Jakarta, Gontornews – Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Prof Dr Iskandar Zulkarnain mengatakan bahwa LIPI yang merupakan lembaga penelitian pemerintah tidak memiliki keberpihakkan pada kandidat tertentu dalam Pilkada serentak 2017.
“LIPI bersikap netral terhadap hal ini dan tidak pernah menjadi bagian dari kepentingan-kepentingan politik praktis,” ujarnya di Jakarta, Rabu (25/1).
Dr Tri Nuke Pudjiastuti, Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan (IPSK) LIPI melanjutkan, apabila ada hasil-hasil penelitian LIPI terkait penyelenggaraan Pilkada, penyebarluasan informasinya akan dilakukan secara kelembagaan.
“Artinya, hasil riset yang dipublikasikan ini dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan independen. Jadi, tidak dibenarkan peneliti membuat pernyataan/komentar bila tidak berdasarkan data hasil penelitian,” terangnya.
Nuke juga mengkritisi pemberitaan media massa yang mengutip sivitas LIPI dan bertindak kurang netral. Menurutnya, kapasitas sivitas LIPI lebih sebagai individu atau pengamat pilkada sehingga para pencari berita perlu membedakan kapan sivitas LIPI mengutarakan pendapat pribadi atau pendapat yang mewakili lembaga.
“Media massa mohon tidak mengutip pendapat tersebut seolah-olah sebagai pendapat LIPI sebagai lembaga dan akan lebih baik dengan tidak mencantumkan LIPI-nya,” tuturnya. Mohamad Deny Irawan
























