15
Tonton Selengkapnya
29 °c
Pecenongan
Mon
Tue
Sunday, 7 June, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Pendidikan Risalah

Pendidikan Rabbāniyah di Masa Rasulullah SAW dan Aplikasinya dalam Pendidikan Masa Kini

Dr M Sarbini MHI

Edithya Miranti by Edithya Miranti
25 June 2019
in Risalah
0
Pendidikan Rabbāniyah di Masa Rasulullah SAW dan Aplikasinya dalam Pendidikan Masa Kini

Bogor, Gontornews — Pendidikan rabbāniyah adalah inti dari karakteristik pendidikan Islam. Ia merupakan pendidikan yang dibimbing langsung oleh Allah SWT melalui wahyu kepada utusan-Nya, Rasulullah SAW. Kesempurnaan metode pendidikan ini diharapkan mampu menjadi solusi atas problematika dunia pendidikan saat ini.

Pendidikan bangsa Indonesia saat ini kembali mengalami masa krisis dan kepincangan yang amat serius. Hadirnya beragam dogma sekularisme serta serangkaian kurikulum yang kerap mengabaikan nilai-nilai tauhid juga menyingkirkan nilai-nilai moral syariah, kini telah banyak mewarnai dunia pendidikan kita.

Dalam disertasi Dr M Sarbini MHI, yang dipromotori oleh Prof Dr Didin Hafidhuddin MS dan Dr Endin Mujahidin MSi, disebutkan bahwa era modern saat ini, paradigma mengukur kemajuan suatu bangsa tidak lagi hanya bertumpu pada kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) saja, namun juga pada kekuatan Sumber Daya Manusia (SDM). Adanya paradigma baru tersebut, mengharuskan suatu bangsa untuk lebih memperkuat sektor pendidikan mereka.

Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul menurut perspektif Islam disebut sebagai kelompok masyarakat sābiqun bi al-khairāt (pemenang lomba kebaikan atau pencetak rekor kebaikan). “Inilah hakikat dari tujuan pendidikan, yakni mencetak manusia yang baik,” jelas H Adian Husaini MSi PhD, pada forum diskusi Sabtuan di INSISTS, 12 Juni 2010 M, silam.

BACA JUGA

Pendidikan Inklusif Membentuk Sikap Toleransi (Kajian Etnografi di Pondok Modern Darussalam Gontor)

Bahtsul Masail dalam Perspektif Pembelajaran Berbasis Masalah

Implementasi Birokrasi terhadap Peningkatan Budaya Mutu Guru Madrasah Ibtidaiyyah Kabupaten Bogor

Pembaharuan Pemikiran Keagamaan Menurut al-Qaradawi dan Relevansinya bagi Rekonstruksi Peradaban Islam (Kajian Filsafat)

Menjadi Dayak dan Muslim: Perjalanan Identitas Oloh Salam

Sebagaimana dirumuskan oleh Prof SM Naquib al-Attas dalam bukunya, Islam and Secularism, “Orang baik atau good man, tentunya adalah manusia yang berkarakter dan beradab. Tidak cukup seorang memiliki berbagai nilai keutamaan dalam dirinya, tetapi dia tidak ikhlas dalam mencari ilmu, enggan menegakkan amar ma’ruf nahi munkar, dan suka mengumbar aurat dan maksiat. Pendidikan, menurut Islam, haruslah bertujuan membangun karakter dan adab sekaligus!”

Kementerian Pendidikan Nasional sudah mencanangkan penerapan pendidikan karakter untuk semua jenjang pendidikan, mulai dari SD sampai Perguruan Tinggi. Seperti yang dituturkan Mendiknas Prof Muhammad Nuh, “Pembentukan karakter perlu dilakukan sejak usia dini agar dapat membangun kepribadian suatu bangsa.”

Menyikapi pernyataan tersebut, Sarbini, pria kelahiran Bekasi, 9 Maret 1971 ini menambahkan bahwa ada problem dasar pendidikan yang lebih utama dilihat dari perspektif Islam, yaitu sekularisme dalam dunia pendidikan.

Sebagaimana tercantum dalam UU No.20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) Pasal 3. Dimana dapat dipahami bahwa pendidikan nasional berfungsi sebagai proses untuk membentuk kecakapan hidup dan karakter bagi warga negaranya dalam rangka mewujudkan peradaban bangsa Indonesia yang bermartabat.

Meski tampak ideal, namun arah pendidikan yang sebenarnya adalah sekularisme yakni pemisahan peranan agama dalam pengaturan urusan-urusan kehidupan secara menyeluruh.

“Dalam UU Sisdiknas tidak disebutkan bahwa yang menjadi landasan pembentukan kecakapan hidup dan karakter peserta didik adalah nilai-nilai dari aqidah Islam, melainkan justru nilai-nilai dari demokrasi,” lanjut pria lulusan S1 Syariah, jurusan Perdata Pidana Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta, ini.

Sebagai bagian dari pendidikan nasional, pendidikan Islam memiliki nilai strategis dari pembentukan karakter bangsa Indonesia. Hal ini dikarenakan Islam adalah agama fitrah manusia. Islam telah hadir dengan menyuguhkan beragam metode pendidikan terbaik, salah satunya pendidikan  rabbāniyah sebagaimana yang telah disampaikan melalui para utusan-Nya.

Pendidikan rabbāniyah adalah pendidikan kepribadian yang terikat dengan ke-Tuhan-an melalui materi-materi wahyu dengan metode yang mengandung hikmah dan dengan evaluasi muhasabah serta hisbah yang berintikan pada amr ma`ruf nahi munkar.

Pendidikan rabbāniyah bertujuan membentuk karakter rabbāniyah dalam diri manusia, agar dapat menjalankan tugas dan tujuan kehidupannya, yaitu menjadi abdi Allah SWT dan khalifah di muka bumi.

Karakter rabbāniyah yang mulia dan terhormat ini hanya bisa dibentuk oleh Rasul-Rasul Allah SWT. Dalam hal ini tepatnya adalah Rasulullah Muhammad SAW, karena beliau SAW memiliki semua kompetensi sebagai pendidik karakter rabbāniyah. Semua karakter yang dimilikinya berada pada kualitas tertinggi (khuluq adzīm).

Sarbini, selaku bapak dua orang anak ini juga menerangkan bahwa pendidikan karakter rabbāniyah yang dibentuk oleh Rasulullah SAW dituntun melalui materi langsung dari sumber rubûbiyah dan tarbiyah, yaitu al-Qur`an yang merupakan kalam (kata-kata) Allah SWT.

Dalam membentuk karakter rabbāniyah, Rasulullah SAW menggunakan metode inti yaitu: (1) Pendekatan hikmah, (2) Pendekatan mau`idzah hasanah, yaitu metode-metode yang dapat menyentuh hati dan melembutkan jiwa, (3) Pendekatan jidal bi al-lati hiya ahsan (diskusi dengan metode terbaik), serta (4) Pendekatan al uswah (suri tauladan). Sedangkan evaluasi yang diselenggarakan di masa Rasulullah saw terdiri dari muhāsabah (evaluasi ke dalam), dan hisbah (evaluasi ke luar).

Pengertian rabbāniyah dalam aplikasinya menegaskan bahwa tujuan dari proses pendidikan yang benar dan dinilai berhasil adalah terbentuknya karakter rabbāniyah. Karena manusia diciptakan oleh Allah SWT memiliki amanah kehidupan, yaitu mengabdi hanya karena Allah SWT dan menjadi khalifah di muka bumi.

“Pendidikan apapun yang tidak memiliki tujuan pembentukan karakter rabbāniyah, pasti tidak benar dan akan mengalami kegagalan, lama atau singkat,” tegas Sarbini, mantan Pimpinan Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Akhawain, Bogor, 1999-2005.

Pengertian Rasulullah SAW sebagai murabbi dalam aplikasinya mengharuskan dunia pendidikan untuk memiliki pendidik kompeten seperti Rasulullah SAW. Sebagaimana Rasulullah SAW memiliki kepribadian yang terpuji, bercita-cita tinggi dan mulia, serta memiliki latar belakang pendidikan yang bersih.

Aplikasi materi al-Qur`an sebagai materi dasar dalam pendidikan rabbāniyah di masa Rasulullah SAW menuntut penyelenggara pendidikan saat ini untuk mereformulasi kembali materi-materi pendidikan Islam yang ada dalam berbagai jenjang, agar sesuai dengan materi al-Qur`an.

Aplikasi metode hikmah dalam pendidikan rabbāniyah di masa Rasulullah SAW membuka peluang yang sangat besar bagi setiap pendidik untuk melakukan inovasi ijtihadi.

Sedangkan aplikasi evaluasi pendidikan rabbāniyah di masa Rasulullah SAW terbagi dalam dua peran, yaitu peran evaluasi sebagai dasar penilaian, dan perannya dalam bidang khusus yang dinilai pada domain yang dibutuhkan oleh satu tugas khusus yang akan diemban peserta didik.

Keterangan di atas akhirnya mengajak Dosen Tetap STAI Al-Hidayah Bogor, jurusan Pendidikan Agama Islam, Program Metodologi Studi Islam, ini untuk terus menggaungkan semangat baru kepada seluruh kaum Muslimin. “Kepada para pakar dan stekholder pendidikan, tetaplah teguh dan serius dalam menggali nilai-nilai Islam dan menerapkannya di setiap aspek kehidupan,” tutupnya. <Edithya Miranti>

IDENTITAS  PENULIS:

– Nama                        : Dr M Sarbini, MHI

– Tempat/ Tgl. Lahir    : Bekasi, 9 Maret 1971

– Isteri                          : Yulita Ambarsari, S.S

– Anak                         : 2 orang

PENDIDIKAN

– Lulus 1995                IAIN (Institut Agama Islam Negeri) Syarif Hidayatullah, Jakarta

S1 Syariah, Jurusan Perdata Pidana Islam

– Lulus 2004                Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor

S2 Konsentrasi Mu`amalah Islam,

  • Lulus 2012 Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor

S3 Konsentrasi Pendidikan Islam

  • Pernah ikut mulazamah dengan Syeikh Abdul Aziz bin Nashir al-Julayyil

 AKTIVITAS

  • Dosen Tetap STAI Al Hidayah Bogor, Jurusan Pendidikan Agama Islam, Program Metodologi Studi Islam
  • Pengajar Kajian Aqidah di PPIB/Markaz Islam Bogor – Masjid Raya Bogor
  • Pernah membimbing umroh Manara Hasmi Tour Th 2011
Tags: Dr M Sarbini MHIketua umum hasmiPendidikan Rabbāniyah di Masa Rasulullah SAW dan Aplikasinya dalam Pendidikan Masa Kini
Share70Tweet44Send
Previous Post

Model Pendidikan Jaminan Halal untuk Tim Manajemen Halal Internal

Next Post

Otoritas Palestina dan Hamas Tolak Rencana Ekonomi AS

Edithya Miranti

Edithya Miranti

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

6 June 2026
Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

4 June 2026
Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

30 August 2021
Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

31 May 2026
Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

4 June 2026
Anatomi Pondok Pesantren Jalan di Tempat: Telaah Kritis 9  Faktor Penghambat Kemajuan

Anatomi Pondok Pesantren Jalan di Tempat: Telaah Kritis 9  Faktor Penghambat Kemajuan

0
Kriteria Alumni Gontor

Kriteria Alumni Gontor

0
SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda 2026: Ini Pesan Wali Murid!

SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda 2026: Ini Pesan Wali Murid!

0
Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

0
Ikhlas: Rahasia Ketangguhan Gontor

Ikhlas: Rahasia Ketangguhan Gontor

0
Anatomi Pondok Pesantren Jalan di Tempat: Telaah Kritis 9  Faktor Penghambat Kemajuan

Anatomi Pondok Pesantren Jalan di Tempat: Telaah Kritis 9  Faktor Penghambat Kemajuan

7 June 2026
Kriteria Alumni Gontor

Kriteria Alumni Gontor

7 June 2026
SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda 2026: Ini Pesan Wali Murid!

SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda 2026: Ini Pesan Wali Murid!

7 June 2026
BAZNAS RI Lanjutkan Penanganan Kebakaran di Kemayoran, Pasang Instalasi Listrik dan Salurkan Bantuan Makanan

BAZNAS RI Lanjutkan Penanganan Kebakaran di Kemayoran, Pasang Instalasi Listrik dan Salurkan Bantuan Makanan

6 June 2026
BAZNAS Salurkan Hewan Kurban dari Sedekah Konsumen Alfamidi di Yogyakarta

BAZNAS Salurkan Hewan Kurban dari Sedekah Konsumen Alfamidi di Yogyakarta

6 June 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan
  • Membaca Al-Qur
  • Kebebasan dalam Islam bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan
  • Nasehat dalam memimpin suatu lembaga:
(Yang sulit dan menjadi tantangan dalam memimpin lembaga itu adalah:)
1. Noto Atine Dewe
2. Noto Atine Wong Liyo
3. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo
4. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo Sing Tukaran.KH Hasan Abdullah Sahal#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
  • Beriman itu tandanya jujur. Beriman itu tandanya bersaudara. Iman seseorang bisa diukur dari perilakunyaProf. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
  • KAJIAN PARENTING EKSKLUSIF & VIRTUAL TOUR ARABIC GLOBAL SCHOOL JAKARTA.Menyiapkan Generasi Cerdas: Menyeimbangkan Adab Islami & Kompetensi Global di Era DigitalBersama Narasumber dari Arabic Global School (AGS):
1.​Dedek Febrian (Pembimbing Akademik AGS)
2.​Ramdhanil (Kepala Sekolah Kindergarten AGS)
3.​Adi Suroto (Kepala Sekolah Primary AGS)Moderator :
Devi Lusianawati
Reporter Majalah Gontor dan Gontornews.com🗓 Rabu, 22 April 2026
⏰ 13.00 – 15.30 WIB​👇 KLIK LINK DI BAWAH INI UNTUK MENDAFTAR:
👉 https://bit.ly/pendaftaran-kajian-online#bedahbuku #parentingislami #muslimmilenial #gontornews #majalahgontor #gontor #kajianonline #kajianislam #psikologianak #polaasuh #bukuislami #livezoom #webinarislami #pendidikananak #belajarparenting #polaasuhanak #generasimilenial #islammodern #kajianjakarta
  • Mestinya orang Islam itu hanya dengan menjalankan shalat, jiwanya itu bersih. Shalat itu harus ada hubungannya dengan perilaku.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result