10
Tonton Selengkapnya
pesanan-majalah-edisi-khusus
29 °c
Pecenongan
Mon
Tue
Sunday, 26 July, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Pendidikan Risalah

Pendidikan Rabbāniyah di Masa Rasulullah SAW dan Aplikasinya dalam Pendidikan Masa Kini

Dr M Sarbini MHI

Edithya Miranti by Edithya Miranti
25 June 2019
in Risalah
0
Pendidikan Rabbāniyah di Masa Rasulullah SAW dan Aplikasinya dalam Pendidikan Masa Kini

Bogor, Gontornews — Pendidikan rabbāniyah adalah inti dari karakteristik pendidikan Islam. Ia merupakan pendidikan yang dibimbing langsung oleh Allah SWT melalui wahyu kepada utusan-Nya, Rasulullah SAW. Kesempurnaan metode pendidikan ini diharapkan mampu menjadi solusi atas problematika dunia pendidikan saat ini.

Pendidikan bangsa Indonesia saat ini kembali mengalami masa krisis dan kepincangan yang amat serius. Hadirnya beragam dogma sekularisme serta serangkaian kurikulum yang kerap mengabaikan nilai-nilai tauhid juga menyingkirkan nilai-nilai moral syariah, kini telah banyak mewarnai dunia pendidikan kita.

Dalam disertasi Dr M Sarbini MHI, yang dipromotori oleh Prof Dr Didin Hafidhuddin MS dan Dr Endin Mujahidin MSi, disebutkan bahwa era modern saat ini, paradigma mengukur kemajuan suatu bangsa tidak lagi hanya bertumpu pada kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) saja, namun juga pada kekuatan Sumber Daya Manusia (SDM). Adanya paradigma baru tersebut, mengharuskan suatu bangsa untuk lebih memperkuat sektor pendidikan mereka.

Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul menurut perspektif Islam disebut sebagai kelompok masyarakat sābiqun bi al-khairāt (pemenang lomba kebaikan atau pencetak rekor kebaikan). “Inilah hakikat dari tujuan pendidikan, yakni mencetak manusia yang baik,” jelas H Adian Husaini MSi PhD, pada forum diskusi Sabtuan di INSISTS, 12 Juni 2010 M, silam.

BACA JUGA

Pendidikan Inklusif Membentuk Sikap Toleransi (Kajian Etnografi di Pondok Modern Darussalam Gontor)

Bahtsul Masail dalam Perspektif Pembelajaran Berbasis Masalah

Implementasi Birokrasi terhadap Peningkatan Budaya Mutu Guru Madrasah Ibtidaiyyah Kabupaten Bogor

Pembaharuan Pemikiran Keagamaan Menurut al-Qaradawi dan Relevansinya bagi Rekonstruksi Peradaban Islam (Kajian Filsafat)

Menjadi Dayak dan Muslim: Perjalanan Identitas Oloh Salam

Sebagaimana dirumuskan oleh Prof SM Naquib al-Attas dalam bukunya, Islam and Secularism, “Orang baik atau good man, tentunya adalah manusia yang berkarakter dan beradab. Tidak cukup seorang memiliki berbagai nilai keutamaan dalam dirinya, tetapi dia tidak ikhlas dalam mencari ilmu, enggan menegakkan amar ma’ruf nahi munkar, dan suka mengumbar aurat dan maksiat. Pendidikan, menurut Islam, haruslah bertujuan membangun karakter dan adab sekaligus!”

Kementerian Pendidikan Nasional sudah mencanangkan penerapan pendidikan karakter untuk semua jenjang pendidikan, mulai dari SD sampai Perguruan Tinggi. Seperti yang dituturkan Mendiknas Prof Muhammad Nuh, “Pembentukan karakter perlu dilakukan sejak usia dini agar dapat membangun kepribadian suatu bangsa.”

Menyikapi pernyataan tersebut, Sarbini, pria kelahiran Bekasi, 9 Maret 1971 ini menambahkan bahwa ada problem dasar pendidikan yang lebih utama dilihat dari perspektif Islam, yaitu sekularisme dalam dunia pendidikan.

Sebagaimana tercantum dalam UU No.20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) Pasal 3. Dimana dapat dipahami bahwa pendidikan nasional berfungsi sebagai proses untuk membentuk kecakapan hidup dan karakter bagi warga negaranya dalam rangka mewujudkan peradaban bangsa Indonesia yang bermartabat.

Meski tampak ideal, namun arah pendidikan yang sebenarnya adalah sekularisme yakni pemisahan peranan agama dalam pengaturan urusan-urusan kehidupan secara menyeluruh.

“Dalam UU Sisdiknas tidak disebutkan bahwa yang menjadi landasan pembentukan kecakapan hidup dan karakter peserta didik adalah nilai-nilai dari aqidah Islam, melainkan justru nilai-nilai dari demokrasi,” lanjut pria lulusan S1 Syariah, jurusan Perdata Pidana Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta, ini.

Sebagai bagian dari pendidikan nasional, pendidikan Islam memiliki nilai strategis dari pembentukan karakter bangsa Indonesia. Hal ini dikarenakan Islam adalah agama fitrah manusia. Islam telah hadir dengan menyuguhkan beragam metode pendidikan terbaik, salah satunya pendidikan  rabbāniyah sebagaimana yang telah disampaikan melalui para utusan-Nya.

Pendidikan rabbāniyah adalah pendidikan kepribadian yang terikat dengan ke-Tuhan-an melalui materi-materi wahyu dengan metode yang mengandung hikmah dan dengan evaluasi muhasabah serta hisbah yang berintikan pada amr ma`ruf nahi munkar.

Pendidikan rabbāniyah bertujuan membentuk karakter rabbāniyah dalam diri manusia, agar dapat menjalankan tugas dan tujuan kehidupannya, yaitu menjadi abdi Allah SWT dan khalifah di muka bumi.

Karakter rabbāniyah yang mulia dan terhormat ini hanya bisa dibentuk oleh Rasul-Rasul Allah SWT. Dalam hal ini tepatnya adalah Rasulullah Muhammad SAW, karena beliau SAW memiliki semua kompetensi sebagai pendidik karakter rabbāniyah. Semua karakter yang dimilikinya berada pada kualitas tertinggi (khuluq adzīm).

Sarbini, selaku bapak dua orang anak ini juga menerangkan bahwa pendidikan karakter rabbāniyah yang dibentuk oleh Rasulullah SAW dituntun melalui materi langsung dari sumber rubûbiyah dan tarbiyah, yaitu al-Qur`an yang merupakan kalam (kata-kata) Allah SWT.

Dalam membentuk karakter rabbāniyah, Rasulullah SAW menggunakan metode inti yaitu: (1) Pendekatan hikmah, (2) Pendekatan mau`idzah hasanah, yaitu metode-metode yang dapat menyentuh hati dan melembutkan jiwa, (3) Pendekatan jidal bi al-lati hiya ahsan (diskusi dengan metode terbaik), serta (4) Pendekatan al uswah (suri tauladan). Sedangkan evaluasi yang diselenggarakan di masa Rasulullah saw terdiri dari muhāsabah (evaluasi ke dalam), dan hisbah (evaluasi ke luar).

Pengertian rabbāniyah dalam aplikasinya menegaskan bahwa tujuan dari proses pendidikan yang benar dan dinilai berhasil adalah terbentuknya karakter rabbāniyah. Karena manusia diciptakan oleh Allah SWT memiliki amanah kehidupan, yaitu mengabdi hanya karena Allah SWT dan menjadi khalifah di muka bumi.

“Pendidikan apapun yang tidak memiliki tujuan pembentukan karakter rabbāniyah, pasti tidak benar dan akan mengalami kegagalan, lama atau singkat,” tegas Sarbini, mantan Pimpinan Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Akhawain, Bogor, 1999-2005.

Pengertian Rasulullah SAW sebagai murabbi dalam aplikasinya mengharuskan dunia pendidikan untuk memiliki pendidik kompeten seperti Rasulullah SAW. Sebagaimana Rasulullah SAW memiliki kepribadian yang terpuji, bercita-cita tinggi dan mulia, serta memiliki latar belakang pendidikan yang bersih.

Aplikasi materi al-Qur`an sebagai materi dasar dalam pendidikan rabbāniyah di masa Rasulullah SAW menuntut penyelenggara pendidikan saat ini untuk mereformulasi kembali materi-materi pendidikan Islam yang ada dalam berbagai jenjang, agar sesuai dengan materi al-Qur`an.

Aplikasi metode hikmah dalam pendidikan rabbāniyah di masa Rasulullah SAW membuka peluang yang sangat besar bagi setiap pendidik untuk melakukan inovasi ijtihadi.

Sedangkan aplikasi evaluasi pendidikan rabbāniyah di masa Rasulullah SAW terbagi dalam dua peran, yaitu peran evaluasi sebagai dasar penilaian, dan perannya dalam bidang khusus yang dinilai pada domain yang dibutuhkan oleh satu tugas khusus yang akan diemban peserta didik.

Keterangan di atas akhirnya mengajak Dosen Tetap STAI Al-Hidayah Bogor, jurusan Pendidikan Agama Islam, Program Metodologi Studi Islam, ini untuk terus menggaungkan semangat baru kepada seluruh kaum Muslimin. “Kepada para pakar dan stekholder pendidikan, tetaplah teguh dan serius dalam menggali nilai-nilai Islam dan menerapkannya di setiap aspek kehidupan,” tutupnya. <Edithya Miranti>

IDENTITAS  PENULIS:

– Nama                        : Dr M Sarbini, MHI

– Tempat/ Tgl. Lahir    : Bekasi, 9 Maret 1971

– Isteri                          : Yulita Ambarsari, S.S

– Anak                         : 2 orang

PENDIDIKAN

– Lulus 1995                IAIN (Institut Agama Islam Negeri) Syarif Hidayatullah, Jakarta

S1 Syariah, Jurusan Perdata Pidana Islam

– Lulus 2004                Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor

S2 Konsentrasi Mu`amalah Islam,

  • Lulus 2012 Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor

S3 Konsentrasi Pendidikan Islam

  • Pernah ikut mulazamah dengan Syeikh Abdul Aziz bin Nashir al-Julayyil

 AKTIVITAS

  • Dosen Tetap STAI Al Hidayah Bogor, Jurusan Pendidikan Agama Islam, Program Metodologi Studi Islam
  • Pengajar Kajian Aqidah di PPIB/Markaz Islam Bogor – Masjid Raya Bogor
  • Pernah membimbing umroh Manara Hasmi Tour Th 2011
Tags: Dr M Sarbini MHIketua umum hasmiPendidikan Rabbāniyah di Masa Rasulullah SAW dan Aplikasinya dalam Pendidikan Masa Kini
Share71Tweet44Send
Previous Post

Model Pendidikan Jaminan Halal untuk Tim Manajemen Halal Internal

Next Post

Otoritas Palestina dan Hamas Tolak Rencana Ekonomi AS

Edithya Miranti

Edithya Miranti

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
SIT Insantama Leuwiliang Bekali Guru Cegah dan Tangani Dini Isu Penyimpangan Seksual

SIT Insantama Leuwiliang Bekali Guru Cegah dan Tangani Dini Isu Penyimpangan Seksual

19 July 2026
kh fauzi tidjani djauhari

Pesantren Al-Amien Prenduan akan Gelar Idul Khotmi Nasional Tarekat Tijaniyah Ke-234

13 July 2026
Ketua Yayasan Amanah Insantama: Guru Harus Terus Tingkatkan Kapasitas dan Mengajar dengan Spirit Ihsan

Ketua Yayasan Amanah Insantama: Guru Harus Terus Tingkatkan Kapasitas dan Mengajar dengan Spirit Ihsan

19 July 2026
Menjaga Kesucian Hati dari Rasa Iri terhadap Nikmat Orang Lain

Menjaga Kesucian Hati dari Rasa Iri terhadap Nikmat Orang Lain

19 July 2026
Tirakat Orangtua Untuk Anak

Tirakat Orangtua Untuk Anak

11 October 2023
Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

0
Jelang Ujian Santri, Pondok Gontor Resmi Tutup Kegiatan Ekstrakurikuler

Jelang Ujian Santri, Pondok Gontor Resmi Tutup Kegiatan Ekstrakurikuler

0
Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

0
BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

0
Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

0
BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

25 July 2026
Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

25 July 2026
Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

25 July 2026
Jelang Ujian Santri, Pondok Gontor Resmi Tutup Kegiatan Ekstrakurikuler

Jelang Ujian Santri, Pondok Gontor Resmi Tutup Kegiatan Ekstrakurikuler

25 July 2026
Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

25 July 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • PRODUK ALUMNI GONTOR, INI MOMEN YANG TIDAK AKAN TERULANG!September 2026 bukan sekadar edisi biasa.Ini adalah Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang dicetak dengan penambahan oplah terbesar dan diprediksi menjadi salah satu edisi yang paling banyak dicari karena merupakan bagian dari koleksi langka Spesial 100 Tahun Gontor.Ini bukan hanya beriklan.
Ini adalah membangun kepercayaan, memperkuat brand awareness, dan menjadi bagian dari sejarah 100 Tahun Gontor.✅ Mengapa harus ikut?📈 Penambahan oplah cetak dalam jumlah besar.
🎯 Menjangkau keluarga besar Gontor, pesantren alumni, wali santri, simpatisan, dan masyarakat luas.
📖 Edisi koleksi yang akan disimpan bertahun-tahun, sehingga iklan Anda memiliki nilai eksposur yang jauh lebih panjang dibanding promosi digital yang cepat berlalu.🤝 Momentum terbaik untuk memperkenalkan usaha Anda kepada pasar yang loyal dan memiliki ikatan emosional kuat dengan Gontor.⏳ SPACE IKLAN SANGAT TERBATASBatas pendaftaran hingga 15 Agustus 2026 atau lebih cepat jika seluruh space telah terisi.👉 Daftar sekarang:
https://tinyurl.com/iklan-magon📞 Informasi
0813-1510-6479
0877-8707-2412"Dalam bisnis, yang paling mahal bukan biaya promosi, tetapi kesempatan yang terlewat."
  • ✨ Seabad Mendidik Bangsa. Kini saatnya menjadi bagian dari sejarah.📖 Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor – September 2026 hadir mengangkat kisah sukses ribuan Pondok Alumni Gontor yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia.⏳ Stok terbatas! Jangan menunggu sampai stok menipis.🛒 Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100tahungontor #majalahgontor #gontor #gontornews #pondokmoderngontor #pesantren #pondokalumni #pesansekarang
  • 100 Tahun Gontor bukan sekadar peringatan, tetapi sejarah yang layak disimpan.Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang terbit selama Juli–September 2026.📚 Koleksi terbatas.
⏳ Jangan menunggu sampai kehabisan.📲 Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontor
  • Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor sebelum kehabisan.📖 Edisi Juli ✅
📖 Edisi Agustus ✅
📖 Edisi September 🔜🔥 Jangan sampai orang lain sudah punya, sementara Anda kehabisan.📲 Pesan sekarang:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah#100tahungontor #majalahgontor #gontornews #gontormendunia #unidagontor #mediaperekatumat #koleksibersejarah #edisikhusus #pesansekarang #jangansampaikehabisan
  • Stok terbatas!
Sudah punya Edisi Agustus?Edisi spesial ini mengupas perjalanan UNIDA Gontor Mendunia dan hanya hadir dalam rangka 100 Tahun Gontor.Banyak yang sudah memesan. Jangan sampai Anda tertinggal.Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #unidagontor #majalahgontor #gontornews
  • 100 Tahun Gontor bukan sekadar peringatan, tetapi sejarah yang layak disimpan.Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang terbit selama Juli–September 2026.📚 Koleksi terbatas.
⏳ Jangan menunggu sampai kehabisan.📲 Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #MajalahGontor #Gontor #PondokModern #DarussalamGontor #MediaPerekatUmat #GontorMendunia #KoleksiBersejarah #alumnigontor #gontornews #majalahgontor
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Pre-Order telah dibuka!💰 Harga: Hanya Rp 15.000 / eksemplarMengingat kuota cetak yang terbatas, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Pemesanan Anda di sini:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah
  • Repost from @ikpmmadiun
Bagi keluarga besar Gontor, setiap nasihat Pimpinan adalah bekal sepanjang perjalanan hidup. 🤍Kali ini, mari kita luangkan waktu sejenak untuk kembali mendengarkan petuah dari K.H.Hasan Abdullah Sahal (Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor)Insya Allah apa yang kita dengar bukan hanya menambah ilmu, tetapi juga menguatkan niat untuk terus berkhidmat kepada umat.🤲 Jangan berhenti di kita. Bagikan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.💬 Antum Alumni Gontor angkatan berapa? Share di kolom komentar.
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Menuju Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Majalah Majalah Gontor menerbitkan Edisi Spesial 100 Tahun Gontor.Mumpung BELUM terlambat, Pre-Order Edisi Agustus & September resmi dibuka!💰 Harga: Hanya Rp 15.000 / eks eksemplar
⏳ Batas Waktu PO Edisi Agustus: 10 Juli 2026, Pukul 11:59 WIB (Tinggal menghitung hari!)Mengingat kuota cetak yang sangat ketat, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Slot Pemesanan Anda di Sini:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result