Ankara, Gontornews — Turki menangkap 73 orang pada 14 Februari sebagai bagian dari serangan yang menargetkan Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang dilarang di Turki. Demikian menurut sumber polisi sebagaimana dirilis hurriyetdailynews.com.
Di provinsi selatan, Mersin, 16 staf distrik Akdeniz ditahan karena diduga membuat propaganda PKK.
Sedangkan di distrik Tarsus, tujuh orang ditahan dengan tuduhan yang sama.
Dokumen digital yang terkait dengan PKK juga ditemukan saat penggerebekan di rumah-rumah tersangka.
Sebanyak 24 tersangka lainnya ditangkap di provinsi tenggara, Gaziantep, dalam sebuah operasi yang didukung oleh pesawat udara tak berawak, kata kantor gubernur provinsi tersebut dalam sebuah pernyataan.
Para tersangka dituduh “membuat propaganda teroris” di media sosial, menghina presiden dan menghasut orang untuk bergabung dalam demonstrasi provokatif.
Sejumlah amunisi dan senjata beserta beberapa dokumen organisasi juga disita selama operasi berlangsung.
Polisi juga mengumpulkan 24 tersangka di provinsi Aegean İzmir, tujuh di provinsi barat Çanakkale, dan dua di provinsi Sinop Laut Hitam karena diduga menyebarkan propaganda terhadap operasi Turki di Afrin, Suriah, di media sosial.
Turki pada 20 Januari meluncurkan “Operation Olive Branch” untuk mengusir militan YPG dari Afrin. [Rusdiono Mukri]






















