pesanan-baju-kaos
31 °c
Pecenongan
Mon
Tue
Sunday, 8 November, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home News Nusantara

Perjuangan Transmigran Dukung Percepatan Pembangunan

Dedi Junaedi by Dedi Junaedi
10 years ago
in Nusantara
0

BACA JUGA

LAZISNU Tuban Salurkan Seribu Ayam Petelur

Pemda Bogor Berangkatkan 103 Marbot dan Satgas Umrah via Khadim Wisata

Hari Santri 2026, Nagan Raya Gelar Lomba Pidato Arab dan Turnamen Olahraga

Kontingen Terbaik: PKBM Primago Indonesia Bawa Pulang 4 Piala di Ajang Gema Tunas PKBM V Se-Jawa Barat Tahun 2026

PBNU Berharap Hubungan NU-Gontor Kian Harmonis di Usianya yang Ke-100

Wajo, Gontornews–Desa Bekkae adalah sebuah kawasan Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) yang berada di Desa Paselloreng Kecamatan Gilireng Kabupaten Wajo Sulawesi Selatan. Desa ini berkembang menjadi sebuah pemukiman setelah sebelumnya pemerintah setempat menjadikan daerah ini sebagai kawasan transmigrasi pada tahun 2002.
Awalnya, pemerintah merelokasi warga Desa Paselloreng karena wilayah tersebut akan diubah menjadi bendungan yang nantinya mendukung pertanian dalam bentuk irigasi di Kecamatan Belireng Kabupaten Wajo Sulawesi Selatan. Program transmigrasi ini dimulai dengan tahap pertama penempatan 100 KK dari Desa Paselloreng ke UPT Bekkae. Tahun 2003 ada tambahan 100 kk penduduk setempat dan tahun 2004 juga 100 kk penduduk setempat.
Pada tahun 2011, transmigrasi bertambah lagi 350 kk yang terdiri dari 250 kk penduduk setempat dan 100 kk dari penduduk luar. Pada tahun 2012 juga ada penempatan 100 kk yang terdiri dari 84 kk dari penduduk setempat dan 16 kk dari daerah luar. “Program transmigrasi ini secara umum berjalan lancar dan menunjukkan perkembangan yang signifikan,” ujar Malaniu, Staf Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kab.Wajo Sulawesi Selatan.
Keberhasilan dan keberadaan Permukiman Transmigrasi Bekkae ini tidak terlepas dari peran masyarakat adat setempat yang secara sukarela menyerahkan lahannya dan turut berpartisipasi dalam mendukung pembangunan dan pengembangan permukiman transmigrasi tersebut. Bisa dikatakan, UPT Bekkae merupakan kawasan transmigrasi yang sukses dari tingkat kesejahteraan penduduknya dan perkembangannya.
Lokasi yang jaraknya sekitar 60 km ditempuh selama 1 jam dari Kabupaten Wajo ini sudah memiliki beberapa sarana pendidikan dari tingkat Paud, TK, SD, SMP. Selain itu juga ada puskesmas pembantu, masjid, pasar dan sarana umum lainnya. “Rencananya tahun depan juga akan dibangun SMK,” ujar pria berbadan jangkung ini.
Malaniu bercerita, warga Bekkae yang dulunya berasal dari berbagai daerah sudah merasakan hasil kerja kerasnya. Ada salah satu warga yang sukses dengan hasil pertanianya bernama Andi Rusdi dari Probolinggo, Jawa Timur. Selain mengelola beberapa hektar lahan pertanian dan perkebunan, pria awal Jawa ini paling mapan diantara warga lainnya.
Rumahnya berdiri besar, pekarangannya luas, bersih dan sudah memiliki mobil. Bahkan rumahnya sempat disinggahi Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Ja’far ketika berkunjung ke lokasi pemukiman transmigrasi di UPT Bekkae Desa Paselloreng Kecamatan Gilireng Kabupaten Wajo Sulawesi Selatan ini. “Ia pernah meraih juara tiga transmigran teladan,” paparnya.
Kebanyakan warga Bekkae memperoleh pendapatan dari hasil pertanian seperti padi, pisang, cabe dan tanaman lainnya. Apalagi petani cabe Bekkae sering ketiban berkah ketika harga kebutuhan pokok melambung tinggi, mereka bisa panen dan menjual barangnya. Seperti harga cabe yang kerap melonjak mencapai 75 ribu per kilo masyarakat memetik hasil panen cabe yang ditanam di pekarangan rumah.
Demikian juga soal pangan yang baru saja dipanen para petani Bekkae. Satu keluarga bisa memanen padi sampai 40 karung besar. Tingkat kesejahteraan warga juga bisa dilihat dengan kepemilikan kendaraan mobil maupun motor, sehingga membantu transprtasi warga. Beberapa sarana pun sudah memadai seperti tersedianya koperasi tapi dan kelompok kewirausahaan yang menghasilkan aneka makanan seperti keripik pisang, keripik daun cabe, keripik daun murbey.
“Produk-produk lokal ini sering dipromosikan pada acara-acara pameran dan festival baik tingkat lokal dan nasional,” ungkapnya dengan wajah meyakinkan.
Keberhasilan ini dirasakan Poniem, warga asal Sragen, Jawa Tengah yang sejak tahun 2011 ikut bertransmigrasi. Saat itu Poniem tidak punya pilihan kecuali ikut transmigrasi karena di kampung halaman tidak memiliki lahan garapan dan pekerjaan.
Ia pun berinisiatif mencari informasi ke dinas ketenagakerjaan dan transmigrasi Sragen yang langsung dilayani pegawai setempat. “Kebetulan saat itu ada sosialisasi transmigrasi di daerah Bekkae,” terangnya.
Akhirnya Poniem bersama suami dan anaknya meninggalkan tanah kelahirannya menuju Bekkae untuk memulai hidup baru bersama warga lainya. Di kawasan transmigrasi tersebut, Poniem bersama enam ibu-ibu lainya, memanfaatkan hasil pertanian menjadi makanan ringan dan mendirikan kelompok wirausaha dengan membuat kripik singkong, kripik pisang, kripik daun cabe dan keripik daun murbey.
“Hasilnya cukup untuk membantu memenuhi kebutuha keluarga,” tuturnya.
Disini, ujar Poniem, antar warga tidak ada perbedaan semua sama menjalin hubungan senasib dan seperjuangan. Warga dan pemerintah desa saling membantu dalam meningkatkan taraf hidup dengan mengolah lahan pertanian dan perkebunan menjadi sumber mata pencaharian warga.
Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari kreatifitas Poniem dan warga setempat untuk mengelola hasil panenya dengan aneka makanan. Warga setempat dan penduduk transmigrasi membaur dalam keharmonisan menuju kesejahteraan bersama.
“Jika ada warga Bekkae yang tidak mendapat penghasilan minimal 2 juta berarti karena dia malas,” Malaniu menambahkan.
Kedepan kehidupan warga Bekkae akan semakin mudah dengan dibangunnya Bendungan Paselloreng pada tahun 2015. Bendungan ini memiliki kapasitas 138 juta meter kubik serta tinggi bendungan 44,50 meter dan lebar 10 meter.
Dengan dibangunnya bendungan ini produktifitas petani semakin meningkat. Begitu pun standar taraf kehidupan khususnya masayarakat petani akan ikut meningkat. “Bahkan pendapatan petani dan pengamanan pangan nasional juga akan semakin meningkat,” ungkapnya. [Ahmad Muhajir/DJ]







Tags: PembangunanPercepatanTransmigranWajo
Share48Tweet30Send
Previous Post

Geliat Pemuda Mendorong Transformasi Desa di KTM Rawa Pitu

Next Post

Pesan KH Syukri untuk Alumni Gontor

Dedi Junaedi

Dedi Junaedi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
KH Izzat Fahd Ajak Santri Baitul Arqom Jember Selalu Menjaga dan Memperjuangkan Pondok

KH Izzat Fahd Ajak Santri Baitul Arqom Jember Selalu Menjaga dan Memperjuangkan Pondok

2 November 2026
Kiai Jamhari dan Wasiat Kemandirian Perempuan

Kiai Jamhari dan Wasiat Kemandirian Perempuan

2 November 2026

Komjen (Purn) Dr Nurfaizi Suwandi: Mutiara Indonesia di Negeri Piramida

13 February 2018
Santriwati Darul Muttaqin Parung Bogor Kunjungi Majalah Gontor

Santriwati Darul Muttaqin Parung Bogor Kunjungi Majalah Gontor

1 November 2026
Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

29 October 2026
Al-Amanah Al-Gontory Gelar Kuliah Umum Pendidikan Holistik

Al-Amanah Al-Gontory Gelar Kuliah Umum Pendidikan Holistik

0
Al-Amien Prenduan Raih Juara Umum ATLAS 2026

Al-Amien Prenduan Raih Juara Umum ATLAS 2026

0
Raudhatul Hasanah Medan ‘Belajar’ Bahasa Arab dari Mumtaza Banjarnegara

Raudhatul Hasanah Medan ‘Belajar’ Bahasa Arab dari Mumtaza Banjarnegara

0
Materi Mitigasi Bencana Harus Masuk Kurikulum Pesantren

Materi Mitigasi Bencana Harus Masuk Kurikulum Pesantren

0
Universitas Pancasila Jakarta Kukuhkan Dua Guru Besar

Universitas Pancasila Jakarta Kukuhkan Dua Guru Besar

0
Al-Amanah Al-Gontory Gelar Kuliah Umum Pendidikan Holistik

Al-Amanah Al-Gontory Gelar Kuliah Umum Pendidikan Holistik

8 November 2026
Al-Amien Prenduan Raih Juara Umum ATLAS 2026

Al-Amien Prenduan Raih Juara Umum ATLAS 2026

8 November 2026
Raudhatul Hasanah Medan ‘Belajar’ Bahasa Arab dari Mumtaza Banjarnegara

Raudhatul Hasanah Medan ‘Belajar’ Bahasa Arab dari Mumtaza Banjarnegara

7 November 2026
Materi Mitigasi Bencana Harus Masuk Kurikulum Pesantren

Materi Mitigasi Bencana Harus Masuk Kurikulum Pesantren

7 November 2026
Universitas Pancasila Jakarta Kukuhkan Dua Guru Besar

Universitas Pancasila Jakarta Kukuhkan Dua Guru Besar

6 November 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alhamdulillah, Pre-Order dibuka lagi, kini tersedia Crewneck Sweatshirt. Tersedia saat ini Warna :

1. Black
2. Navy
3. Maroon
4. Army
5. Light Pink

Silahkan di pesan melalui link :
https://tinyurl.com/pesan-baju/

atau bisa lihat link di profile

#majalahgontor
#gontornews
  • Bazar Buku. Silahkan japri untuk pemesanan via instagram hari ini.
  • Buku ini ditulis untuk kamu yang sedang atau pernah menjalani kehidupan di pesantren. Pesan sekarang atau kunjungi stan Majalah Gontor di ESPECTO BAZAR.
  • ESPECTOR BAZAR AL HASSAN BEKASI 24 - 25 OKTOBER 2026.  DAPATAKAN DISKON 15% BAGI PEMESAN BUKU INI VIA INSTAGRAM. 
BELUM TERMASUK ONGKIR. 
UNTUK PEMESANAN BISA JAPRI ADMIN.
  • Assalamu
  • Pre Order dibuka kembali hingga 25 Oktober 2026

Link pembelian bisa dilihat di bagian akhir gambar atau di profile.
atau bisa langsung ke link dibawah ini :
https://tinyurl.com/pesan-baju

#majalahgontor 
#gontornews
  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133

untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah

#majalahgontor 
#gontornews 
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.

#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025

Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan: 
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-

Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802

Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews 

#majalahgontor 
#majalahgontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result