15
Tonton Selengkapnya
34 °c
Pecenongan
Sat
Sun
Friday, 5 June, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Pendidikan Risalah

Pendekatan Integratif Agama dengan Sains dalam Pembelajaran Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam

Dr Elsa Silvia Nur Aulia MPd

Edithya Miranti by Edithya Miranti
4 March 2021
in Risalah
0
Pendekatan Integratif Agama dengan Sains dalam Pembelajaran Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam

Bandung, Gontornews — Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan bagian tak terpisahkan dari sistem pendidikan nasional termasuk di Perguruan Tinggi Umum (PTU). PAI diharapkan mampu memuaskan kognisi dan afeksi keagamaan mahasiswa untuk memperkokoh budaya yang kuat dalam mengawal perkembangan sains dan teknologi.

Mengenai pendidikan agama untuk mahasiswa PTU, Indonesia sudahmemiliki bekal berupa undang-undang sebagai legal standingnya. Sebagaimana disebutkan dalam Undang-undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2003 tentang sistem Pendidikan Nasional dan UU Nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen pasal 3, dimana diantara isinya mengandung maksud bahwa pendidikan agama diharapkan
berkonstribusi kuat dalam mencapai tujuan pendidikan nasional.

Sehubungan dengan itu, dalam pasal 37 ayat 1a UU No. 20/2003 tentang sistem Pendidikan Nasional ditegaskan bahwa pada setiap jenis, jalur, dan jenjang pendidikan apapun wajib memuat pendidikan agama.

Dalam struktur pendidikan tinggi, mata kuliah pendidikan agama masuk ke dalam kelompok Mata Kuliah Umum (MKU) serta wajib diikuti oleh semua mahasiswa dan wajib lulus. Dengan begitu diharapkan lahir para lulusan yang berkepribadian unggul, beriman, dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

BACA JUGA

Pendidikan Inklusif Membentuk Sikap Toleransi (Kajian Etnografi di Pondok Modern Darussalam Gontor)

Bahtsul Masail dalam Perspektif Pembelajaran Berbasis Masalah

Implementasi Birokrasi terhadap Peningkatan Budaya Mutu Guru Madrasah Ibtidaiyyah Kabupaten Bogor

Pembaharuan Pemikiran Keagamaan Menurut al-Qaradawi dan Relevansinya bagi Rekonstruksi Peradaban Islam (Kajian Filsafat)

Menjadi Dayak dan Muslim: Perjalanan Identitas Oloh Salam

“Agar harapan pemerintah sebagaimana tertuang dalam undang-undang di atas dapat tercapai, maka mata kuliah PAI harus diampu oleh dosen agama yang memiliki kompetensi,” terang Dr Elsa Silvia Nur Aulia MPd. Dalam hal ini, lanjutnya,ada empat macam kompetensi yang harus dimiliki dosen yakni kompetensi pedagogik, kompetensi professional, kompetensi sosial, dan kompetensi kepribadian.

Kompetensi pedagogik meliputi penguasaan teori serta praktek tentang pembelajaran yang didukung oleh ilmu sosiologi, psikologi, serta metodologi pengajar. Pada disertasi ini, Dr Elsa memfokuskan pada kompetensi pedagogik dosen dengan beberapa alasan yakni, pertama, fokus dalam penelitian ini adalah penggunaan pendekatan integratif agama dengan sains dalam pembelajaran PAI di ITB, hal tersebut berangkat dari kompetensi pedagogik dosen.

Kedua, jika penelitian ini mengupas tentang keempat kompetensi yang harus dimiliki oleh dosen, baik pedagogik, profesional, sosial serta kepribadian maka penelitian ini dikhawatirkan akan menjadi bloor, sehingga inti dari permasalahan menjadi tidak jelas. Maka, berdasarkan hal tersebut peneliti mengambil salah satu kompetensi yakni kompetensi pedagogik sebagai salah satu fokus penelitian.

Kualitas kompetensi pedagogik dosen akan semakin baik apabila didukung oleh pemahaman yang kuat tentang filsafat dengan segala cabangnya, sosiologi, dan psikologi. Dosen pengampu sendiri harus menguasai teori dan praktik mengajar dengan menggunakan metode pengajaran yang tepat.

“Pendekatan pembelajaran mata kuliah agama Islam bisa beragam yakni pendekatan parsialistik, pendekatan holistik, dan pendekatan integratif,” ulas dosen pengampu mata kuliah Agama dan Etika Islam, Institut Teknologi Bandung itu.

Adapula dosen yang menggunakan pendekatan integratif yakni dengan menghubungkan dan menyatukan antara ajaran agama Islam (transendent) dengan persoalan bumi (immanent), antara ilmu dirásah Islámiyah dengan ilmu objektif ilmiah (sains) seperti astronomi, oceanografi, geologi, biologi, kedokteran, farmasi, dll.

Dosen ini berpandangan bahwa kaitan antara ilmu dirásah Islámiyah dengan sains bukan saja tidak akan terjadi dikhotomi, tetapi justru saling melengkapi satu sama lain. Menurut Amin Abdullah bahwa ilmu apapun tidak bisa berdiri sendiri (to be single entity), baik ilmu agama, sosial, humaniora, maupun ilmu kealaman, tetapi harus saling berhubungan untuk secara bersama-sama memahami persoalan hidup yang dihadapi manusia sekaligus memecahkannya.

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya keharusan seorang dosen dalam menguasai teori dan praktik pengajaran meskipun ia berbeda dalam menggunakan pendekatan pembelajaran. Salah satu pendekatan dalam pembelajaran mata kuliah PAI adalah integratif yang menghubungkan dirásah Islámiyah dengan ilmu objektif ilmiah (sains).

Secara teoretis bahwa penggunaan pendekatan pengajaran yang tepat dan baik akan berpengaruh baik pada ketercapaian learning outcomes, begitu pula sebaliknya. Rumusan-rumusan learning outcomes pada mata kuliah PAI di PTU kurang lebih sama yaitu menyentuh aspek professional responsibility (tanggung jawab keilmuan, yakni memahami Islam secara holistik integratif), social impacts (berdampak positif secara sosial atau bermanfaat bagi masyarakat), serta contemporary issues (sanggup memecahkan persoalan kekinian dan kedisinian berlandaskan nilai-nilai Islam).

Penelitian ini menggunakan metode campuran (mix methods) dengan metode sequential exploratory design. Adapun subjek penelitian ini adalah mahasiswa yang sedang mengambil mata kuliah PAI di ITB, dengan sampel penelitian yang diambil adalah 100 mahasiswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, wawancara, observasi, studi dokumentasi, dan tes.

Mengacu pada hasil-hasil penelitian yang Dr Elsa dapatkan, maka dapat disimpulkan sebagai berikut:
Pertama, kompetensi pedagogik dosen PAI di ITB baik secara kualitatif maupun kuantitatif sesuai dengan tuntutan UU Pendidikan nomor 14 tahun 2005 yang meliputi kompetensi memahami mahasiswa, kompetensi manajemen pembelajaran, kompetensi penggunaan teknologi media pembelajaran, serta
kompetensi manajemen evaluasi hasil belajar.

Kedua, pendekatan integratif agama dengan sains dilakukan oleh dosen PAI di ITB secara kualitatif maupun kuantitatif baik dengan memegang paradigma makro teologis unity of universe dan paradigma mikro teologis unity of sciences sebagai landasan episthem. “Sehingga mahasiswa mendapatkan
ajaran Islam dari dua sisi, yakni aspek normatif-subjektif-doktrinal di satu sisi dan aspek ilmiah-objektif-solutif di sisi lain,” jelas perempuan kelahiran Sukabumi, 14 Januari 1990 itu.

Ketiga, pencapaian learning outcomes mata kuliah PAI di ITB secara kualitatif maupun kuantitatif aspek professional responsibilities, social impacts, maupun contemporary issues baik. Keempat, pendekatan integratif agama dengan sains dalam pengajaran mata kuliah PAI secara kuantitatif telah terbukti berpengaruh untuk mencapai learning outcomes aspek professional responsibilities, social impacts, dan
contemporary issues.

“Kelima, faktor-faktor lain di luar pendekatan integratif agama dengan sains yang mempengaruhi pencapaian learning outcomes, secara kualitatif maupun kuantitatif adalah lingkungan mahasiswa (baik lingkungan keluarga maupun teman sejawat), kemampuan intelektual mahasiswa, kondisi
pembelajaran di dalam kelas, juga kegiatan mentoring dan ITB SC,” pungkas alumnus Pondok Modern Darussalam Gontor Putri tahun 2007 tersebut. <Edithya Miranti>

 

Biodata Penulis

Nama Lengkap                : Dr Elsa Silvia Nur Aulia MPd

Tempat Tanggal Lahir     : Sukabumi, 14 Januari 1990

Suami                              : Fakar Daras Kamal SFarm Apt

Alumni                             : Pondok Modern Darussalam Gontor Putri tahun 2007

Pekerjaan                         : Dosen Pengampu Mata Kuliah Agama dan Etika Islam, Institut Teknologi Bandung.

Pendidikan                       :

  1. S1, Jurusan Pendidikan Bahasa Arab, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), 2012.
  2. S2, Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), 2014.
  3. S3, Program Studi Pendidikan Islam, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, Bandung, 2020.

Prestasi                                                :

  1. Juara II Lomba Membaca Puisi Arab Tingkat Mahasiswa se-Indonesia Festival Timur Tengah ke II Universitas Indonesia, 2011.
  2. Juri Membaca Puisi Arab Tingkat Mahasiswa se-Indonesia di Festival Kebudayaan Arab, UPI Bandung, 2020.

Pengalaman                       :

  1. Kursus Bahasa Arab Salman ITB untuk Mahasiswa dan Umum, di Salman ITB, 2014.
  2. Guru di Primary Al Irsyad Satya Islamic School di Kota Baru Parahyangan, 2014-2016.
  3. Staff Pengajar di UPT Bahasa Institut Teknologi Bandung, 2018.

Penelitian                     :

  1. Pola Pembinaan Kesadaran Berderma dalam Meningkatkan Kepedulian Sosial Berbasiskan Digital; Program Penelitian, Pengabdian Pada Masyarakat dan Inovasi (P3MI) ITB, 2020.
Tags: Dr Elsa Silvia Nur Aulia MPdITBPAIPendekatan Integratif Agama dengan Sains
Share69Tweet43Send
Previous Post

Konsep Uang Endogen Islam Pada Sistem Perbankan Islam Berbasis Sistem Uang Fiat dan Cadangan Wajib Sebagian

Next Post

Dampak Miras pada Keuangan Keluarga dan Ekonomi Syariah

Edithya Miranti

Edithya Miranti

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

30 May 2026
Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

4 June 2026
Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

31 May 2026
Siswa SMPIT Insantama Leuwiliang Presentasikan Hasil Scientific Journey ke SEAMEO BIOTROP

Siswa SMPIT Insantama Leuwiliang Presentasikan Hasil Scientific Journey ke SEAMEO BIOTROP

29 May 2026
Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

30 August 2021
Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

0
Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

0
Universitas Islam Bogor Jalin Kerjasama dengan UNIDA Gontor

Universitas Islam Bogor Jalin Kerjasama dengan UNIDA Gontor

0
BAZNAS Evakuasi dan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kemayoran

BAZNAS Evakuasi dan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kemayoran

0
BSI Kembali Tegaskan Posisi sebagai Pembayar Zakat Terbesar di Indonesia

BSI Kembali Tegaskan Posisi sebagai Pembayar Zakat Terbesar di Indonesia

0
Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

4 June 2026
BAZNAS Evakuasi dan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kemayoran

BAZNAS Evakuasi dan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kemayoran

4 June 2026
BSI Kembali Tegaskan Posisi sebagai Pembayar Zakat Terbesar di Indonesia

BSI Kembali Tegaskan Posisi sebagai Pembayar Zakat Terbesar di Indonesia

4 June 2026
Universitas Islam Bogor Jalin Kerjasama dengan UNIDA Gontor

Universitas Islam Bogor Jalin Kerjasama dengan UNIDA Gontor

4 June 2026
Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

4 June 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan
  • Membaca Al-Qur
  • Kebebasan dalam Islam bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan
  • Nasehat dalam memimpin suatu lembaga:
(Yang sulit dan menjadi tantangan dalam memimpin lembaga itu adalah:)
1. Noto Atine Dewe
2. Noto Atine Wong Liyo
3. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo
4. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo Sing Tukaran.KH Hasan Abdullah Sahal#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
  • Beriman itu tandanya jujur. Beriman itu tandanya bersaudara. Iman seseorang bisa diukur dari perilakunyaProf. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
  • KAJIAN PARENTING EKSKLUSIF & VIRTUAL TOUR ARABIC GLOBAL SCHOOL JAKARTA.Menyiapkan Generasi Cerdas: Menyeimbangkan Adab Islami & Kompetensi Global di Era DigitalBersama Narasumber dari Arabic Global School (AGS):
1.​Dedek Febrian (Pembimbing Akademik AGS)
2.​Ramdhanil (Kepala Sekolah Kindergarten AGS)
3.​Adi Suroto (Kepala Sekolah Primary AGS)Moderator :
Devi Lusianawati
Reporter Majalah Gontor dan Gontornews.com🗓 Rabu, 22 April 2026
⏰ 13.00 – 15.30 WIB​👇 KLIK LINK DI BAWAH INI UNTUK MENDAFTAR:
👉 https://bit.ly/pendaftaran-kajian-online#bedahbuku #parentingislami #muslimmilenial #gontornews #majalahgontor #gontor #kajianonline #kajianislam #psikologianak #polaasuh #bukuislami #livezoom #webinarislami #pendidikananak #belajarparenting #polaasuhanak #generasimilenial #islammodern #kajianjakarta
  • Mestinya orang Islam itu hanya dengan menjalankan shalat, jiwanya itu bersih. Shalat itu harus ada hubungannya dengan perilaku.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result