Kyiv, Gontornews — Rusia telah meluncurkan serangan roket terbaru ke kota Kharkiv di Ukraina dalam beberapa hari terakhir, menandakan kemungkinan pergeseran taktik oleh Moskow.
Ukraina mengatakan sedikitnya 20 orang tewas pada Selasa dan Rabu di kota terbesar kedua di negara itu, yang terletak di dekat perbatasan Rusia.
Penasihat Presiden Ukraina Oleksiy Arestovych mengatakan dalam sebuah pidato video bahwa tujuan serangan itu adalah untuk “meneror penduduk” kota itu. Dia juga mengklaim serangan itu merupakan upaya Rusia untuk mengalihkan pasukan Ukraina dari wilayah utama Donbas.
“Idenya untuk menciptakan satu masalah besar demi mengalihkan perhatian kami dan memaksa kami untuk memindahkan pasukan,” kata Arestovych.
“Saya pikir akan ada eskalasi,” paparnya dikutip dw.com.[]























