Depok, Gontornews — Sepasang suami istri harus selalu saling mencintai, saling menjaga, dan saling menghormati satu sama lain. Keharmonisan dalam rumah tangga tentunya juga akan dilihat dari hubungan baik antarkeduanya, baik dari cara mereka bersikap maupun berkomunikasi, hingga menjalankan kewajiban masing-masing.
Ketika sepasang suami istri telah mengikat janji suci pernikahan, maka semenjak itu ada adab-adab pergaulan yang harus mereka pahami, khususnya adab ibadah (berhubungan intim/jima’) itu sendiri. Kepada Gontornews.com, Ustadzah Ummi Makki dalam sebuah Kajian Fiqih Sunnah Wanita bertema, Rahasia di Balik Kamar Kita (Adab Ibadah Suami Istri) menjelaskan beberapa adab bergaul dengan pasangan yang penting untuk dipahami setiap pasutri.
Pertama,niat ikhlas karena Allah, terutama ini adalah ibadah yang dinilai sedekah. Kedua, menggunakan wewangian, mempercantik diri, membersihkan seluruh badan. Tujuannya agar pasangan tidak mencium sesuatu yang tidak nyaman, karena hal itu bisa merusak hubungan dengan pasangan.
Ketiga, khusus untuk pengantin baru, disunahkan shalat dua rakaat dulu. “Mintalah kebaikan istri, dan mintalah perlindungan dari Allah,” terang sang guru. Keempat, berjima di tempat yang tertutup dan dalam kondisi aman.
Kelima, jangan berhubungan intim sementara kita tidak hadir di dalamnya. Maksudnya adalah jangan melakukan hubungan intim dengan pasangan, sedangkan pikiran kita justru membayangkan sedang menggauli orang lain. Hal itu diharamkan dalam agama dan dihukumi seperti orang tengah berzina.
Keenam, membaca doa dulu sebelum mendatangi pasangannya. Kemudian ketujuh, harus ada pembukaan. Artinya, hendaklah pasangan saling menjalin kedekatan satu sama lain terlebih dulu, bisa dengan membelai atau mencumbu istri, dan lainnya.
Semoga dengan semakin luasnya pengetahuan kita akan adab ibadah suami istri sebagaimana dipaparkan di atas, maka semakin harmonis dan langgeng pula ikatan cinta dalam tali pernikahan antara kita dan pasangan. [Edithya Miranti]























