Ponorogo, Gontornews — Peringatan 90 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor menjadi moment berharga bagi para alumni dari berbagai marhalah untuk bersilaturahim di kediaman Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor KH Abdullah Syukri Zarkasyi MA.
Alumni yang hadir dari berbagai marhalah ‘sowan’ ke kediaman Kiai Syukri dengan seragam masing-masing marhalah, atau datang bersama alumni yang lain. Apalagi pada petingatan 90 tahun Gontor juga digelar reuni akbar alumni Gontor lintas marhalah. Sehingga pada Jum’at (2/9) malam, atau sehari menjelang pelaksanan reuni akbar, kediaman Kiai Syukri selalu dipenuhi alumni.
Kiai Syukri yang memang kondisnya belum sepenuhnya pulih, tetap semangat menjamu ratusan santri yang keluar masuk di kediamanya itu. Perhatian beliau untuk membina dan mengawal santri-santrinya tidak pernah redup.
Dibantu putra beliau, Azmi Syukri Zarkasyi, beliau memberikan beberapa nasihat dari atas kursi rodanya. Seluruh alumni pun sangat antusias menyimak perkataan yang disampaikan oleh putra pertama KH Imam Zarkasyi salah seorang Trimurti Pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor.
Nasihat yang menegaskan perhatian beliau terhadap kelangsungan nilai-nilai perjuangan Gontor yang harus tetap terjaga dan diperjuangkan oleh para alumninya dimana pun berkiprah.
“Semua santri agar berperan di masyarakat. Supaya istiqamah buat perencanaan kongkrit,” pesan beliau yang dipandu Ust Azmi.
Kiai Syukri juga bernasihat agar setiap alumni berprestasi dimana pun berada baik di rumah, di pekerjaan, di tempat berdagang, membantu orangtua, mengelola sekolah dan pesantren, di yayasan yatim, dan berkiprah di segala bidang.
Agar punya niat yang kuat, pesan Kiai Syukri, apa yang akan dikerjakan supaya terprogram dengan baik. “Apa yang akan dikerjakan besok, setiap hari ditulis membuat target harian,” paparnya.
Selain memberikan nasihat, Kiai Syukri juga mempersilahkan santri-santrinya untuk mencicipi hidangan yang telah disediakan pihak keluarga.
Kiai Syukri masih melanjutkan nasihatnya, agar semua alumni memiliki prestasi setidaknya lima tahun sekali. “Dapat S 1, S 2, itu prestasi. Dagangan untung, murid sukses semua juga prestasi,” kata Kiai Syukri.
Berdasarkan pantauan Gontornews.com, kediaman Kiai Syukri yang terletak di utara Masjid Darussalam Gontor terus didatangi tamu dari berbagai kalangan. Diantaranya ada Walikota Depok Dr KH Muhammad Idris alumni 1980 berserta rombongannya, marhalah tahun 1993 yang diantaranya ada Imam Awaluddin yang menjadi dosen di Universitas Sains Islam Malaysia (USIM).
Hampir seluruh alumni yang dating tak hanya minta doa dan nasihat tapi juga mendoakan untuk kepulihan guru yang mereka cintai ini. [Ahmad Muhajir/DJ]























