10
Tonton Selengkapnya
pesanan-majalah-edisi-khusus
27 °c
Pecenongan
Sat
Sun
Saturday, 25 July, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Laput

Pesantren Mandiri Melalui Unit Usaha Bisnis

Oleh Fathurroji NK

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
19 May 2025
in Laput
0
Pesantren Mandiri Melalui Unit Usaha Bisnis

Foto: republika.co.id

Pondok pesantren berperan penting dalam dunia pendidikan Islam di Indonesia. Selain sebagai tempat menimba ilmu agama, pesantren juga menjadi wadah pembentukan karakter dan kemandirian para santri.

Namun, tantangan zaman semakin kompleks, dan pesantren dituntut untuk lebih mandiri dalam pembiayaan operasionalnya. Salah satu solusinya melalui pengembangan unit usaha pesantren. Melalui usaha mandiri, pesantren tidak hanya mengurangi ketergantungan pada donasi, tetapi juga dapat mencetak santri yang lebih siap menghadapi dunia nyata.

Kemandirian juga memungkinkan pesantren untuk lebih fleksibel dalam menjalankan berbagai program pendidikan dan sosial. Misalnya, pesantren bisa menyediakan beasiswa bagi santri kurang mampu, meningkatkan fasilitas belajar, hingga membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.

Berikut ini sejumlah pesantren yang tumbuh dan berkembang dengan kemandirian ekonominya. Melalui unit-unit usaha, pesantren mampu memberikan banyak manfaat untuk keberlangsungan pesantren dan masyarakat.

BACA JUGA

Jejak Pengusaha Alumni Gontor: Dari Dunia Usaha ke Pendidikan

Menghidupkan Kembali Budaya Baca

Guru Berperan Menanamkan Adab

Menjaga Fitrah dan Istiqamah Pasca-Ramadhan

Perintah Menjaga Lingkungan Hidup

Pondok Pesantren Al Ittifaq Bandung

Pondok Pesantren Al Ittifaq Bandung mengolaborasikan kurikulum pendidikan agama dan pertanian. Selain memberi bekal ilmu pertanian kepada para santri, bisnis pertanian yang dikelola Pesantren Al Ittifaq bisa menciptakan penghasilan sendiri dan tak bergantung dari donatur.

Pondok Pesantren Al Ittifaq –sebelumnya bernama Pesantren Ciburial– didirikan pada 1 Februari 1934 oleh KH Mansyur di Kampung Ciburial, Desa Alam Endah, Kecamatan Rancabali, Bandung, Jawa Barat. Berada di ketinggian 1.250 m di atas permukaan laut, pesantren berdiri di atas tanah yang subur sehingga cocok dikembangkan jadi lahan pertanian.

Penerusnya, KH Fuad Affandi, melakukan perubahan besar, terutama dalam proses pengajaran dan pemberdayaan para santri di bidang pertanian. Di pesantren ini, para santri dibekali kemampuan bertani melalui kurikulum agribisnis. Kiai Fuad meyakini tidak semua lulusan pondok akan menjadi ulama dan mengajar. Karenanya, mereka perlu dibekali kecakapan hidup untuk mandiri secara ekonomi dengan belajar bertani.

Pesantren Al Ittifaq menerapkan sistem pertanian organik terpadu sehingga semua bahan dapat dimanfaatkan secara maksimal. Pada lini pascapanen, santri belajar memilah produk berdasar kelas atau grade sesuai target pasarnya.

Melalui Kopontren Alif yang berdiri pada 1997 dengan pengelolaannya terpisah dengan manajemen pesantren, hasil pertanian kian meningkat. Saat ini, Kopontren Alif mengelola 130 hektare lahan pertanian milik 270 petani yang tergabung dalam lima kelompok tani di Kabupaten Bandung dan Bandung Barat. Para petani tersebut menjalankan pola tanam di atas lahan seluas 14 hektare dan menanam berbagai sayuran sesuai kebutuhan pasar sehingga hasil panen sudah pasti ada pembelinya.

Keuntungan yang diperoleh Kopontren selanjutnya digunakan untuk menyantuni 500 santri yang menuntut ilmu di Pondok Pesantren Al Ittifaq. Para santri tersebut umumnya berasal dari keluarga kurang mampu dan terlantar.

Bisnis pertanian organik mengantarkan Pondok Pesantren Al Ittifaq menjadi pusat pengembangan model pertanian organik. Saat ini terdapat kurang lebih 90 petani binaan yang tergabung dalam sembilan kelompok tani dan ternak di wilayah sekitar pesantren.

Setiap pekan Pondok Pesantren Al Ittifaq mengirimkan 3-4 ton sayuran ke berbagai tempat di Jakarta dan Bandung secara bertahap sebanyak tiga kali sepekan. Hasil pertaniannya dipasarkan ke berbagai pasar modern dan tradisional.

Pesantren Al Ittifaq bekerjasama dengan Japan International Corporation Agency (JICA) dalam upaya pengembangan budidaya jeruk Dekopon. Dengan langkah-langkah inovatif yang sudah dilakukan, Ponpes Al Ittifaq berhasil meraih penghargaan Kalpataru pada tahun 2003 atas usahanya menjaga kelestarian alam dengan sistem pertanian organik dan menjadi salah satu model eco-pesantren serta menjadi pionir dalam program kemandirian ekonomi pesantren yang digagas Gubernur Jabar Ridwan Kamil yaitu One Pesantren One Product (OPOP).

Pondok Pesantren Sidogiri

Perjalanan panjang Baitul Maal wat Tamwil (BMT) Unit Gabungan Terpadu (UGT) Pondok Pesantren Sidogiri menjadi salah satu lembaga keuangan syariah terkemuka di Indonesia tak lepas dari peran besar pendirinya, KH Mahmud Ali Zain Sidogiri. Berangkat dari keprihatinan terhadap kondisi ekonomi masyarakat Muslim, khususnya kaum dhuafa dan mustadh’afin, sang kiai bersama rekan-rekannya mendirikan BMT Maslahah pada tahun 1998.

“Dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa kaum mustadh’afin bukan berarti orang-orang lemah, tetapi mereka yang dilemahkan oleh sistem. Ini yang membuat kami merasa harus bergerak,” ujar KH Mahmud Ali Zain Sidogiri dalam wawancara bersama Prof M Nur Kholis Setiawan.

Pada tahun 1998, ketika Indonesia dilanda krisis ekonomi, muncul ide untuk mendirikan lembaga keuangan berbasis syariah yang dapat menjadi solusi bagi umat. Konsep BMT Maslahah pun digagas dengan modal awal yang terbatas, mengandalkan semangat Bondo Nekat alias modal keberanian.

“Saat itu kami membaca tulisan Prof Amin Aziz dari Aceh tentang konsep BMT. Setelah diskusi dengan teman-teman, kami merasa ini bisa menjadi solusi ekonomi bagi masyarakat,” ungkapnya.

Dalam beberapa bulan pertama, antusiasme masyarakat terhadap BMT Maslahah sangat tinggi. Tanpa diduga, dana yang terkumpul mencapai Rp300 juta. Banyak nasabah yang menarik uangnya dari bank konvensional yang kolaps akibat krisis dan memilih menyimpannya di BMT Maslahah.

“Sejak awal, kami berprinsip bahwa setiap tahun harus ada cabang baru. Alhamdulillah, saat ini BMT Maslahah telah memiliki 106 cabang di berbagai daerah,” tambahnya.

Seiring berkembangnya BMT Maslahah, pada tahun 2000 didirikan UGT (Usaha Gabungan Terpadu) Sidogiri untuk menjangkau lebih banyak masyarakat. Perbedaannya, jika di BMT Maslahah simpanan pokok hanya Rp10.000, maka di UGT simpanan pokoknya mencapai Rp1 juta.

UGT Sidogiri berkembang pesat dan hingga tahun 2016 telah memiliki 286 cabang di delapan provinsi: Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Jawa Barat, dan DKI Jakarta. Dengan pertumbuhan tersebut, UGT Sidogiri resmi bertransformasi menjadi lembaga keuangan syariah berskala nasional.

Kiai Ali Zain optimis UGT Sidogiri akan terus berkembang dan memberikan manfaat bagi Pesantren Sidogiri dan lebih luas bagi umat. “Kami yakin, selama prinsip kejujuran dan kebermanfaatan dipegang teguh, UGT Sidogiri akan tetap menjadi solusi ekonomi bagi masyarakat,” pungkasnya.

Pesantren Pertanian Darul Fallah Bogor

Pesantren Pertanian Darul Fallah Bogor menjadi contoh sukses dalam mencetak santri yang memiliki jiwa wirausaha di sektor agribisnis. Terletak di Jl Raya Tanjakan Cinangneng No.44, Bojong Jengkol, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, pesantren ini berdiri di atas lahan seluas 25 hektare, dengan 10 hektare digunakan untuk pendidikan dan 15 hektare lainnya untuk pertanian.

Wakil Pimpinan Pesantren Pertanian Darul Fallah Bidang Pendidikan, Maman, mengungkapkan bahwa selain mengajarkan ilmu agama, pesantren ini juga membekali sekitar 200 santri dengan keterampilan bertani, beternak, budi daya perikanan, serta pengolahan hasil pertanian.

“Selain pendidikan agama Islam, kami juga membekali para santri dengan ilmu pertanian dan kewirausahaan. Kami juga mengarahkan mereka untuk melek digitalisasi,” ujar Maman dilansir bisnis.com.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi dan digitalisasi sangat penting agar santri dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman. Ia mencontohkan Jepang dan negara maju lainnya yang telah memanfaatkan teknologi pertanian untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Oleh karena itu, para santri didorong untuk menggunakan teknologi, mulai dari aplikasi perbankan digital hingga sistem pembayaran QRIS dalam pemasaran hasil pertanian.

Pondok Pesantren Sunan Drajat

Pondok Pesantren Sunan Drajat, Paciran, Lamongan, merupakan salah satu pesantren peninggalan Wali Songo. Pesantren yang berdiri di atas lahan 140 hektare dengan 14.000 santri tersebut diasuh oleh sosok kiai kharismatik, Prof Dr KH Abdul Ghofur.

Dalam membangun kemandirian ekonomi tersebut, Gus Anas Alhifni, Kepala Bidang Perekonomian Pesantren, menyatakan bahwa pesantren memiliki badan khusus yakni divisi perekonomian Pesantren Sunan Drajat.

“Jadi di pesantren ada divisi khusus yakni perekenomian Pondok Pesantren Sunan Drajat yang membawahi seluruh unit-unit usaha,” terangnya dilansir NU Online.

Unit-unit usaha yang dimiliki pesantren ini bergerak dalam bidang perdagangan, produksi hingga material. “Dalam bidang perdagangan, kami memiliki toserba, ada sekitar empat toserba di internal pesantren. Selain itu ada food court yang ada di kawasan putra maupun kawasan putri,” ujarnya.

Tak hanya itu, pesantren ini juga bergerak dalam produksi garam SSD mencapai 50 ton sehari. Ada juga usaha mandiri yakni Mustika Sunan Drajat yang bergerak dalam bidang material. “Ada lagi dalam bidang produksi pupuk hingga pabrik kapal,” jelasnya.

Tidak hanya berdaya di dalam negeri, Pesantren Sunan Drajat juga mengepakkan sayap di luar negeri. Tercatat hingga saat ini, ada sembilan restoran di Malaysia. “Kami juga mengembangkan bisnis di luar negeri. Di Malaysia sudah berdiri 9 restoran,” terangnya.

Kesuksesan bisnis pesantren ini tak luput dari dukungan penuh dari pengasuh, santri, hingga alumni. “Perkembangan bisnis yang sedemikian rupa tidak lepas dari sinergi antara pengasuh, santri, dan alumni di dalam maupun luar negeri,” ucapnya.

Gus Anas juga mengungkapkan bahwa Pesantren Sunan Drajat sudah bekerjasama dengan One Pesantren One Product (OPOP) Jawa Timur. Oleh karena itu, OPOP diharapkan mampu mendorong pesantren yang berdaya secara ekonomi dan mandiri. []

Tags: AgribisnisPendidikan KemandirianPesantren
Share18Tweet11Send
Previous Post

Plus Minus Sistem Pendidikan Kita

Next Post

Perkuat Branding Prodi, UNIDA Gontor Gelar Pelatihan Promosi dan Branding

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Al-‘Afwu dan Al-Maghfirah: Hierarki Ampunan dalam Perspektif Spiritual Islam di Akhir Ramadhan

Kiat-Kiat Agar Anak Betah di Pesantren: Sebuah Rangkuman Pidato Masyayikh Gontor

3 May 2026
kh fauzi tidjani djauhari

Pesantren Al-Amien Prenduan akan Gelar Idul Khotmi Nasional Tarekat Tijaniyah Ke-234

13 July 2026
Akhlak dan Adab sebagai Fondasi Peradaban: Perspektif Imam Al-Ghazali, Ibn Miskawaih, Syed Muhammad Naquib Al-Attas, dan KH Imam Zarkasyi untuk Menyongsong Abad Kedua Gontor

Akhlak dan Adab sebagai Fondasi Peradaban: Perspektif Imam Al-Ghazali, Ibn Miskawaih, Syed Muhammad Naquib Al-Attas, dan KH Imam Zarkasyi untuk Menyongsong Abad Kedua Gontor

12 July 2026
Raker SDIT Insantama Leuwiliang 2026/2027 Fokus Perkuat Kolaborasi dan Inovasi Pembelajaran Berbasis Teknologi

Raker SDIT Insantama Leuwiliang 2026/2027 Fokus Perkuat Kolaborasi dan Inovasi Pembelajaran Berbasis Teknologi

12 July 2026
Tetap Jujur Meski Berhadapan dengan Kepentingan

Tetap Jujur Meski Berhadapan dengan Kepentingan

13 July 2026
Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

0
Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

0
FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

0
200 Lebih Alumni Angkatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

200 Lebih Alumni Angkatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

0
Sarasehan Guru Besar Alumni UNIDA Gontor Bukti Penguatan Misi Menuju World Class University

Sarasehan Guru Besar Alumni UNIDA Gontor Bukti Penguatan Misi Menuju World Class University

0
Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

17 July 2026
Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

17 July 2026
200 Lebih Alumni Angkatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

200 Lebih Alumni Angakatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

16 July 2026
FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

16 July 2026
Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, PC IKPM Gontor Lampung Gelar Silaturahmi Perdana Bersama Alumni

Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, PC IKPM Gontor Lampung Gelar Silaturahmi Perdana Bersama Alumni

16 July 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • 100 Tahun Gontor bukan sekadar peringatan, tetapi sejarah yang layak disimpan.Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang terbit selama Juli–September 2026.📚 Koleksi terbatas.
⏳ Jangan menunggu sampai kehabisan.📲 Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontor
  • Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor sebelum kehabisan.📖 Edisi Juli ✅
📖 Edisi Agustus ✅
📖 Edisi September 🔜🔥 Jangan sampai orang lain sudah punya, sementara Anda kehabisan.📲 Pesan sekarang:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah#100tahungontor #majalahgontor #gontornews #gontormendunia #unidagontor #mediaperekatumat #koleksibersejarah #edisikhusus #pesansekarang #jangansampaikehabisan
  • Stok terbatas!
Sudah punya Edisi Agustus?Edisi spesial ini mengupas perjalanan UNIDA Gontor Mendunia dan hanya hadir dalam rangka 100 Tahun Gontor.Banyak yang sudah memesan. Jangan sampai Anda tertinggal.Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #unidagontor #majalahgontor #gontornews
  • 100 Tahun Gontor bukan sekadar peringatan, tetapi sejarah yang layak disimpan.Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang terbit selama Juli–September 2026.📚 Koleksi terbatas.
⏳ Jangan menunggu sampai kehabisan.📲 Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #MajalahGontor #Gontor #PondokModern #DarussalamGontor #MediaPerekatUmat #GontorMendunia #KoleksiBersejarah #alumnigontor #gontornews #majalahgontor
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Pre-Order telah dibuka!💰 Harga: Hanya Rp 15.000 / eksemplarMengingat kuota cetak yang terbatas, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Pemesanan Anda di sini:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah
  • Repost from @ikpmmadiun
Bagi keluarga besar Gontor, setiap nasihat Pimpinan adalah bekal sepanjang perjalanan hidup. 🤍Kali ini, mari kita luangkan waktu sejenak untuk kembali mendengarkan petuah dari K.H.Hasan Abdullah Sahal (Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor)Insya Allah apa yang kita dengar bukan hanya menambah ilmu, tetapi juga menguatkan niat untuk terus berkhidmat kepada umat.🤲 Jangan berhenti di kita. Bagikan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.💬 Antum Alumni Gontor angkatan berapa? Share di kolom komentar.
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Menuju Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Majalah Majalah Gontor menerbitkan Edisi Spesial 100 Tahun Gontor.Mumpung BELUM terlambat, Pre-Order Edisi Agustus & September resmi dibuka!💰 Harga: Hanya Rp 15.000 / eks eksemplar
⏳ Batas Waktu PO Edisi Agustus: 10 Juli 2026, Pukul 11:59 WIB (Tinggal menghitung hari!)Mengingat kuota cetak yang sangat ketat, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Slot Pemesanan Anda di Sini:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah
  • Repost from @unida.gontor and @miladunidagontor
Bismillahirrahmanirrahim
👋Sampai jumpa di Kampus UNIDA Gontor!
Tabligh Akbar bersama Ustadz Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A.Dalam rangka memperingati Milad UNIDA Gontor ke-63, Hadirilah Tabligh Akbar Universitas Darussalam Gontor:✨ Tema: Pentingnya Pesantren
👤 Bersama: Al Ustadz Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A.
🗓️ Hari/Tanggal: Kamis, 9 Juli 2026
🕗 Waktu: 20:00 WIB – Selesai
🏛️ Tempat: Universitas Darussalam Gontor (Jl. Raya Siman, Ponorogo, Jawa Timur)Link Pendaftaran:
bit.ly/tablighakbar_unidagontorAcara ini terbuka untuk umum dan menyediakan doorprize menarik bagi jemaah yang beruntung.Mari jadikan momentum ini sebagai sarana memperkuat ukhuwah serta meningkatkan kapasitas keilmuan kita.#MiladUNIDAGontor63 #UstadzAdiHidayat #PesantrenPerekatUmat #TablighAkbarPonorogo #unidagontor
#majalahgontor #gontornews
  • Repost from @irengsepur Dirgahayu 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Merupakan sebuah kebanggaan dan kehormatan sebagai salah satu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor dapat turut menyemarakkan Milad Satu Abad ini. Meskipun belum dapat hadir secara langsung, Alhamdulillah di sela-sela kegiatan latihan saya diberikan izin oleh kesatuan untuk mengibarkan bendera Pondok Modern Darussalam Gontor di ketinggian  500 ft di atas langit Majalengka. Bagi saya, ini bukan sekadar sebuah penerjunan, tetapi bentuk penghormatan, rasa syukur, dan kecintaan kepada almamater yang telah membentuk karakter dan perjalanan hidup saya.Salam takzim kepada seluruh Bapak Kiai dan para Asatidz atas segala ilmu, doa, dan keteladanan yang telah diberikan. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, keberkahan, dan membalas setiap pengabdian dengan pahala yang berlipat.Dirgahayu 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Semoga Gontor senantiasa menjadi mercusuar peradaban Islam, terus melahirkan generasi pemimpin yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi umat. Semoga Allah SWT senantiasa menjaga dan memberkahi Gontor sepanjang masa. Aamiin ya Rabbal

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result