Tel Aviv, Gontornews — Guatemala telah mengumumkan rencana untuk memindahkan kedutaannya ke Yerusalem, mengikuti jejak Washington.
Presiden Jimmy Morales mengonfirmasi tindakan tersebut dari Tel Aviv pada hari Ahad (24/12), beberapa hari setelah Guatemala memberikan suara mendukund AS, menolak resolusi Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa yang tidak mengikat mengenai masalah tersebut.
“Hari ini saya berbicara dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Kami berbicara tentang hubungan baik yang kami miliki karena Guatemala mendukung pembentukan negara Israel,” kata Morales dalam sebuah postingan Facebook pada hari Ahad.
“Salah satu topik yang paling penting adalah kembalinya kedutaan Guatemala ke Yerusalem.
“Jadi saya informasikan bahwa saya telah menginstruksikan kanselir untuk memulai koordinasi.”
Jurubicara Kementerian Luar Negeri Israel Emmanuel Nahshon, dalam postingan di Twitter, menyambut baik langkah tersebut dan menyatakan rasa syukurnya, menggambarkan langkah tersebut sebagai keputusan penting. [Rusdiono Mukri]

























