (wasf tingkat tinggi). Terutama wasf al-jannah karena bentuk tasybihnya yang falsafi, membutuhkan orang untuk berfikir dan membuka kembali teks ayat al-Qur’an dan Hadis guna memaknainya,” jelas ibu tiga anak ini. Di samping itu, masih ada juga yang termasuk sebagai kategori wasf naqly (tingkatan pertama) dan wasf al-dunya dan wasf al-qalb.

Dalam disertasi yang diselesaikannya pada tahun 2008 tersebut, Dr Yani’ah memaparkan  bahwa ditinjau dari aspek kualitas syairnya, secara struktural sudah memenuhi syarat sebagai syair Arab klasik yang bertumpu pada peraturan ilmu arud dan qowafi dengan timbangan yang dapat dikatakan sempurna (tammah). Baik dari segi taf’ilah-nya pada bahr ta’wil untuk qosidah mimiyah dan bahr kamil untuk qosidah nuniyah.

Dari segi makna meliputi tinjauan atifah (emotion) sudah memenuhi kriteria teori yang digunakan Ahmad al-Syayib, yaitu sadiqah tanawwu’ al ‘atifah, dsb. Sementara dari segi khayal (imagination), pada jenis ibtikari untuk mayoritas syair wasf al-adunya dan al-qalb. Sedangkan pada wasf al-jannah mayoritas kategori jenis tafsiri/bayani.

Hampir dalam semua syair wasfnya secara umum terinspirasi dari kedua sumber al-Qur’an dan Hadis. Begitu pula dalam menuangkan gagasannya (fikrah). Seorang Ibn Qayyim selalu menyelaraskan semua ide layaknya pemikiran seorang sufi akhlaqi yang menjadikan hati sebagai center  dalam pembentukan akhlaq. Misalnya deskripsi hati dengan symbol baitullah (wasf al-qalb bi al-ka’bah).

Istri Dr H Herman Hidayat, ini menuturkan bahwa Ibn Qayyim juga mengungkapkan amal shalih manusia di dunia sebagai mahar di akhirat untuk meminang segala kesenangan termasuk para bidadari di Surga.

Begitu pula sebagai teolog yang dikelompokkan Asy’ariyah, ia ungkapkan rasa kekesalannya terhadap ajaran teologi Mu’tazilah dan Jahmiyah yang menyatakan bahwa mukmin muttaqin tidak akan berjumpa dengan Rabbnya kelak di akhirat.

Sebagai seorang salafi, dalam menyatakan gagasannya, secara umum ditujukan semata-mata dakwah Islamiyah hanyalah untuk memperbaiki kondisi umat Islam yang berpaling dari ajaran agama Islam itu sendiri.

Sebagaimana penyair lainnya, syair wasf Ibn Qayyim kerap menggunakan tasybih, isti’arah, dan kinayah dalam mengungkapkan dan mencari kejelasan makna. Dihiasi dengan aspek al-muhassinat al-badi’iyah al-lafdziyah dan maknawiyah. Baik berbentuk iqtibas, tibaq, dan lainnya.

Bahkan gaya bahasa iqtibas ini hampir memenuhi syair-syair wasfnya terutama dalam wasf al-jannah yang sudah pada tahap wijdany yang merupakan wasf tertinggi. 

Uslub atau gaya bahasanya yang terkenal dengan ‘kutu loncat’ mencerminkan keluasan ilmunya sehingga pembaca dibuatnya bingung. Begitu pula yang terjadi pada qasidah nuniyah dan mimiyah, bahwa kedua qasidah ini dibuat dalam bahr yang berbeda tetapi beberapa hal mengandung makna yang sama. Hal ini mencerminkan kekayaan mufradat (kosa kata bahasa Arab) yang ia miliki. Sekaligus bukti kepiawaiannya dalam mengubah syair Arab.

Sebagai seorang imam (mufti), ahli fiqh, ushul fiqh (faqih), dan teolog yang menguasai al-Qur’an dan ulum al-Qur’an, Hadits dan ulum al-Hadits, senantiasa syair wasfnya terinspirasi dari kedua sumber itu baik lafal atau maknanya, yang disebut dengan iqtibas.

Akan tetapi, tentang penggunaan iqtibas, sampai saat ini dosen yang juga aktif di berbagai organisasi dan majelis taklim ini, belum menemukan dalam syair-syairnya pada tahap iqtibas tingkat tinggi. Jika lafal dari al-Qur’an atau Hadits, namun kandungan maknanya berada dalam konteks yang berbeda.

Menurut wanita yang pernah meraih beberapa kali kesempatan postdoc, salah satunya di ASAFAS (Studi Kajian Asia Afrika) Kyoto University, Jepang pada 2009 lalu, kepiawaian Ibn Qayyim dalam mengubah syair dan qasidah nuniyah dan mimiyah, dapat dikatakan luar biasa. Baik dalam penggunaan bahasanya maupun kandungan maknanya.

Diakui, Ibn Qayyim mampu memadukan antara bahasa sastra dan kondisi sosial. Khususnya kondisi sosial keagamaan umat Islam di masanya.

Fenomena sosial keagamaan pada masa Ibn Qayyim sarat dengan berbagai penyelewengan agama. Sebagai penganut madzhab salafi, ia tampil menggubah syair dalam beberapa qasidah yang dijadikannya sebagai alat dakwah Islamiyah yang terinspirasi dari dua pusaka umat Islam al-Qur’an dan Hadis.

Dakwah Islamiyah yang berbungkus sastra, yaitu (qasidah) itu akan tetap hidup dan tidak akan  hilang termakan waktu. “Hal tersebut karena imajinasi sang penyair adalah imajinasi dari kedua sumber kitab umat Islam yakni al-Qur’an dan Hadis,” pungkas putri keenam dari pasangan KH Ahmad Jumhur (pendiri Pondok Pesantren Darul Hikam) dan Hj Rd Wardah Anisah tersebut. <Edithya Miranti>

Biografi Singkat

Nama Lengkap            : Dr R Yani’ah Wardani, MA

Tempat, Tanggal Lahir: Bandung Selatan, 20 Oktober 1960

Suami                          : Dr H Herman Hidayat, APU

Anak                            : 3 orang

Pendidikan                  : S1 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 1982

S2 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 1996

S3 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2008

Pekerjaan                    : Dosen Tetap Fakultas Adab UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Aktiviutas                       : Pengurus harian Muslimat Nahdhatul Ulama pusat (PPMNU)

Pengurus Muslimah Internasional cabang Indonesia (MAAI)

Dewan kyai di Pondok Pesantren Darul Hikam, Bandung

Tags: Dosen Tetap Fakultas Adab UIN Syarif Hidayatullah JakartaDr H Herman Hidayat APUDr R Yani’ah WardaniMA
Share289Tweet181Send
Previous Post

Ribuan Demonstran Kembali Padati Jalan-jalan Hongkong

Next Post

Pemikiran Zakiah Daradjat tentang Pendidikan Anak dalam Keluarga

Edithya Miranti

Edithya Miranti

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Edukasi Kurban SIT Insantama Leuwiliang: Guru Jelaskan Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban yang Sah Menurut Syariat

Edukasi Kurban SIT Insantama Leuwiliang: Guru Jelaskan Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban yang Sah Menurut Syariat

29 May 2026
Siswa SMPIT Insantama Leuwiliang Presentasikan Hasil Scientific Journey ke SEAMEO BIOTROP

Siswa SMPIT Insantama Leuwiliang Presentasikan Hasil Scientific Journey ke SEAMEO BIOTROP

29 May 2026
Mendidik Manusia, Bukan Mesin

Mendidik Manusia, Bukan Mesin

28 May 2026
Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

30 May 2026
Siswa SDIT Insantama Leuwiliang Belajar Makna Pengurbanan Sambil Mengenal Organ Hewan Kurban

Siswa SDIT Insantama Leuwiliang Belajar Makna Pengurbanan Sambil Mengenal Organ Hewan Kurban

29 May 2026
Struktur dan Kultur

Struktur dan Kultur

0
Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

0
Mengenal Gareth Morgan di Balik Metafora Organisme Pesantren

Mengenal Gareth Morgan di Balik Metafora Organisme Pesantren

0
Sakinah Finance, AirNav Indonesia, dan BPJPH Berdayakan 100 Penyandang Disabilitas melalui Literasi Keuangan Syariah, Pelatihan Bisnis, dan Qurban Inklusif

Sakinah Finance, AirNav Indonesia, dan BPJPH Berdayakan 100 Penyandang Disabilitas melalui Literasi Keuangan Syariah, Pelatihan Bisnis, dan Qurban Inklusif

0
BAZNAS Salurkan 1.240 Kambing Dam Jemaah Haji 2026 untuk Mustahik di Berbagai Provinsi

BAZNAS Salurkan 1.240 Kambing Dam Jemaah Haji 2026 untuk Mustahik di Berbagai Provinsi

0
Dari Sedekah Konsumen Alfamart, BAZNAS RI Distribusikan Paket Daging Kurban Hingga ke Desa Terpencil

Dari Sedekah Konsumen Alfamart, BAZNAS RI Distribusikan Paket Daging Kurban Hingga ke Desa Terpencil

1 June 2026
Struktur dan Kultur

Struktur dan Kultur

1 June 2026
BAZNAS Salurkan 1.240 Kambing Dam Jemaah Haji 2026 untuk Mustahik di Berbagai Provinsi

BAZNAS Salurkan 1.240 Kambing Dam Jemaah Haji 2026 untuk Mustahik di Berbagai Provinsi

1 June 2026
Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

31 May 2026
BAZNAS RI Salurkan Daging Kurban bagi Masyarakat Prasejahtera di Kampung Pemulung Jurangmangu

BAZNAS RI Salurkan Daging Kurban bagi Masyarakat Prasejahtera di Kampung Pemulung Jurangmangu

31 May 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan
  • Membaca Al-Qur
  • Kebebasan dalam Islam bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan
  • Nasehat dalam memimpin suatu lembaga:
(Yang sulit dan menjadi tantangan dalam memimpin lembaga itu adalah:)
1. Noto Atine Dewe
2. Noto Atine Wong Liyo
3. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo
4. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo Sing Tukaran.KH Hasan Abdullah Sahal#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
  • Beriman itu tandanya jujur. Beriman itu tandanya bersaudara. Iman seseorang bisa diukur dari perilakunyaProf. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
  • KAJIAN PARENTING EKSKLUSIF & VIRTUAL TOUR ARABIC GLOBAL SCHOOL JAKARTA.Menyiapkan Generasi Cerdas: Menyeimbangkan Adab Islami & Kompetensi Global di Era DigitalBersama Narasumber dari Arabic Global School (AGS):
1.​Dedek Febrian (Pembimbing Akademik AGS)
2.​Ramdhanil (Kepala Sekolah Kindergarten AGS)
3.​Adi Suroto (Kepala Sekolah Primary AGS)Moderator :
Devi Lusianawati
Reporter Majalah Gontor dan Gontornews.com🗓 Rabu, 22 April 2026
⏰ 13.00 – 15.30 WIB​👇 KLIK LINK DI BAWAH INI UNTUK MENDAFTAR:
👉 https://bit.ly/pendaftaran-kajian-online#bedahbuku #parentingislami #muslimmilenial #gontornews #majalahgontor #gontor #kajianonline #kajianislam #psikologianak #polaasuh #bukuislami #livezoom #webinarislami #pendidikananak #belajarparenting #polaasuhanak #generasimilenial #islammodern #kajianjakarta
  • Mestinya orang Islam itu hanya dengan menjalankan shalat, jiwanya itu bersih. Shalat itu harus ada hubungannya dengan perilaku.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result