10
Tonton Selengkapnya
pesanan-majalah-edisi-khusus
31 °c
Pecenongan
Sun
Mon
Saturday, 25 July, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Pendidikan Risalah

Menyibak Keunggulan Matematika al-Khawārizmī

Oleh Dr Teguh Slamet Wahyudi, SSi, MA, MPd, Mud, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Edithya Miranti by Edithya Miranti
21 January 2018
in Risalah
0
Menyibak Keunggulan Matematika al-Khawārizmī

Ilmu matematika telah mengajarkan kesederhanaan dalam konteks dimensi kemanusiaan dan ketuhanan. Kesimpulan ini didasarkan pada konteks dimensi kemanusiaan dalam matematika al-Khawārizmī dan matematika modern, yang meliputi aspek sejarah, estetika, dan bahasa.

John Byl menyatakan bahwa banyak kalangan yang berpikir tidak ada koneksi antara matematika dan ketuhanan. Hal ini karena logika, bilangan, dan geometri adalah sama bagi kelompok yang percaya pada Tuhan maupun kelompok yang tidak percaya pada Tuhan (ateis).

Dalam pandangan lainnya, matematika dikatakan memiliki hubungan dengan ketuhanan. Pendapat ini dikatakan oleh  Eric Steinhart yang menyatakan bahwa matematika memiliki peranan penting di dalam sains.

Sepenting bagaimana memahami Tuhan melalui penyelidikan ilmiah. Tuhan dapat dipahami, salah satunya, melalui persoalan ketakberhinggaan Tuhan dan matematika dapat digunakan untuk menyusun model tentang ketakberhinggaan Tuhan tersebut. Pernyataan Steinhart itu senada dengan pendapat Christian Tapp yang menjelaskan tentang ketakberhinggaan dalam matematika dan teologi.

BACA JUGA

Pendidikan Inklusif Membentuk Sikap Toleransi (Kajian Etnografi di Pondok Modern Darussalam Gontor)

Bahtsul Masail dalam Perspektif Pembelajaran Berbasis Masalah

Implementasi Birokrasi terhadap Peningkatan Budaya Mutu Guru Madrasah Ibtidaiyyah Kabupaten Bogor

Pembaharuan Pemikiran Keagamaan Menurut al-Qaradawi dan Relevansinya bagi Rekonstruksi Peradaban Islam (Kajian Filsafat)

Menjadi Dayak dan Muslim: Perjalanan Identitas Oloh Salam

Menurut Stanislaw Krajewski, pengaruh teologi pada matematika ditunjukkan dengan adanya metafora teologis dalam matematika. Dengan demikian, sesungguhnya matematika dapat digunakan oleh manusia untuk memahami ketuhanan.

Perdebatan tentang matematika dan ketuhanan ternyata tidak hanya sebatas persoalan internal matematika. Diskusi tentang kaitan matematika dan ketuhanan tidak dapat dilepaskan dari perdebatan relasi antara agama dan sains. Kajian mengenai agama dan sains masih penting untuk didiskusikan dewasa ini.

Hal ini ditunjukkan dengan tulisan Robert John Russell (2017) yang menjelaskan kontribusi Ian G. Barbour dalam mengungkap relasi agama dan sains. Memang, pada dasarnya agama dan sains adalah dua bidang yang harus bersinergi dalam kehidupan manusia, seperti yang diungkapkan Albert Einstein mengenai hubungan antara agama dan sains.

Menurutnya, sains tanpa agama adalah lumpuh dan agama tanpa sains adalah buta (science without religion is lame, religion without science is blind). Bahkan, terbukti tanpa adanya sinergi antara agama dan sains, bom atom yang merupakan hasil penemuan Albert Einstein telah menimbulkan tragedi kemanusiaan ketika dilakukan pemboman di Hiroshima dan Nagasaki, Jepang pada Perang Dunia II tahun 1945.

Menurut Koji Nakamura, tragedi kemanusiaan yang terjadi itu memiliki signifikansi kontemporer dalam upaya menumbuhkan rasa perdamaaian dan nilai-nilai kemanusiaan. Oleh karena itu, relasi agama dan sains tidak hanya mengkaji persoalan ketuhanan, tetapi juga kemanusiaan (humanity). Selain itu, dimensi ketuhanan dan kemanusiaan dalam sains tidak boleh diabaikan begitu saja.

“Matematika mengajarkan kesederhanaan dalam konteks dimensi kemanusiaan dan ketuhanan,” terang Dr Teguh dalam disertasinya. Adapun, kesimpulan ini didasarkan pada konteks dimensi kemanusiaan dalam matematika al-Khawārizmī dan matematika modern, yang meliputi aspek sejarah, estetika, dan bahasa.

Aspek sejarah menjelaskan bahwa terjadi proses penyederhanaan ide-ide matematika, yaitu aljabar. Hal tersebut ditempuh melalui 3 tahap, yaitu retorik (the rhetorical stage) berupa ungkapan pernyataan kalimat sehari-hari, sinkopasi/penyingkatan (the syncopated stage) berupa penggunaan singkatan-singkatan, dan simbolisasi (the symbolic stage) berupa ekspresi ide-ide matematika melalui simbol-simbol abstrak.

Aspek estetika mencerminkan kesederhanaan yang terdapat dalam matematika ditinjau dari prinsip keseimbangan dalam aljabar (al-jabr dan al-muqābalah). Prinsip ini digunakan untuk mencari nilai variabel yang memenuhi suatu persamaan, yang berlaku pula pada matematika modern.

Aspek bahasa mengungkapkan bahwa matematika merupakan bahasa komunikasi yang berlaku secara universal, karena simbol-simbol yang dipahami oleh para matematikawan merupakan hasil kesepakatan secara internasional.

Simbol-simbol digunakan untuk menyederhanakan suatu pernyataan yang biasa diungkapkan dalam bahasa sehari-hari. “Penyederhanaan dalam bahasa matematika itu berupa nilai (values), sesuatu yang belum diketahui (variables), fungsi (functions), dan ekspresi (expressions),” sambung Teguh, peraih juara 2 Guru Berprestasi SMA Tingkat Kota Depok di tahun 2015 dan tahun 2016.

Ayah dua orang anak ini pun menambahkan bahwa bahasa matematika tidak mengandung unsur emosi maupun afeksi. Sehingga memudahkan proses pembuktian, penurunan rumus-rumus matematika, dan penyelesaian persoalan kontekstual.

Perbedaan matematika al-Khawārizmī dan matematika modern dalam konteks dimensi kemanusiaan adalah ditinjau dari paradigma pengembangan matematika. “Al-Khawārizmī mengembangkan matematika berdasarkan paradigma tauhid, sedangkan matematika dikembangkan berdasarkan paradigma matematika sebagai ratu dan pelayan bagi sains,” ujarnya.

Tauhid ini dapat bermakna kesatuan, kesalingeratan, juga keterpaduan. Paradigma tauhid dalam matematika al-Khawārizmī menunjukkan adanya integrasi antara aspek-aspek kehidupan seorang Muslim dengan agama. “Dengan demikian, semakin bertauhid dalam bermatematika, semakin integratif dalam segenap aspek kehidupan,” lanjut guru Matematika SMAN 9 Depok tersebut.

Konteks dimensi ketuhanan dalam matematika al-Khawārizmī dan matematika modern, yang meliputi aspek ketakberhinggaan dan religiusitas. Kesederhanaan yang diajarkan matematika dalam konteks dimensi ketuhanan ini dijelaskan melalui simbol-simbol matematis dan sikap religiusitas yang berkaitan dengan prinsip-prinsip matematika.

Perbedaannya adalah matematika al-Khawārizmī didasarkan pada paradigma tauhid, sedangkan matematika modern merupakan ilmu pasti yang berparadigma pragmatis. Akan tetapi, keduanya tetap menunjukkan bahwa matematika berhubungan dengan metafisika dan obyek matematika merupakan obyek spiritual.

Suami dari Dr (Cand.) Amri Khoiriyah, SPdSi, MPd ini kembali menerangkan bahwa penelaahan matematika al-Khawārizmī dan matematika modern merupakan bagian dari sebuah rekonstruksi holistik dalam matematika. Rekonstruksi ini ditinjau dari status ontologis matematika yang terletak antara fisika dan metafisika.

Pengkajian matematika yang holistik akan mendorong rasionalitas manusia untuk menerima keberadaan obyek-obyek fisik dan non-fisik. “Hal ini karena matematika merupakan ide abstrak pertama yang mana pengabstraksiannya itu bersumber dari obyek-obyek fisik (konkret),” ungkap Dr Teguh.

Matematika juga berperan sebagai alat untuk memahami ide-ide abstrak dalam filsafat atau metafisika, termasuk ide tentang Tuhan. “Dengan demikian, semakin holistik dalam mengkaji matematika, semakin meningkat keberimanan kepada Tuhan,” pungkas doktor sekaligus penulis buku pendidikan tersebut. Edithya Miranti

Biodata Penulis

Nama Lengkap            : Dr Teguh Slamet Wahyudi, SSi, MA, MPd, Mud

Tempat Tanggal Lahir : Jakarta, 26 Januari 1981

Pekerjaan                    : Guru Matematika SMAN 9 Depok

Istri                              : Dr (Cand.) Amri Khoiriyah, SPdSi, MPd

Riwayat Pendidikan:

  1. S-1 Matematika, Universitas Negeri Yogyakarta (Lulus Tahun 2004).
  2. Akta IV, Universitas Ibn Khaldun Bogor (Lulus Tahun 2005).
  3. S-2 Pendidikan Matematika dan IPA, Universitas Indraprasta Jakarta (Lulus Tahun 2010).
  4. S-2 Filsafat Islam, ICAS-Universitas Paramadina Jakarta (Double Degree, Lulus Tahun 2016).
  5. S-3 Agama dan Sains, SPs, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (Lulus Tahun 2017).

Prestasi                       :

  1. Juara 2 Lomba Menulis Esai Guru dalam rangka Hari Guru Nasional Tahun 2013, Tingkat Kota Depok.
  2. Juara 2 Guru Berprestasi SMA Tingkat Kota Depok di tahun 2015 dan tahun 2016.

Karya Tulis                   :

  1. Buku Pendidikan: Panggil Saja Aku Ayah (Jakarta: Ufuk Press, 2011).
  2. Artikel: “Matematika dan Pembentukan Karakter”, Koran Monitor Depok, 2013.
  3. Mathematical Literacy: Its Urgency and Development At Islamic Education in Indonesia (Makalah seminar internasional pada Conference on Islamic Studies, 9-10 November 2017

Riwayat Organisasi     :

  1. Ketua Federasi Guru Independen Indonesia (FGII) Kota Depok (2008-2012, 2012-2016).
  2. Departemen Penelitian dan Pengembangan DPP FGII (2016-2020).
  3. Forum Komunikasi Putra-putri Prajurit dan Putra-putri Purnawirawan TNI-Polri (FKPPI) (2016 s.d. sekarang).

Forum Ilmiah              :

  1. Pembicara Seminar Internasional pada Conference on Islamic Studies di SPs UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 9-10 November 2017
  2. Pembicara Talkshow Buku Panggil Saja Aku Ayah, Siaran Langsung (Live) di Stasiun Televisi: Metro TV dan TV One (November 2011).

 

Tags: Al-KhawarizmiKeunggulanMatematika
Share170Tweet106Send
Previous Post

Integrasi Pendidikan Kebidanan dan Agama

Next Post

Strategi Pembiayaan pada Bank Islam di Asia

Edithya Miranti

Edithya Miranti

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
SIT Insantama Leuwiliang Bekali Guru Cegah dan Tangani Dini Isu Penyimpangan Seksual

SIT Insantama Leuwiliang Bekali Guru Cegah dan Tangani Dini Isu Penyimpangan Seksual

19 July 2026
kh fauzi tidjani djauhari

Pesantren Al-Amien Prenduan akan Gelar Idul Khotmi Nasional Tarekat Tijaniyah Ke-234

13 July 2026
Ketua Yayasan Amanah Insantama: Guru Harus Terus Tingkatkan Kapasitas dan Mengajar dengan Spirit Ihsan

Ketua Yayasan Amanah Insantama: Guru Harus Terus Tingkatkan Kapasitas dan Mengajar dengan Spirit Ihsan

19 July 2026
Menjaga Kesucian Hati dari Rasa Iri terhadap Nikmat Orang Lain

Menjaga Kesucian Hati dari Rasa Iri terhadap Nikmat Orang Lain

19 July 2026
Tirakat Orangtua Untuk Anak

Tirakat Orangtua Untuk Anak

11 October 2023
Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

0
Jelang Ujian Santri, Pondok Gontor Resmi Tutup Kegiatan Ekstrakurikuler

Jelang Ujian Santri, Pondok Gontor Resmi Tutup Kegiatan Ekstrakurikuler

0
Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

0
BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

0
Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

0
BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

25 July 2026
Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

25 July 2026
Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

25 July 2026
Jelang Ujian Santri, Pondok Gontor Resmi Tutup Kegiatan Ekstrakurikuler

Jelang Ujian Santri, Pondok Gontor Resmi Tutup Kegiatan Ekstrakurikuler

25 July 2026
Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

25 July 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • PRODUK ALUMNI GONTOR, INI MOMEN YANG TIDAK AKAN TERULANG!September 2026 bukan sekadar edisi biasa.Ini adalah Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang dicetak dengan penambahan oplah terbesar dan diprediksi menjadi salah satu edisi yang paling banyak dicari karena merupakan bagian dari koleksi langka Spesial 100 Tahun Gontor.Ini bukan hanya beriklan.
Ini adalah membangun kepercayaan, memperkuat brand awareness, dan menjadi bagian dari sejarah 100 Tahun Gontor.✅ Mengapa harus ikut?📈 Penambahan oplah cetak dalam jumlah besar.
🎯 Menjangkau keluarga besar Gontor, pesantren alumni, wali santri, simpatisan, dan masyarakat luas.
📖 Edisi koleksi yang akan disimpan bertahun-tahun, sehingga iklan Anda memiliki nilai eksposur yang jauh lebih panjang dibanding promosi digital yang cepat berlalu.🤝 Momentum terbaik untuk memperkenalkan usaha Anda kepada pasar yang loyal dan memiliki ikatan emosional kuat dengan Gontor.⏳ SPACE IKLAN SANGAT TERBATASBatas pendaftaran hingga 15 Agustus 2026 atau lebih cepat jika seluruh space telah terisi.👉 Daftar sekarang:
https://tinyurl.com/iklan-magon📞 Informasi
0813-1510-6479
0877-8707-2412"Dalam bisnis, yang paling mahal bukan biaya promosi, tetapi kesempatan yang terlewat."
  • ✨ Seabad Mendidik Bangsa. Kini saatnya menjadi bagian dari sejarah.📖 Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor – September 2026 hadir mengangkat kisah sukses ribuan Pondok Alumni Gontor yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia.⏳ Stok terbatas! Jangan menunggu sampai stok menipis.🛒 Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100tahungontor #majalahgontor #gontor #gontornews #pondokmoderngontor #pesantren #pondokalumni #pesansekarang
  • 100 Tahun Gontor bukan sekadar peringatan, tetapi sejarah yang layak disimpan.Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang terbit selama Juli–September 2026.📚 Koleksi terbatas.
⏳ Jangan menunggu sampai kehabisan.📲 Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontor
  • Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor sebelum kehabisan.📖 Edisi Juli ✅
📖 Edisi Agustus ✅
📖 Edisi September 🔜🔥 Jangan sampai orang lain sudah punya, sementara Anda kehabisan.📲 Pesan sekarang:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah#100tahungontor #majalahgontor #gontornews #gontormendunia #unidagontor #mediaperekatumat #koleksibersejarah #edisikhusus #pesansekarang #jangansampaikehabisan
  • Stok terbatas!
Sudah punya Edisi Agustus?Edisi spesial ini mengupas perjalanan UNIDA Gontor Mendunia dan hanya hadir dalam rangka 100 Tahun Gontor.Banyak yang sudah memesan. Jangan sampai Anda tertinggal.Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #unidagontor #majalahgontor #gontornews
  • 100 Tahun Gontor bukan sekadar peringatan, tetapi sejarah yang layak disimpan.Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang terbit selama Juli–September 2026.📚 Koleksi terbatas.
⏳ Jangan menunggu sampai kehabisan.📲 Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #MajalahGontor #Gontor #PondokModern #DarussalamGontor #MediaPerekatUmat #GontorMendunia #KoleksiBersejarah #alumnigontor #gontornews #majalahgontor
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Pre-Order telah dibuka!💰 Harga: Hanya Rp 15.000 / eksemplarMengingat kuota cetak yang terbatas, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Pemesanan Anda di sini:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah
  • Repost from @ikpmmadiun
Bagi keluarga besar Gontor, setiap nasihat Pimpinan adalah bekal sepanjang perjalanan hidup. 🤍Kali ini, mari kita luangkan waktu sejenak untuk kembali mendengarkan petuah dari K.H.Hasan Abdullah Sahal (Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor)Insya Allah apa yang kita dengar bukan hanya menambah ilmu, tetapi juga menguatkan niat untuk terus berkhidmat kepada umat.🤲 Jangan berhenti di kita. Bagikan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.💬 Antum Alumni Gontor angkatan berapa? Share di kolom komentar.
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Menuju Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Majalah Majalah Gontor menerbitkan Edisi Spesial 100 Tahun Gontor.Mumpung BELUM terlambat, Pre-Order Edisi Agustus & September resmi dibuka!💰 Harga: Hanya Rp 15.000 / eks eksemplar
⏳ Batas Waktu PO Edisi Agustus: 10 Juli 2026, Pukul 11:59 WIB (Tinggal menghitung hari!)Mengingat kuota cetak yang sangat ketat, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Slot Pemesanan Anda di Sini:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result