Arish, Gontornews — Empat pria bersenjata tewas dalam operasi yang dilakukan oleh polisi Mesir di kota Arish, Sinai utara.
Seperti dirilis Aljazeera, sumber keamanan Mesir mengatakan, empat polisi Mesir juga tewas dalam bentrokan pada hari Sabtu (25/8) itu. Sementara beberapa lainnya terluka.
Menurut sumber itu, para penyerang mengenakan bahan peledak dan yang lainnya membawa senjata ringan.
Anggota yang tersisa dari kelompok itu berhasil melarikan diri dari lokasi operasi, kata sumber yang tidak disebutkan namanya itu.
Pihak berwenang Mesir belum menyebutkan kelompok tertentu yang bertanggung jawab atas serangan itu, meskipun kelompok Negara Islam Irak dan Levant (ISIL atau ISIS) aktif di daerah tersebut.
Juga belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.
Awal bulan ini, militer Mesir mengatakan telah menewaskan 52 pejuang di Semenanjung Sinai sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk memusnahkan kelompok bersenjata di daerah gurun yang jarang penduduknya itu.
Lebih dari 300 pejuang telah tewas di Sinai sejak tentara Mesir melancarkan operasi untuk mengalahkan kelompok bersenjata di Sinai pada bulan Februari.
Mengalahkan kelompok-kelompok bersenjata dan memulihkan keamanan telah menjadi janji Presiden Abdel Fattah el-Sisi dalam pemilihan umum pada bulan Maret lalu. [Rusdiono Mukri]


























