pesanan-baju-kaos
31 °c
Pecenongan
Fri
Sat
Thursday, 24 September, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home News Dunia

Warga Kashmir Berjuang untuk Bertemu Keluarga yang Dipenjara

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
22 September 2019
in Dunia
0
Warga Kashmir Berjuang untuk Bertemu Keluarga yang Dipenjara

foto: aljazeera

Hameeda Begum (70) melukiskan perjalanannya yang sulit dari daerah Himalaya di Kashmir yang dikuasai India ke ruang panas dan lembab di Penjara Pusat Agra, di negara bagian Uttar Pradesh utara. Wanita yang tak lagi muda itu berjuang keras untuk bertemu dengan putranya.

Seorang pria berusia awal dua puluhan yang menawarkan sebotol air, berkata, “Jangan kehilangan harapan. Anda tidak sendirian.”

Hameeda menarik napas panjang, meletakkan tangannya di tangan pria itu dan berbicara dengan suara yang nyaris tak terdengar, “Semoga Tuhan memberi kita kesabaran.”

Keluarga Kashmir yang lainnya menyaksikan mereka di bangku baja, menunggu untuk melihat kerabat mereka yang dipenjara.

BACA JUGA

Hari Pertama IFESDC 2026 di Kantor Pusat Bank Dunia: Soroti Inovasi Digital dan Keuangan Syariah Inklusif

Bangun Generasi Muda Palestina, BAZNAS RI Salurkan Beasiswa Rp22 Miliar

Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

BAZNAS Bersama Jamiyah Singapore Jajaki Sinergi Pemberdayaan Berbasis Kopi Mustahik

BAZNAS dan UNISSA Brunei Darussalam Bangun Kolaborasi Riset Zakat

Setelah menunggu berjam-jam, nama Hameeda dipanggil ke dalam sebuah ruangan.

Sekitar 20 menit kemudian, dia muncul bersama sang anak. Ketegangan di raut wajahnya berubah seketika. Dia mengaku senang dan lega.

“Melihat anakku seperti merayakan hari raya Idul Fitri,” katanya. “Lagi pula, aku seorang ibu.”

Hameeda dan lelaki itu, Gowhar Malla, melakukan perjalanan bersama sejauh 965 kilometer (600 mil) dari Kashmir selama dua hari untuk mencapai Agra.

Keduanya tidak saling mengenal satu sama lain sebelum perjalanan mereka dimulai. Keduanya mengejar tujuan yang sama: Bertemu dengan anggota keluarga yang ditangkap oleh otoritas India dan ditahan di penjara terbesar di kota itu.

Banyak warga Kashmir ditahan di Penjara Pusat Agra setelah pemerintah nasionalis Hindu, pimpinan Perdana Menteri Narendra Modi, menerapkan pengamanan ketat yang belum pernah terjadi sebelumnya di Kashmir yang dikuasai India. Memutus hampir semua akses komunikasi dan membatalkan otonomi khusus kawasan itu pada 5 Agustus lalu.

Ribuan tentara India dikirim ke wilayah itu, yang merupakan salah satu yang paling termiliterisasi di dunia.

Setidaknya 4.000 orang, sebagian besar pria muda, telah ditangkap sejak itu.

Para pejabat mengatakan setidaknya 3.000 orang telah dilepaskan dan layanan saluran telepon tetap (fix line) telah dipulihkan.

Sekitar 250 orang dari mereka yang masih ditahan telah dipindahkan ke berbagai penjara India, di luar Kashmir.

Hampir 300 orang dari mereka yang ditangkap ditahan di bawah Undang-Undang Keamanan Publik, yang memungkinkan pihak berwenang untuk menahan orang hingga dua tahun tanpa pengadilan.

Selama bertahun-tahun, kelompok-kelompok hak asasi manusia menuduh pasukan India mengendalikan populasi Kashmir dengan kekerasan fisik dan seksual dan penangkapan yang tidak adil. Namun pejabat pemerintah India menyebut tuduhan itu sebagai propaganda oleh separatis, yang menginginkan kemerdekaan atau merger dengan Pakistan.

Konflik Kashmir telah ada sejak akhir 1940-an ketika India dan Pakistan meraih kemerdekaan dari Inggris. Kedua negara telah berperang memperebutkan Kashmir, dan masing-masing menguasai sebagian wilayah.

Pemberontakan bersenjata lengkap melawan kontrol India dimulai pada tahun 1989. Sejak itu, sekitar 70.000 orang telah tewas dalam konflik itu, menurut lembaga pemantau.

Tindakan terbaru oleh pemerintah India semakin memperburuk situasi di lembah yang masih asli itu. Sebagian besar warga Kashmir membenci kehadiran pasukan India dan mendukung para pemberontak.

Penahanan sewenang-wenang
Hameeda masih ingat, ketika putranya, yang dia tidak ingin disebutkan namanya karena alasan keamanan, pada pagi hari 5 Agustus diciduk dari kamarnya oleh angkatan bersenjata dan dimasukkan ke penjara Srinagar.

“Mereka memasuki kamarnya dengan paksa dan menyeretnya keluar dari tempat tidurnya,” katanya.

Hameeda menghabiskan 10 hari berikutnya untuk menemukan putranya di berbagai penjara di Kashmir. Dia bahkan melakukan perjalanan ke distrik utara yang jauh, berbatasan dengan Pakistan, tetapi tidak menemukan informasi tentang keberadaan putranya.

Lalu suatu hari, berita itu datang. Seseorang mengetuk pintunya dan memberinya pesan. Putranya berada di Agra.

“Aku bahkan belum pernah mendengar nama tempat ini sebelumnya. Jika bukan karena orang-orang ini, aku akan kehilangan diriku di kota besar ini,” katanya, menunjuk kepada keluarga Kashmir lain yang juga mencari kerabatnya. [RM]

Tags: AgraKashmirPenjara
Share37Tweet23Send
Previous Post

Aktivis HAM Serukan Pembebasan Para Demonstran Mesir yang Ditangkap

Next Post

Prof Nanat Fatah Nasir:  Dosen Kunci Perbaikan Kualitas PT

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

17 September 2026
al amien prenduan

Keluarga KH Moh. Tidjani Djauhari Terima ‘100th Gontor Awards’ di Peringatan Satu Abad Gontor

22 September 2026
Pimpinan Gontor dari Masa ke Masa

Pimpinan Gontor dari Masa ke Masa

23 October 2020
KH Haekal Yanuarsyah Ibadillah, Putra Kiai Gontor, Meninggal Dunia

KH Haekal Yanuarsyah Ibadillah, Putra Kiai Gontor, Meninggal Dunia

30 November 2020
Mengenang Keluhuran Sosok Almarhum KH Heikal Yanuarshah Ibadillah, Pengasuh Pondok Tahfidz Al-Muqoddasah

Mengenang Keluhuran Sosok Almarhum KH Heikal Yanuarshah Ibadillah, Pengasuh Pondok Tahfidz Al-Muqoddasah

1 December 2020
Kontingen Terbaik: PKBM Primago Indonesia Bawa Pulang 4 Piala di Ajang Gema Tunas PKBM V Se-Jawa Barat Tahun 2026

Kontingen Terbaik: PKBM Primago Indonesia Bawa Pulang 4 Piala di Ajang Gema Tunas PKBM V Se-Jawa Barat Tahun 2026

0
YMIP Serahkan Wakaf 115 Sepeda dan 50 Juta kepada Gontor

YMIP Serahkan Wakaf 115 Sepeda dan 50 Juta kepada Gontor

0
Ketika Menjadi ‘Setengah Santri’ di Gontor

Ketika Menjadi ‘Setengah Santri’ di Gontor

0
Sosiologi Ketahanan Gontor

Sosiologi Ketahanan Gontor

0
JATMA Aswaja Dukung Penguatan Ekonomi dari Desa

JATMA Aswaja Dukung Penguatan Ekonomi dari Desa

0
Kontingen Terbaik: PKBM Primago Indonesia Bawa Pulang 4 Piala di Ajang Gema Tunas PKBM V Se-Jawa Barat Tahun 2026

Kontingen Terbaik: PKBM Primago Indonesia Bawa Pulang 4 Piala di Ajang Gema Tunas PKBM V Se-Jawa Barat Tahun 2026

24 September 2026
Sosiologi Ketahanan Gontor

Sosiologi Ketahanan Gontor

24 September 2026
Sebelum “Giliran” Kita Tiba: Refleksi Peringatan 100 Tahun Gontor

Sebelum “Giliran” Kita Tiba: Refleksi Peringatan 100 Tahun Gontor

24 September 2026
Ketika Menjadi ‘Setengah Santri’ di Gontor

Ketika Menjadi ‘Setengah Santri’ di Gontor

24 September 2026
YMIP Serahkan Wakaf 115 Sepeda dan 50 Juta kepada Gontor

YMIP Serahkan Wakaf 115 Sepeda dan 50 Juta kepada Gontor

24 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result