Cloppenburg, Gontornews – Setelah teridentifikasi di Denmark, kini virus H5N8 penyebab flu burung terdeteksi di Jerman. Sebuah peternakan ayam kalkun di negara bagian Jerman, Lower Saxoni, teridentifikasi virus ini.
Sebanyak 16 ribu ekor ayam kalkun dari peternakan di Lower Saxoni, sebagaimana dilansir Reuters, akan segera dimusnahkan oleh pihak berwenang, Kamis (24/11) waktu setempat.
Kasus ini untuk pertama kali teridentifikasi di Cloppenburg, Jerman utara. Menurut Kementerian Pertanian Jerman, daerah Cloppenburg dikenal sebagai daerah pertanian dan peternakan terbesar di Eropa dengan mayoritas masyarakatnya berprofesi sebagai petani.
Beberapa negara di Eropa dan Israel mengonfirmasi kasus H5N8 penyebab flu burung di wilayahnya. Di saat yang bersamaan, pemerintah setempat mengambil inisiatif untuk mengisolasi unggas yang teridentifikasi untuk menghindari penyebaran lebih luas.
Penularan Virus H5N8 di Jerman petama kali ditemukan pada burung liar. Sejak saat itu, Pemerintah Jerman memperketat aturan sanitasi bagi pertanian sekaligus menyampaikan peringatan awal bagi para petani untuk menyimpan unggas yang dimilikinya demi mengantisipasi penyebaran.
Wabah yang dibawa burung liar tersebut terjadi tidak saja di Jerman tapi juga di Hungaria dan Austria. Dua negara terakhir melaporkan, semua unggas yang terdapat di peternakan bebek dan kalkun yang dikelola pemerintah dua negara tersebut akan dimusnahkan. [Mohamad Deny Irawan/Rus]

















