Semarang, Gontornews — Forum Pesantren Alumni Gontor (FPAG) bersama Perhimpunan Pengasuh Pesantren Indonesia (P2I) bersilaturahim dengan Rektorat Universitas Sultan Agung (Unissula), Semarang, Senin 29 Agustus 2022.
Dalam pertemuan tersebut, baik FPAG maupun P2I, melakukan penjajakan kerjasama sinergis antara dunia pesantren dan Unissula. Secara khusus, kedua lembaga pesantren itu mendorong pengembangan sumberdaya manusia di lingkungan pesantren untuk bidang sains dan kedokteran.
Dalam rilis yang diterima Gontornews, Ketua umum FPAG sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ikhlas Taliwang Sumbawa, KH Zulkifli Muhadli memaparkan saat ini ada lebih dari 1000 pesantren alumni Gontor yang tersebar di seluruh Indonesia. Karenanya, Pak Zul, sapaan akrabnya, mendorong terjalinnya kerjasama sinergis kolaboratif antara pesantren dengan perguruan tinggi guna memajukan sumberdaya manusia masa depan.
“Dengan lebih dari 1000-an lebih pesantren alumni Gontor yang tersebar di seluruh Indonesia, tentunya dengan jumlah santri yang juga banyak, ini akan menjadi aset berharga bagi umat dan bangsa,” kata Pak Zul sebagaimana dilansir tazakka.or.id.
Senada dengan Pak Zul, Ketua Perhimpunan P2I, Dr KH Tata Taufik juga mengutarakan kebutuhan sumberdaya manusia di bidang kedokteran berlatar belakang pesantren. Terkhusus, Kiai Tata, menggarisbawahi ketiadaan kader pondok yang memiliki latar belakang kedokteran.
“Selama ini, sudah banyak alumni pesantren yang masuk di Fakultas Kedokteran dan menjadi dokter, bahkan dokter spesialis. Namun, meskipun mereka tercatat sebagai alumni pesantren, tetapi mereka bukan kader pesantren,” ungkap Kiai Tata.
Pimpinan Pondok Modern Tazakka, KH Anang Rikza Masyhadi, juga memiliki pandangan yang sama. Kiai Anang menjelaskan bahwa ‘kader pondok’ adalah mereka adalah santri yang masuk ke fakultas kedokteran yang dikirim atas nama pesantren dan akan kembali ke pesantren setelah menyelesaikan tugas belajar. Pun dengan Pimpinan Pesantren Darunnajah KH Sofwan Manaf yang berujar bahwa penjajakan kerjasama ini juga bisa dikembangkan di bidang-bidang sains dan teknologi lainnya.
Sementara itu, Wakil Rektor I Unissula Semarang Andre Sugiyono ST MM PhD merespons positif ide FPAG dan P2I tersebut. Andre menganggap kerjasama seperti ini sangat baik dan sejalan dengan moto Unissula Semarang yaitu Bismillah membangun generasi khaira ummah.
Selain Wakil Rektor I, hadir pula Wakil Rektor II Dedi Rusdi SE MSI Akt CA, Wakil Rektor III muhammad Qomaruddin ST MSc PhD dan Dekan Fakultas Kedokteran Dr dr H Setyo Trisnadi SpKf SH. Sementara dari FPAG, hadir pula Ketua Bidang Pendidikan FPAG KH M Bisri SHI MSi, Wakil Sekretaris Jenderal FPAG, Dr KH Iwan Sofyan Andi, MSi, Sekretaris Eksekutif FPAG Fardana Hirzul Haq, S.Fil.I., MSi, dan H Teguh Suhardi dari PM Tazakka.
Dari P2I, hadir pula Presiden Perhimpunan Pengasuh Pesantren Indonesia Dr KH M Tata Taufik, MA juga tampak hadir dalam rombongan tersebut. [Mohamad Deny Irawan]

























