Riyadh, Gontornews–Arab Saudi akan memulai aktivasi visa pariwisata baru untuk 49 negara pada Sabtu, menurut harian Saudi Okaz. Komisi pariwisata Saudi mulai melatih stafnya untuk mengeluarkan visa baru, kata harian Saudi Okaz, Jumat (27/9).
Pada awalnya, visa pariwisata akan tersedia untuk lusinan negara termasuk AS, Inggris, Jepang, Malaysia, Cina, Singapura, dan lainnya.
“Visa pariwisata akan dikeluarkan terlepas dari agama pemohon dan durasi tinggal bisa sampai 90 hari,” katanya.
Ia menambahkan bahwa itu tidak akan tersedia untuk pemohon non-Muslim yang berencana untuk mengunjungi kota-kota Mekkah dan Madinah.
Ahmad Al-Khateeb, ketua Komisi Saudi untuk Pariwisata dan Warisan Nasional mengatakan kepada Bloomberg bahwa Kerajaan akan memberlakukan “aturan ketat” mengenai pakaian wanita asing yang mengunjungi Kerajaan, meskipun “mereka akan diperintahkan untuk mengenakan pakaian sederhana”.
Arab Saudi berupaya memvariasikan sumberdaya ekonominya dengan memprakarsai bentuk-bentuk baru sumberdaya pariwisata, dan bertujuan untuk menargetkan wisatawan asing sesuai dengan “nilai-nilai dan warisan keramahtamahannya”.
“Membuka Arab Saudi untuk pariwisata adalah tonggak penting dalam implementasi visi 2030 Putra Mahkota Mohammed bin Salman, yang berupaya mendiversifikasi ekonomi negara dan mengurangi ketergantungannya pada minyak,” kata Al-Khateeb.[Fathur]























